Generasi Muda Kapanewon Berbah Pererat Keakraban Melalui Outbond

Generasi Muda Berbah
Games dalam outbond dalam satu tim yang menguji kekompakan dan kerja sama antar anggota tim.

Jogjakeren.com – Outbond merupakan metode pengembangan diri yang menarik dan menyenangkan. Biasanya pola permainan yang diadakan melibatkan kerja sama antar tim guna menumbuhkan kekompakan dan kerja sama antar anggota tim.

Sebagaimana yang dilakukan generasi muda Kapanewon Berbah. Diikuti peserta usia 23 tahun ke atas yang sudah siap menikah, outbond dilaksanakan di Dolan Deso Boro, Kulon Progo, Minggu (21/5/2023).

“Kegiatan yang tertunda selama dua tahun karena pandemi ini digelar untuk menambahkan keakraban generasi muda di bawah naungan PC LDII Berbah. Syukur-syukur bisa jalaran soko kulino dadi tresno,” kata Ketua Panitia Sakti Al Fattaah, S.I.P., M.Ikom., saat membuka kegiatan.

Bacaan Lainnya
Generasi Muda Berbah
Kegiatan outbond di Dolan Deso Boro.

Kegiatan berlangsung dari pagi hingga sore hari yang diisi dengan beberapa kegiatan, di antaranya outbond games kering dan basah serta pemberian motivasi tentang pernikahan.

Sakti yang juga aktif sebagai public speaking mentor ini memandang penting kegiatan tersebut untuk saling mengenal di antara peserta. “Rekan-rekan generus harus saling kenal satu sama lain, harus saling rukun kompak, harus saling akrab, dan jangan takut untuk menikah muda karena justru dengan menikah rezeki akan semakin terbentang luas,” ujarnya.

Generasi Muda Berbah
Generasi muda PC LDII Berbah mengikuti keakraban generus siap nikah di Dolan Deso Boro, Minggu (21/5/2023).

Di akhir kegiatan, mewakili Dewan Penasihat PC LDII Berbah, Zainuri memotivasi peserta agar ingat tujuan menikah. “Menikah itu harus didasari karena Allah, karena iman, agar pernikahan menjadi barokah dan tidak sia-sia,” tuturnya.

Diketahui, kegiatan pembinaan generasi muda melalui keakraban tersebut juga dalam rangka mewujudkan program LDII yakni Tri Sukses Generus yang terdiri dari alim-faqih, berakhlakul karimah dan mandiri. Utamanya mewujudkan remaja usia nikah agar dapat hidup mandiri ketika telah berumah tangga.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *