<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>JOGJA KEREN</title>
	<atom:link href="https://jogjakeren.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jogjakeren.com/</link>
	<description>Jogja terbuat dari rindu, pulang dan keindahan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Nov 2026 16:44:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>
	<item>
		<title>Ekstrakurikuler Berbasis Life Skill, Santri MDT Al Fattah Kadirojo II Praktik Membuat Telur Asin</title>
		<link>https://jogjakeren.com/ekstrakurikuler-berbasis-life-skill-santri-mdt-al-fattah-kadirojo-ii-praktik-membuat-telur-asin/</link>
					<comments>https://jogjakeren.com/ekstrakurikuler-berbasis-life-skill-santri-mdt-al-fattah-kadirojo-ii-praktik-membuat-telur-asin/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Andhika Widiasto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2026 16:44:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[kemandirian anak]]></category>
		<category><![CDATA[life skill]]></category>
		<category><![CDATA[MDT Al Fattah Kadirojo II Kalasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjakeren.com/?p=30065</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jogjakeren.con – Bagaimana cara membuat telur asin? Pertanyaan sederhana itu menjadi awal pengalaman baru bagi&#160;[&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://jogjakeren.com/ekstrakurikuler-berbasis-life-skill-santri-mdt-al-fattah-kadirojo-ii-praktik-membuat-telur-asin/">Ekstrakurikuler Berbasis Life Skill, Santri MDT Al Fattah Kadirojo II Praktik Membuat Telur Asin</a> appeared first on <a href="https://jogjakeren.com">JOGJA KEREN</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jogjakeren.con</strong> – Bagaimana cara membuat telur asin? Pertanyaan sederhana itu menjadi awal pengalaman baru bagi 35 santri Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Al Fattah Kadirojo II, Kalasan, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (31/10). Mereka tidak sekadar melihat proses pembuatannya, tetapi ikut belajar dan praktik langsung mengolah telur bebek menjadi telur asin.</p>
<p>Pelatihan ini menjadi bagian dari kegiatan ekstrakurikuler berbasis <em>life skill</em> atau keterampilan hidup yang digelar di kompleks Masjid Al Fattah Kadirojo II, mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.</p>
<p>Kegiatan dipandu oleh ibu-ibu Dasawisma LATULIP 14 RT 05 RW 02 Kadirojo II. Salah satu narasumbernya adalah Wirastuti, seorang ustadzah yang juga mengajar di TK-KB Al Fahmi International Islamic School.</p>
<p>Dalam pelatihan tersebut, para santri dikenalkan dengan bahan dan proses pembuatan telur asin menggunakan telur bebek. Mereka mendapat kesempatan memahami tahapan pengolahan makanan sederhana yang bisa dipraktikkan kembali di rumah.</p>
<p>Bagi anak-anak, pengalaman seperti ini tentu berbeda dari kegiatan belajar sehari-hari. Mereka belajar bahwa sebuah produk makanan membutuhkan proses, ketelitian, dan kesabaran sebelum bisa dinikmati.</p>
<p>Kepala MDT Al Fattah Kadirojo II, Muh Amir Khusna, menjelaskan bahwa pembekalan keterampilan hidup merupakan salah satu bagian dari target pembinaan madrasah. Santri diharapkan tidak hanya memiliki pemahaman agama yang baik, tetapi juga mempunyai bekal pengetahuan dan keterampilan untuk kehidupan sehari-hari.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini merupakan salah satu target pembinaan kami di MDT Al Fattah untuk mencetak generasi penerus yang sukses ilmu agama, sukses ilmu dunia, serta memiliki 29 Karakter Luhur. Terutama pembentukan karakter akhlaqul karimah, alim dan faqih, serta berkarakter mandiri,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, keterampilan sederhana seperti mengolah makanan bisa menjadi bekal awal untuk menumbuhkan kemandirian. Anak-anak juga belajar menghargai proses dan tidak selalu bergantung kepada orang lain.</p>
<p>Ketua panitia kegiatan, Alfian Hafidz, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran kegiatan. &#8220;Alhamdulillah, acara berjalan lancar. Besar harapan kami, aktivitas seperti ini bisa memberikan pengalaman baru sekaligus menambah wawasan para santri,&#8221; harapnya.</p>
<p>Pelatihan telur asin tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan <a href="https://jogjakeren.com/gowes-generus-cilik-mdt-al-fattah-kadirojo-ii-serunya-bersepeda-bareng-menyusuri-kampung/"><em>Gowes Generus Cilik</em> MDT Al Fattah Kadirojo II</a>. Sebelumnya, para santri mengikuti kegiatan bersepeda menyusuri sejumlah padukuhan di sekitar Kadirojo II.</p>
<figure id="attachment_30063" aria-describedby="caption-attachment-30063" style="width: 1428px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-30063" src="https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/11/MDT-Al-Fattah-Kadirojo-II-menyelenggarakan-acara-Gowes-belajar-membuat-telur-asin-dan-game-edukatif-pada-Sabtu-3110.jpeg" alt="MDT Al Fattah Kadirojo II menyelenggarakan acara Gowes, belajar membuat telur asin, dan game edukatif pada Sabtu (31/10)" width="1428" height="803" srcset="https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/11/MDT-Al-Fattah-Kadirojo-II-menyelenggarakan-acara-Gowes-belajar-membuat-telur-asin-dan-game-edukatif-pada-Sabtu-3110.jpeg 1428w, https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/11/MDT-Al-Fattah-Kadirojo-II-menyelenggarakan-acara-Gowes-belajar-membuat-telur-asin-dan-game-edukatif-pada-Sabtu-3110-200x112.jpeg 200w, https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/11/MDT-Al-Fattah-Kadirojo-II-menyelenggarakan-acara-Gowes-belajar-membuat-telur-asin-dan-game-edukatif-pada-Sabtu-3110-300x170.jpeg 300w, https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/11/MDT-Al-Fattah-Kadirojo-II-menyelenggarakan-acara-Gowes-belajar-membuat-telur-asin-dan-game-edukatif-pada-Sabtu-3110-768x432.jpeg 768w" sizes="(max-width: 1428px) 100vw, 1428px" /><figcaption id="caption-attachment-30063" class="wp-caption-text">MDT Al Fattah Kadirojo II menyelenggarakan acara Gowes, belajar membuat telur asin, dan game edukatif pada Sabtu (31/10)</figcaption></figure>
<p>Setelah pelatihan, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai permainan edukatif dan makan bersama. Suasana penuh keakraban terlihat ketika santri, pengurus, dan pendamping menikmati rangkaian acara bersama.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, MDT Al Fattah Kadirojo II ingin menunjukkan bahwa pendidikan anak tidak hanya soal materi pelajaran. Pengalaman langsung, keterampilan praktis, dan kebiasaan mandiri juga penting untuk dipupuk sejak dini.</p>
<p>The post <a href="https://jogjakeren.com/ekstrakurikuler-berbasis-life-skill-santri-mdt-al-fattah-kadirojo-ii-praktik-membuat-telur-asin/">Ekstrakurikuler Berbasis Life Skill, Santri MDT Al Fattah Kadirojo II Praktik Membuat Telur Asin</a> appeared first on <a href="https://jogjakeren.com">JOGJA KEREN</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjakeren.com/ekstrakurikuler-berbasis-life-skill-santri-mdt-al-fattah-kadirojo-ii-praktik-membuat-telur-asin/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gowes Generus Cilik MDT Al Fattah Kadirojo II, Serunya Bersepeda Bareng Menyusuri Kampung</title>
		<link>https://jogjakeren.com/gowes-generus-cilik-mdt-al-fattah-kadirojo-ii-serunya-bersepeda-bareng-menyusuri-kampung/</link>
					<comments>https://jogjakeren.com/gowes-generus-cilik-mdt-al-fattah-kadirojo-ii-serunya-bersepeda-bareng-menyusuri-kampung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Andhika Widiasto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2026 16:32:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gowes Bersama]]></category>
		<category><![CDATA[MDT Al Fattah Kadirojo 2 Kalasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjakeren.com/?p=30059</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jogjakeren.com – Sabtu pagi (31/10), suasana di sekitar Masjid Al Fattah Kadirojo II, Purwomartani, Kalasan,&#160;[&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://jogjakeren.com/gowes-generus-cilik-mdt-al-fattah-kadirojo-ii-serunya-bersepeda-bareng-menyusuri-kampung/">Gowes Generus Cilik MDT Al Fattah Kadirojo II, Serunya Bersepeda Bareng Menyusuri Kampung</a> appeared first on <a href="https://jogjakeren.com">JOGJA KEREN</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jogjakeren.com</strong> – Sabtu pagi (31/10), suasana di sekitar Masjid Al Fattah Kadirojo II, Purwomartani, Kalasan, Sleman, tampak lebih ramai dari biasanya. Puluhan anak datang membawa sepeda masing-masing. Ada yang sudah siap mengayuh, ada pula yang masih sibuk memastikan sepedanya nyaman digunakan.</p>
<p>Sebanyak 35 santri Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Al Fattah Kadirojo II bersiap mengikuti kegiatan bertajuk <em>Gowes Generus Cilik MDT Al Fattah</em>. Pesertanya beragam, mulai dari anak usia PAUD hingga kelas VI sekolah dasar.</p>
<p>Mengusung semangat “Gowes Sehat, Gowes Nyaman, Gowes Barokah”, kegiatan ini menjadi cara menyenangkan untuk mengajak anak-anak bergerak, menikmati suasana kampung, sekaligus belajar kebersamaan.</p>
<p>Acara yang digagas remaja Masjid Al Fattah tersebut juga mendapat pendampingan dari para guru MDT dan takmir masjid.</p>
<p>Sebelum berangkat, seluruh peserta berkumpul di kompleks masjid. Dewan Pembina MDT Al Fattah, Kyai Ahmad Qosim, memberikan pengarahan dan tausiyah singkat. Ia kemudian memimpin doa agar perjalanan berlangsung lancar dan seluruh peserta kembali dengan selamat.</p>
<p>Rute yang dilalui cukup menarik. Anak-anak menyusuri wilayah Kadirojo II, Temanggal, Tundan, Sidokerto, hingga Sambisari. Sepanjang perjalanan, mereka bisa menikmati suasana perkampungan yang masih asri.</p>
<p>Bagi sebagian anak, bersepeda bersama teman-teman tentu terasa berbeda dibandingkan <em>gowes</em> sendirian di sekitar rumah. Ada kesempatan untuk saling menyemangati, menjaga barisan, dan belajar menyesuaikan kecepatan dengan peserta lainnya.</p>
<p>Meski suasananya santai, keselamatan tetap menjadi perhatian. Para pendamping mengawal perjalanan agar anak-anak tetap berada dalam rombongan.</p>
<p>Setelah menempuh rute yang telah ditentukan, peserta beristirahat di Wisma Auliya, Jalan Mawar, Kadirojo II. Kesempatan ini dimanfaatkan untuk melepas lelah sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke Masjid Al Fattah.</p>
<p>Kepala MDT Al Fattah Kadirojo II, Muh Amir Khusna, menjelaskan bahwa kegiatan di luar kelas seperti ini merupakan bagian dari pembinaan karakter santri.</p>
<p>“Kegiatan ini merupakan salah satu target pembinaan kami di MDT Al Fattah Kadirojo II untuk mencetak generasi penerus yang paham dan sukses ilmu agama, sukses ilmu dunia, serta memiliki 29 Karakter Luhur. Terutama pembentukan karakter <em>akhlaqul karimah</em>, alim dan faqih, serta mandiri,” ungkapnya.</p>
<p>Melalui kegiatan sederhana seperti bersepeda, anak-anak diharapkan semakin terbiasa menjaga kedisiplinan, menghargai teman, dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri.</p>
<p>Menariknya, keseruan hari itu tidak berhenti setelah sepeda diparkir. Setibanya kembali di masjid, para santri melanjutkan kegiatan dengan pelatihan <em>life skill</em> membuat telur asin. Mereka juga mengikuti permainan edukatif dan makan bersama.</p>
<figure id="attachment_30063-2" aria-describedby="caption-attachment-30063-2" style="width: 1428px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-full wp-image-30063" src="https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/11/MDT-Al-Fattah-Kadirojo-II-menyelenggarakan-acara-Gowes-belajar-membuat-telur-asin-dan-game-edukatif-pada-Sabtu-3110.jpeg" alt="MDT Al Fattah Kadirojo II menyelenggarakan acara Gowes, belajar membuat telur asin, dan game edukatif pada Sabtu (31/10)" width="1428" height="803" srcset="https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/11/MDT-Al-Fattah-Kadirojo-II-menyelenggarakan-acara-Gowes-belajar-membuat-telur-asin-dan-game-edukatif-pada-Sabtu-3110.jpeg 1428w, https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/11/MDT-Al-Fattah-Kadirojo-II-menyelenggarakan-acara-Gowes-belajar-membuat-telur-asin-dan-game-edukatif-pada-Sabtu-3110-200x112.jpeg 200w, https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/11/MDT-Al-Fattah-Kadirojo-II-menyelenggarakan-acara-Gowes-belajar-membuat-telur-asin-dan-game-edukatif-pada-Sabtu-3110-300x170.jpeg 300w, https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/11/MDT-Al-Fattah-Kadirojo-II-menyelenggarakan-acara-Gowes-belajar-membuat-telur-asin-dan-game-edukatif-pada-Sabtu-3110-768x432.jpeg 768w" sizes="(max-width: 1428px) 100vw, 1428px" /><figcaption id="caption-attachment-30063-2" class="wp-caption-text">MDT Al Fattah Kadirojo II menyelenggarakan acara Gowes, belajar membuat telur asin, dan game edukatif pada Sabtu (31/10)</figcaption></figure>
<p>Ketua Panitia, Alfian Hafidz, bersyukur seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan lancar. Sebelum acara berakhir, panitia juga mengadakan pembagian penghargaan, kemudian kegiatan ditutup dengan salat Dzuhur berjamaah.</p>
<p><em>Gowes Generus Cilik MDT Al Fattah</em> di bawah naungan LDII Kalasan ini membuktikan bahwa belajar tidak harus selalu dilakukan dengan duduk di dalam kelas. Dari perjalanan menyusuri kampung, anak-anak mendapatkan pengalaman tentang kebersamaan, kepedulian, dan kemandirian.</p>
<p>Bagi para santri MDT Al Fattah Kadirojo II, Sabtu pagi itu bukan sekadar waktu untuk bersepeda. Ada cerita seru dan pengalaman baru yang bisa dibawa pulang.</p>
<p>The post <a href="https://jogjakeren.com/gowes-generus-cilik-mdt-al-fattah-kadirojo-ii-serunya-bersepeda-bareng-menyusuri-kampung/">Gowes Generus Cilik MDT Al Fattah Kadirojo II, Serunya Bersepeda Bareng Menyusuri Kampung</a> appeared first on <a href="https://jogjakeren.com">JOGJA KEREN</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjakeren.com/gowes-generus-cilik-mdt-al-fattah-kadirojo-ii-serunya-bersepeda-bareng-menyusuri-kampung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Refreshing di Kali Cokel, Warga Sleman Perkuat Silaturahim</title>
		<link>https://jogjakeren.com/refreshing-di-kali-cokel-warga-sleman-perkuat-silaturahim/</link>
					<comments>https://jogjakeren.com/refreshing-di-kali-cokel-warga-sleman-perkuat-silaturahim/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[jogker]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2026 10:44:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Kali Cokel]]></category>
		<category><![CDATA[PC LDII Mlati]]></category>
		<category><![CDATA[Warga LDII Mlati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjakeren.com/?p=30049</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sleman, Jogjakeren.com &#8211; Sebanyak 48 warga Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Mlati,&#160;[&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://jogjakeren.com/refreshing-di-kali-cokel-warga-sleman-perkuat-silaturahim/">Refreshing di Kali Cokel, Warga Sleman Perkuat Silaturahim</a> appeared first on <a href="https://jogjakeren.com">JOGJA KEREN</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div><strong>Sleman, Jogjakeren.com</strong> &#8211; Sebanyak 48 warga Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Mlati, Kabupaten Sleman, mengikuti kegiatan refreshing dan tadabur alam untuk mempererat ukhuwah Islamiyah serta menjaga kekompakan antarwarga. Kegiatan tersebut berlangsung di objek wisata Kali Cokel, Pacitan, Jawa Timur, Sabtu (24/10/2026).</div>
<div>
<p>Ketua rombongan, Suharno, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran kegiatan dan kebersamaan seluruh peserta. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat silaturahim di luar rutinitas pengajian.</p>
<p>“Alhamdulillah, 48 peserta bisa ikut semua dengan sehat dan kompak. Selain refreshing, ini juga menjadi sarana untuk memperkuat silaturahim antarwarga PC LDII Mlati,” ujarnya.</p>
<p>Di tengah suasana alam Kali Cokel yang asri dan udara sejuk, peserta menikmati keindahan lingkungan sekitar. Mereka juga menyusuri kawasan wisata dengan perahu untuk menikmati suasana sungai sekaligus menyegarkan pikiran.</p>
<p>Kegiatan diisi dengan doa bersama, ramah tamah, dan foto bersama. Kebersamaan tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antarwarga sekaligus menjaga semangat dalam mengikuti kegiatan pembinaan keagamaan.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, PC LDII Mlati berharap kebersamaan dan kekompakan warga pengajian terus terjaga. Selain menjadi sarana penyegaran jasmani dan rohani, kegiatan bersama juga diharapkan memperkuat ukhuwah sebagai bekal dalam menjalankan aktivitas keagamaan dan sosial di lingkungan masyarakat.</p>
</div>
<p>The post <a href="https://jogjakeren.com/refreshing-di-kali-cokel-warga-sleman-perkuat-silaturahim/">Refreshing di Kali Cokel, Warga Sleman Perkuat Silaturahim</a> appeared first on <a href="https://jogjakeren.com">JOGJA KEREN</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjakeren.com/refreshing-di-kali-cokel-warga-sleman-perkuat-silaturahim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sambut HUT ke-270 Kota Yogyakarta, Komunitas Lingkungan Rawat Ekosistem Sungai Winongo</title>
		<link>https://jogjakeren.com/sambut-hut-ke-270-kota-yogyakarta-komunitas-lingkungan-rawat-ekosistem-sungai-winongo/</link>
					<comments>https://jogjakeren.com/sambut-hut-ke-270-kota-yogyakarta-komunitas-lingkungan-rawat-ekosistem-sungai-winongo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[jogker]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2026 09:36:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Astaguna Atsiri]]></category>
		<category><![CDATA[Eigerian Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[HUT ke-270 Kota Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Jogja Adventure Kids]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Suryowijayan]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas Lingkungan Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[Mapala UPN Veteran Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[MLHK PRM Muhammadiyah Suryowijayan]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan Masjid Al Azhar Suryowijayan]]></category>
		<category><![CDATA[Sispala Grama Surya]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Winongo]]></category>
		<category><![CDATA[The Trekker]]></category>
		<category><![CDATA[Volunteer Greenpeace Base Jogja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjakeren.com/?p=30044</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yogyakarta, Jogjakeren.com &#8211; Sejumlah komunitas lingkungan menggelar aksi pelestarian ekosistem Sungai Winongo di Kampung Suryowijayan,&#160;[&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://jogjakeren.com/sambut-hut-ke-270-kota-yogyakarta-komunitas-lingkungan-rawat-ekosistem-sungai-winongo/">Sambut HUT ke-270 Kota Yogyakarta, Komunitas Lingkungan Rawat Ekosistem Sungai Winongo</a> appeared first on <a href="https://jogjakeren.com">JOGJA KEREN</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_30053" aria-describedby="caption-attachment-30053" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-large wp-image-30053" src="https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/10/Komunitas-Lingkungan-5-300x170.jpeg" alt="HUT ke-270 Kota Yogyakarta" width="300" height="170" srcset="https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/10/Komunitas-Lingkungan-5-300x170.jpeg 300w, https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/10/Komunitas-Lingkungan-5-200x112.jpeg 200w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-30053" class="wp-caption-text">Sejumlah komunitas lingkungan menggelar aksi pelestarian ekosistem di tepi Sungai Winongo, Kampung Suryowijayan, Kota Yogyakarta, Sabtu (24/10/2026), dalam rangka menyambut HUT ke-270 Kota Yogyakarta.</figcaption></figure>
<p><strong>Yogyakarta, Jogjakeren.com</strong> &#8211; Sejumlah komunitas lingkungan menggelar aksi pelestarian ekosistem Sungai Winongo di Kampung Suryowijayan, Kota Yogyakarta, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini mengajak masyarakat menjaga ruang sungai melalui pelestarian pohon, keanekaragaman hayati, dan pemanfaatan potensi alam secara berkelanjutan.</p>
<p>Aksi yang berlangsung pukul 10.00–12.00 WIB di tepi Sungai Winongo, RW 06, tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-270 Kota Yogyakarta. Berbagai kegiatan dilakukan, mulai dari pemanjatan pohon (<em>tree climbing</em>), panen bunga kenanga, pengolahan produk turunannya, pembibitan, hingga pengenalan ikan sungai.</p>
<p>Kegiatan ini melibatkan Majelis Lingkungan Hidup dan Kesehatan (MLHK) PRM Muhammadiyah Suryowijayan, Mapala UPN Veteran Yogyakarta, Volunteer Greenpeace Base Jogja, The Trekker, Eigerian Jogja, Astaguna Atsiri, Jogja Adventure Kids (JAK), Sispala Grama Surya, dan relawan Masjid Al Azhar Suryowijayan.</p>
<p>Salah satu perhatian dalam kegiatan tersebut adalah keberadaan tiga pohon kenanga yang tumbuh besar di tepi Sungai Winongo. Pohon yang diperkirakan berusia sekitar 15 tahun itu memberikan aroma alami hingga ke Masjid Al Azhar Suryowijayan yang berjarak sekitar 200 meter.</p>
<p>Keberadaan pohon kenanga juga memiliki nilai budaya. Menanam pohon beraroma wangi di sekitar masjid merupakan salah satu tradisi Jawa yang jejaknya masih ditemukan di sejumlah masjid peninggalan Mataram Islam.</p>
<p>Selain memanen bunga kenanga, peserta melakukan larung biji, pembibitan, pelepasan burung dan serangga, serta belajar mengenal ikan yang hidup di sungai. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.</p>
<figure id="attachment_30054" aria-describedby="caption-attachment-30054" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-30054" src="https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/10/Komunitas-Lingkungan-4-300x170.jpeg" alt="HUT ke-270 Kota Yogyakarta" width="300" height="170" srcset="https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/10/Komunitas-Lingkungan-4-300x170.jpeg 300w, https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/10/Komunitas-Lingkungan-4-200x112.jpeg 200w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-30054" class="wp-caption-text">Peserta melakukan pemanjatan pohon (tree climbing) dalam aksi pelestarian lingkungan di tepi Sungai Winongo, Kota Yogyakarta, Sabtu (24/10/2026).</figcaption></figure>
<p>Pohon memiliki beragam manfaat bagi lingkungan, antara lain sebagai peneduh, pengikat tanah, dan penjaga ketersediaan air. Karena itu, keberadaan pohon di kawasan sungai perlu dijaga agar tetap memberikan ruang hidup bagi berbagai makhluk.</p>
<p>“Memberi ruang hidup pada semua makhluk adalah keadilan,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Pesan itu menegaskan bahwa pelestarian lingkungan tidak hanya berorientasi pada kepentingan manusia, tetapi juga keberlangsungan hidup makhluk lainnya.</p>
<p>Dalam perspektif keagamaan, menanam pohon juga dipandang sebagai amal yang bernilai jariyah. Upaya merawat pohon, menyiramnya, menjaga tanah tempatnya tumbuh, hingga membuat kebijakan yang melindungi kelestarian lingkungan menjadi bagian dari tanggung jawab bersama.</p>
<p>Secara historis, Sungai Winongo dan Sungai Code memiliki peran penting dalam bentang wilayah Mataram. Sungai Winongo berada di sisi barat, sedangkan Sungai Code di sisi timur. Dalam perkembangannya, Sungai Winongo juga memiliki keterkaitan dengan saluran air menuju kompleks Taman Sari yang dikenal dengan lanskap taman dan vegetasinya.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, para pegiat lingkungan mengajak masyarakat menjadikan momentum HUT ke-270 Kota Yogyakarta sebagai pengingat untuk merawat sungai, mempertahankan ruang hijau, dan menjaga harmoni antara manusia dan alam.</p>
<p>“Jogja itu terbuat dari hutan, sungai, dan doa-doa,” menjadi pesan yang mengiringi peringatan tersebut, sekaligus harapan agar seluruh makhluk yang hidup di Kota Yogyakarta dapat menikmati lingkungan yang lestari dan sejahtera.</p>
<p>The post <a href="https://jogjakeren.com/sambut-hut-ke-270-kota-yogyakarta-komunitas-lingkungan-rawat-ekosistem-sungai-winongo/">Sambut HUT ke-270 Kota Yogyakarta, Komunitas Lingkungan Rawat Ekosistem Sungai Winongo</a> appeared first on <a href="https://jogjakeren.com">JOGJA KEREN</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjakeren.com/sambut-hut-ke-270-kota-yogyakarta-komunitas-lingkungan-rawat-ekosistem-sungai-winongo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Plebengan Gotong Royong Cor Blok Jalan, Perkuat Akses dan Ekonomi Masyarakat</title>
		<link>https://jogjakeren.com/warga-plebengan-gotong-royong-cor-blok-jalan-perkuat-akses-dan-ekonomi-masyarakat/</link>
					<comments>https://jogjakeren.com/warga-plebengan-gotong-royong-cor-blok-jalan-perkuat-akses-dan-ekonomi-masyarakat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[jogker]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2026 06:42:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[BKK Tahun 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Dukuh Plebengan]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja Bakti Cor Blok]]></category>
		<category><![CDATA[Warga RT 06 Plebengan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjakeren.com/?p=30026</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bantul, Jogjakeren.com &#8211; Warga RT 06 Plebengan, Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, menggelar kerja&#160;[&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://jogjakeren.com/warga-plebengan-gotong-royong-cor-blok-jalan-perkuat-akses-dan-ekonomi-masyarakat/">Warga Plebengan Gotong Royong Cor Blok Jalan, Perkuat Akses dan Ekonomi Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://jogjakeren.com">JOGJA KEREN</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bantul, Jogjakeren.com</strong> &#8211; Warga RT 06 Plebengan, Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, menggelar kerja bakti pembangunan cor blok sepanjang 200 meter, Sabtu (12/9/2026). Pembangunan tersebut memanfaatkan dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Tahun Anggaran 2026.</p>
<p>Kerja bakti diikuti warga masyarakat Babatan, Plebengan, serta dihadiri Dukuh Plebengan Edi Gunarto dan Ketua RT 06 Plebengan Saeno. Warga bergotong-royong mengerjakan pengecoran jalan yang menjadi salah satu akses penting bagi aktivitas masyarakat.</p>
<p>Dalam sambutannya, Edi Gunarto berharap pemanfaatan dana BKK tersebut dapat direalisasikan secara optimal sehingga pembangunan cor blok memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.</p>
<figure id="attachment_30027" aria-describedby="caption-attachment-30027" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-30027" src="https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/10/Plebengan-Kerja-Bakti-300x170.png" alt="Warga Plebengan" width="300" height="170" srcset="https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/10/Plebengan-Kerja-Bakti-300x170.png 300w, https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/10/Plebengan-Kerja-Bakti-200x112.png 200w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-30027" class="wp-caption-text">Usai kerja bakti, warga melakukan santap siang bersama yang didukung oleh ibu-ibu warga RT 06 Plebengan.</figcaption></figure>
<p>“Dana BKK ini supaya betul-betul bisa terwujud cor blok, agar akses masyarakat dan kegiatan ekonomi semakin lancar,” ujarnya.</p>
<p>Salah satu panitia pembangunan, Gunawan, mengatakan pengerjaan cor blok ditargetkan berlangsung selama tiga hari, dimulai pada Sabtu (12/9/2026).</p>
<p>“Rencana pengerjaan tiga hari, mulai hari ini,” jelas Gunawan.</p>
<p>Selain bergotong-royong dalam pengerjaan fisik, ibu-ibu warga RT 06 Plebengan turut mendukung kegiatan dengan menyiapkan konsumsi bagi warga yang mengikuti kerja bakti.</p>
<p>Gotong-royong tersebut menjadi bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan lingkungan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan dana BKK untuk meningkatkan akses dan menunjang aktivitas ekonomi warga.</p>
<p>The post <a href="https://jogjakeren.com/warga-plebengan-gotong-royong-cor-blok-jalan-perkuat-akses-dan-ekonomi-masyarakat/">Warga Plebengan Gotong Royong Cor Blok Jalan, Perkuat Akses dan Ekonomi Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://jogjakeren.com">JOGJA KEREN</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjakeren.com/warga-plebengan-gotong-royong-cor-blok-jalan-perkuat-akses-dan-ekonomi-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Generasi Muda Diminta Tak Berlindung di Balik Ungkapan “Aku Nggak Apa-Apa”</title>
		<link>https://jogjakeren.com/generasi-muda-diminta-tak-berlindung-di-balik-ungkapan-aku-nggak-apa-apa/</link>
					<comments>https://jogjakeren.com/generasi-muda-diminta-tak-berlindung-di-balik-ungkapan-aku-nggak-apa-apa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[jogker]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2026 04:00:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Kesehatan Mental Nasional Batch 3 Regional DIY]]></category>
		<category><![CDATA[Kemah Santri 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Kemah Santri Sako SPN DIY]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mental Generasi Muda]]></category>
		<category><![CDATA[SAKO SPN DIY]]></category>
		<category><![CDATA[SMA IMBS]]></category>
		<category><![CDATA[SMA IMBS Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjakeren.com/?p=30022</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gunungkidul, Jogjakeren.com &#8211; Duta Kesehatan Mental Nasional Batch 3 Regional DIY, Arkan Queen Zhafira Firdaus&#160;[&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://jogjakeren.com/generasi-muda-diminta-tak-berlindung-di-balik-ungkapan-aku-nggak-apa-apa/">Generasi Muda Diminta Tak Berlindung di Balik Ungkapan “Aku Nggak Apa-Apa”</a> appeared first on <a href="https://jogjakeren.com">JOGJA KEREN</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Gunungkidul, Jogjakeren.com</strong> &#8211; Duta Kesehatan Mental Nasional Batch 3 Regional DIY, Arkan Queen Zhafira Firdaus menjawab tantangan kesehatan mental yang dialami generasi muda saat ini. Hal itu ia sampaikan di hadapan ratusan peserta Kemah Santri Satuan Komunitas Sekawan Persada Nusantara (Sako SPN) DIY di Pondok Pesantren Al Hadi, Karangmojo, Gunungkidul, pada Sabtu (26/9/2026).</p>
<p>Queen mengatakan, tekanan era serba cepat dan tuntutan tinggi acap kali memaksa generasi muda memendam persoalan emosional demi terlihat kuat. Ia juga menyoroti kebiasaan generasi muda yang rentan terjebak dalam kondisi penyangkalan (denial) emosional.</p>
<p>&#8220;Pilihan untuk berlindung di balik ungkapan `aku nggak apa-apa` berpotensi menjadi ancaman psikologis yang sewaktu-waktu dapat meledak jika dipendam terlalu lama,&#8221; ujarnya yang juga siswi SMA Insan Mulia Boarding School (IMBS) Yogyakarta.</p>
<p>Dalam paparannya, Queen menyajikan metode refleksi berbasis metafora “aliran sungai”. Melalui metode ini, para peserta diajak membayangkan perjalanan hidup layaknya aliran sungai yang harus melewati rintangan batu, arus deras, hingga air terjun.</p>
<p>&#8220;Pendekatan ini diarahkan untuk berani berhenti sejenak, mengenali emosi yang dirasakan, dan belajar menerima keadaan (self-acceptance) tanpa rasa takut atau malu,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ia menyebut, generasi muda perlu paham hal mendasar untuk pembentukan ketahanan mentalnya. &#8220;Langkah awal untuk merawat diri dimulai dari keberanian untuk jujur dan mengakui kondisi emosional diri sendiri,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Kehadiran Queen dalam ajang Kemah Santri Sako SPN DIY ini menjadi representasi peran aktif pelajar di ruang publik. Pihak SMA IMBS menegaskan bahwa keterlibatan siswanya pada ajang lintas lembaga merupakan buah dari kurikulum pendidikan yang tidak sekadar berfokus pada capaian akademik, tetapi juga penanaman kepedulian sosial, keberanian berkomunikasi, dan pematangan karakter kepemimpinan.</p>
<p>Perkemahan karakter yang dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) DIY, Ahmad Bahiej tersebut turut dihadiri jajaran pengurus Sako SPN, pengurus Kwartir Daerah (Kwarda) DIY dan tokoh masyarakat setempat. Peserta kemah santri terdiri atas santri usia SMP, SMA, dan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di DIY.</p>
<p>The post <a href="https://jogjakeren.com/generasi-muda-diminta-tak-berlindung-di-balik-ungkapan-aku-nggak-apa-apa/">Generasi Muda Diminta Tak Berlindung di Balik Ungkapan “Aku Nggak Apa-Apa”</a> appeared first on <a href="https://jogjakeren.com">JOGJA KEREN</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjakeren.com/generasi-muda-diminta-tak-berlindung-di-balik-ungkapan-aku-nggak-apa-apa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Persinas ASAD Kapanewon Mlati Kembali Raih Juara Umum</title>
		<link>https://jogjakeren.com/persinas-asad-kapanewon-mlati-kembali-raih-juara-umum/</link>
					<comments>https://jogjakeren.com/persinas-asad-kapanewon-mlati-kembali-raih-juara-umum/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Zula]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Oct 2026 09:25:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sports]]></category>
		<category><![CDATA[Kapanewon Mlati]]></category>
		<category><![CDATA[persinas asad]]></category>
		<category><![CDATA[Persinas ASAD Kapanewon Mlati]]></category>
		<category><![CDATA[Sembada Cup]]></category>
		<category><![CDATA[Sembada Cup 7 Persinas ASAD Sleman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjakeren.com/?p=30012</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sleman, Jogjakeren.com &#8211; Kontingen Persinas ASAD Kapanewon Mlati kembali menorehkan prestasi dalam ajang Sembada Cup&#160;[&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://jogjakeren.com/persinas-asad-kapanewon-mlati-kembali-raih-juara-umum/">Persinas ASAD Kapanewon Mlati Kembali Raih Juara Umum</a> appeared first on <a href="https://jogjakeren.com">JOGJA KEREN</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sleman, Jogjakeren.com</strong> &#8211; Kontingen Persinas ASAD Kapanewon Mlati kembali menorehkan prestasi dalam ajang Sembada Cup VII tahun 2026. Berdasarkan perolehan akhir medali, Kontingen Kapanewon Mlati berhasil meraih <a href="https://mediacenter.slemankab.go.id/2026/09/29/saring-pesilat-muda-berkarakter-persinas-asad-sleman-gelar-kejuaraan-sembada-cup-vii/">Juara Umum I</a> dengan perolehan 8 medali emas, 4 perak, dan 3 perunggu.</p>
<p>Posisi <a href="https://jogjakeren.com/raih-8-emas-kontingen-kapanewon-depok-sabet-juara-umum-2-di-sembada-cup-7-persinas-asad-2026/">Juara Umum II</a> diraih Kontingen Kapanewon Depok dengan perolehan 8 emas, 3 perak, dan 4 perunggu. Sementara itu, Kapanewon Berbah menempati Juara Umum III dengan raihan 7 emas, 5 perak, dan 3 perunggu.</p>
<p>Kejuaraan Sembada Cup VII diselenggarakan pada 26–27 September 2026 di Gedung Kalurahan Tegaltirto, Berbah, Sleman. Kegiatan tersebut diikuti oleh 16 perguruan Persinas ASAD tingkat kapanewon se-Kabupaten Sleman.</p>
<p>Pelatih Persinas ASAD Kapanewon Mlati, Irwan Janurianto, menyampaikan bahwa turnamen pencak silat yang dilaksanakan rutin setiap tahun ini menjadi salah satu sarana evaluasi terhadap hasil latihan para atlet selama satu tahun terakhir.</p>
<figure id="attachment_30018" aria-describedby="caption-attachment-30018" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-30018" src="https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/10/Persinas-ASAD-Mlati-2-300x170.jpeg" alt="Persinas ASAD Kapanewon Mlati" width="300" height="170" srcset="https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/10/Persinas-ASAD-Mlati-2-300x170.jpeg 300w, https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/10/Persinas-ASAD-Mlati-2-200x112.jpeg 200w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-30018" class="wp-caption-text">Kontingen Persinas ASAD Mlati bersama para pesilat dan pelatih.</figcaption></figure>
<p>“Sembada Cup ini menjadi ajang evaluasi hasil latihan selama satu tahun,” ujarnya.</p>
<p>Ia berharap prestasi yang diraih para atlet tidak berhenti pada tingkat kabupaten, tetapi dapat menjadi pijakan untuk berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.</p>
<p>Irwan juga berharap anak didiknya mampu menembus kancah nasional dalam kegiatan pencak silat dan terus mengembangkan kemampuan melalui latihan yang berkelanjutan.</p>
<h3>Kejuaraan Sembada Cup</h3>
<figure id="attachment_30017" aria-describedby="caption-attachment-30017" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-30017" src="https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/10/Persinas-ASAD-Mlati-3-300x170.jpeg" alt="Persinas ASAD Kapanewon Mlati" width="300" height="170" srcset="https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/10/Persinas-ASAD-Mlati-3-300x170.jpeg 300w, https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/10/Persinas-ASAD-Mlati-3-200x112.jpeg 200w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-30017" class="wp-caption-text">Seluruh peserta Sembada Cup VII Persinas ASAD Kabupaten Sleman.</figcaption></figure>
<p>Sembada Cup merupakan ajang kejuaraan tahunan yang diselenggarakan oleh Pengurus Persinas ASAD Kabupaten Sleman. Selain menjadi wadah kompetisi dan evaluasi kemampuan atlet, kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan seni bela diri tradisional. Selain itu, kegiatan ini sekaligus bertujuan untuk membina karakter generasi muda melalui olahraga pencak silat.</p>
<p>Tahun 2026 menjadi penyelenggaraan Sembada Cup yang ke-7. Bagi Persinas ASAD Kapanewon Mlati, keberhasilan tahun ini kembali menambah catatan prestasi setelah sebelumnya meraih gelar juara umum pada 2023 dan 2024. Pada tahun 2025, gelar juara umum diraih oleh Persinas ASAD Kapanewon Berbah.</p>
<p>Dengan raihan Juara Umum I pada Sembada Cup VII, Persinas ASAD Kapanewon Mlati kembali menunjukkan konsistensinya dalam pembinaan atlet pencak silat. Hal ini menjadi bagian dari upaya melestarikan pencak silat dan membentuk generasi muda yang berkarakter.</p>
