Festival Pasanggiri PERSINAS ASAD Kapanewon Sleman: Melindungi Keamanan Diri dari Bullying

Pasanggiri PERSINAS ASAD
PERSINAS ASAD menyelenggarakan Festival Pasanggiri di Kapanewon Sleman, Minggu (19/11/2023)

Sleman, jogjakeren.com – Pencak silat menjadi bagian penting dalam keamanan diri, terutama melindungi diri dari bullying yang sering terjadi di generasi muda. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) PERSINAS ASAD Kabupaten Sleman, H. Nur Rido, S.Pd. dalam Festival Pasanggiri PERSINAS ASAD Kapanewon Sleman, Minggu (19/11/2023).

Acara ini telah berlangsung di Masjid Al Barokah, Ngaglik, Catuharjo, Kapanewon Sleman dengan diikuti 100 peserta dari berbagai jenjang. Mulai dari jenjang SMP, SMA, dewasa, dan istimewa memeriahkan acara ini. Menariknya, peserta istimewa yang ikut mencapai usia 60 tahun.

Dalam pernyataan Nur Rido, diadakannya festival ini bertujuan untuk keamanan diri masing-masing, keamanan lingkungan, dan keamanan warga PERSINAS ASAD sendiri. “Akhir-akhir ini keamanan diri sangat dibutuhkan. Banyak di kalangan generasi muda terjadi bullying, paling tidak pengucilan atau mungkin penistaan oleh teman-teman sebaya sekolah,” jelas Nur Rido.

Bacaan Lainnya

Dengan adanya kegiatan ini, Nur Rido berharap dapat meningkatkan kesadaran pentingnya pencak silat sehingga merambah di keluarga, baik itu bapak, ibu, dan anak-anak. Semua akan menyadari pentingnya pencak silat.

Tidak hanya itu, Ketua Pengurus Kecamatan (Pengcam), Hasan Widodo, juga turut memberikan pengarahan mengenai kegiatan yang akan dijalankan. “Dalam acara ini akan ada penampilan perorangan, pertandingan, dan aplikasi teori serta teknik pencak silat. Harapannya, dari kegiatan ini akan terlahir generasi baru yang mampu menjadi pendekar asli dari Jogja,” ujar Hasan Widodo.

Dengan antusias dan semangat yang menggelora, acara “Festival Pasanggiri PERSINAS ASAD Kapanewon Sleman” sukses menciptakan momen berharga bagi para peserta dan penonton. Aksi-aksi menarik para atlet, baik yang muda maupun yang berusia, memberikan warna tersendiri pada dunia pencak silat di Kapanewon Sleman.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *