Gurihnya Peyek Undur-undur Laut Khas Kulon Progo

  • Whatsapp
Peyek Undur-undur
Ilustrasi (Foto: store.oomph.co.id)

Halo sobat jogker…

Jogja tak henti-henti menawarkan berbagai kuliner yang unik dan wajib dicoba. Keberagaman kuliner yang ada juga menandakan banyaknya warga di kota gudeg ini memiliki daya kreativitas akan olahan pangan dari yang mungkin tidak lazim menjadi lazim. Salah satu contoh makanan yang mungkin jarang ditemukan di daerah lain adalah Peyek Undur-undur. Peyek ini berbahan dasar undur-undur laut, yang mana peyek biasanya berbahan dasar kacang, kedelai, teri, dan sebagainya.

Bacaan Lainnya

Jika peyek pada umumnya menggunakan campuran kacang-kacangan atau teri, peyek di kawasan pantai selatan menggunakan undur-undur laut sebagai pengganti jenis kacang-kacangan dan teri.

Walau namanya undur-undur laut, sebenarnya hewan ini termasuk ke dalam jenis krustasea atau udang-udangan yang biasa ditemukan di daerah pantai berpasir di seluruh dunia, kecuali wilayah kutub.

Undur-undur laut memiliki kulit punggung yang agak keras seperti kepiting. Dagingnya gurih dan sedikit kenyal yang berwarna putih kemerahan seperti daging udang atau kepiting.

Undur-undur sendiri merupakan binatang laut yang memiliki bentuk serupa serangga. Biasanya nelayan mendapatkan hewan ini dengan menjaring di tepi pantai dengan alat tertentu. Bentuknnya kecil-kecil dan tersebar di pantai selatan Jogja. Dinamakan undur-undur karena hewan ini berjalan mundur dan berbentuk bulat.

Di Kulon Progo, peyek ini memang menjadi khas untuk camilan yang wajib dicicipi. Bahan untuk membuatnya terbilang tidaklah begitu sulit seperti tepung beras, tepung kanji , kemiri, bawang putih, santan, dan juga bumbu lainnya.

Cara membuatnya pun terbilang cukup mudah, campur telur ayam, bawang putih, garam, kemiri, ketumbar bubuk dan air kapur sirih. Haluskan bumbu tersebut dengan blender. Kemudian, campurkan undur-undur, tepung beras, tepung tapioka, bumbu halus, air, santan dan irisan daun jeruk. Aduk-aduk hingga merata. Panaskan minyak goreng. Masukkan adonan tersebut di atas sedikit demi sedikit. Mulai dari bagian pinggir wajan sehingga membentuk lapisan tipis. Goreng di atas api sedang sampai matang kecoklatan. Angkat, lalu tiriskan.

Gimana mudah bukan ? Sobat jogker pun bisa bikin sendiri di rumah karena bahannya yang simpel.

Apabila sobat joker tidak sempat untuk membuatnya sendiri, tenang saja, ada peyek yang sudah digoreng kemudian dikemas dalam plastik dan biasanya dihargai Rp5.000,- per bungkus. Satu bungkus bisa terdiri hingga lima peyek undur-undur. Gurihnya peyek ini akan terlewat dan membuat penasaran jika anda tidak mencicipi salah satu kuliner yang berderet di kawasan pantai selatan Jogja seperti di Pantai Glagah Kulon Progo ini.

Peyek ini juga biasa ditambah dengan daun jeruk untuk menghilangkan bau amis dari biantang laut tersebut. Selain diabetes, peyek undur-undur ini juga bisa mengobati penyakit stroke. Jika ditillik mungkin sedikit menggelikan, namun jika dinikmati, gurih dan renyahnya membuat nagih!

Yuk cobain sensasi mencicipi Peyek Undur-undur laut khas Kulon Progo!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *