Jogjakeren.com – Indonesia makin serius ekspansi dagangnya ke kawasan utara. Baru-baru ini, Indonesia resmi merampungkan negosiasi Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) dengan Eurasian Economic Union (EAEU), blok ekonomi yang dipimpin Rusia dan beranggotakan lima negara, yaitu Rusia, Belarus, Kazakhstan, Armenia, dan Kirgistan.
Pengumuman rampungnya negosiasi ini disampaikan saat lawatan penting delegasi Indonesia ke Rusia, tepatnya di Moskow. Bahkan, muncul sinyal kuat bahwa Presiden Jokowi atau perwakilan tinggi Indonesia akan “tandang ke Kremlin” dalam waktu dekat untuk penandatanganan resmi.
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyebut ini sebagai langkah strategis untuk membuka akses produk-produk unggulan Indonesia ke pasar Eurasia. Mulai dari kelapa sawit, karet, kopi, hingga produk manufaktur seperti alas kaki dan tekstil, semua punya peluang besar untuk bersaing di pasar yang relatif belum terlalu jenuh ini.
Sebaliknya, Indonesia juga berpotensi menerima aliran investasi dan teknologi dari kawasan tersebut, termasuk kerja sama energi dan industri berat yang selama ini jadi andalan Rusia dan mitra EAEU.
“Negosiasi ini sudah berlangsung sejak 2019. Sekarang tinggal satu langkah lagi menuju implementasi,” ujar Mendag dalam keterangan pers.
Di sisi lain, banyak pengamat menilai perjanjian ini sebagai langkah cerdas Indonesia untuk diversifikasi mitra dagang di tengah ketegangan geopolitik global. Apalagi, saat negara-negara Barat tengah sibuk dengan sanksi terhadap Rusia, Indonesia justru membuka jalur dagang strategis dengan blok timur.
Tapi tentu saja, semua ini perlu dikawal dengan bijak. Karena meskipun potensi ekonominya besar, tantangan teknis dan politik di kawasan Eurasia juga nggak kecil. Belum lagi soal regulasi, mata uang, dan logistik ekspor-impor lintas benua.
Kalau semua berjalan lancar, FTA ini akan resmi ditandatangani pada KTT EAEU-Indonesia yang kabarnya bakal digelar tahun ini. Artinya, pelaku usaha, eksportir, dan UMKM Indonesia bisa segera siap-siap menyambut pasar baru!
Jadi, siap-siap deh. Mungkin sebentar lagi, kopi Jogja atau keripik tempe bisa mejeng di supermarket Moskow. Yuk kita dukung agar produk lokal bisa makin mendunia!