<p>The post <a href="https://jogjakeren.com/persinas-asad-kapanewon-mlati-kembali-raih-juara-umum/">Persinas ASAD Kapanewon Mlati Kembali Raih Juara Umum</a> appeared first on <a href="https://jogjakeren.com">JOGJA KEREN</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjakeren.com/persinas-asad-kapanewon-mlati-kembali-raih-juara-umum/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Raih 8 Emas, Kontingen Kapanewon Depok Sabet Juara Umum 2 di Sembada Cup-7 Persinas ASAD 2026</title>
		<link>https://jogjakeren.com/raih-8-emas-kontingen-kapanewon-depok-sabet-juara-umum-2-di-sembada-cup-7-persinas-asad-2026/</link>
					<comments>https://jogjakeren.com/raih-8-emas-kontingen-kapanewon-depok-sabet-juara-umum-2-di-sembada-cup-7-persinas-asad-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[jogker]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2026 04:07:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[persinas asad]]></category>
		<category><![CDATA[PERSINAS ASAD Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Persinas ASAD Sleman]]></category>
		<category><![CDATA[Pesilat PERSINAS ASAD]]></category>
		<category><![CDATA[Sembada Cup 7 Persinas ASAD Sleman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjakeren.com/?p=30001</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sleman, Jogjakeren.com &#8211; Kontingen Kapanewon Depok meraih Juara Umum II dalam kejuaraan pencak silat Sembada&#160;[&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://jogjakeren.com/raih-8-emas-kontingen-kapanewon-depok-sabet-juara-umum-2-di-sembada-cup-7-persinas-asad-2026/">Raih 8 Emas, Kontingen Kapanewon Depok Sabet Juara Umum 2 di Sembada Cup-7 Persinas ASAD 2026</a> appeared first on <a href="https://jogjakeren.com">JOGJA KEREN</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sleman, Jogjakeren.com </strong>&#8211; Kontingen Kapanewon Depok meraih Juara Umum II dalam kejuaraan pencak silat Sembada Cup-7 Persinas ASAD Kabupaten Sleman 2026. Kontingen Depok mengoleksi 15 medali yang terdiri atas delapan emas, tiga perak, dan empat perunggu.</p>
<p>Kejuaraan tersebut berlangsung pada 26–27 September 2026 dan diikuti pesilat dari berbagai kapanewon di Kabupaten Sleman. Delapan medali emas yang diraih Kontingen Depok berasal dari kategori seni tunggal dan tanding.</p>
<figure id="attachment_30004" aria-describedby="caption-attachment-30004" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-30004" src="https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/09/Persinas-ASAD-Saka-e1790654741909-300x170.jpeg" alt="Sembada Cup-7" width="300" height="170" srcset="https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/09/Persinas-ASAD-Saka-e1790654741909-300x170.jpeg 300w, https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/09/Persinas-ASAD-Saka-e1790654741909-200x112.jpeg 200w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-30004" class="wp-caption-text">Pesilat dari Kontingen Depok, M Arshaka R, berhasil meraih Juara I kategori seni tunggal.</figcaption></figure>
<p>Pada kategori seni tunggal, medali emas diraih Fawwas Zain A, M Arshaka R, Kholil Z Fawwazi, dan Arshad Zhian. Sementara itu, Fahim Qori M menyumbangkan satu medali perunggu.</p>
<p>Dari kategori tanding, empat medali emas dipersembahkan Aldo Sani, Ananda Fino, Samir Ahmad, dan Fairuz. Tiga medali perak diraih Fawwas Zain A, Yahya Zidan, dan Bryan, sedangkan medali perunggu disumbangkan Noen, Shaka, dan Aldi.</p>
<p>Pelatih Kontingen Depok, Ahmad Dwi Satmoko, mengapresiasi kerja keras para atlet dan jajaran pelatih selama menjalani persiapan hingga pertandingan.</p>
<figure id="attachment_30003" aria-describedby="caption-attachment-30003" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-30003" src="https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/09/Persinas-ASAD-Amir-e1790654832996-300x170.jpeg" alt="Sembada Cup-7" width="300" height="170" srcset="https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/09/Persinas-ASAD-Amir-e1790654832996-300x170.jpeg 300w, https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/09/Persinas-ASAD-Amir-e1790654832996-200x112.jpeg 200w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-30003" class="wp-caption-text">Pesilat dari Kontingen Depok, Samir Ahmad, berhasil meraih Juara I pada kategori tanding.</figcaption></figure>
<p>“Alhamdulillah, pencapaian sebagai Juara Umum II ini merupakan buah kerja keras, kedisiplinan, dan dedikasi seluruh atlet serta jajaran pelatih. Anak-anak telah berjuang maksimal di gelanggang dan menunjukkan semangat juang yang luar biasa,” ujar Ahmad.</p>
<p>Menurutnya, capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para pesilat untuk meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi pada kejuaraan berikutnya.</p>
<p>“Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meraih capaian yang lebih tinggi lagi di masa mendatang,” katanya.</p>
<p>Capaian tersebut sekaligus menambah catatan prestasi Kontingen Kapanewon Depok dalam pembinaan atlet pencak silat Persinas ASAD di Kabupaten Sleman.</p>
<p>The post <a href="https://jogjakeren.com/raih-8-emas-kontingen-kapanewon-depok-sabet-juara-umum-2-di-sembada-cup-7-persinas-asad-2026/">Raih 8 Emas, Kontingen Kapanewon Depok Sabet Juara Umum 2 di Sembada Cup-7 Persinas ASAD 2026</a> appeared first on <a href="https://jogjakeren.com">JOGJA KEREN</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjakeren.com/raih-8-emas-kontingen-kapanewon-depok-sabet-juara-umum-2-di-sembada-cup-7-persinas-asad-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pesantren Mahasiswa Didorong Jadi Ruang Pembinaan Generasi Muda di Era Digital</title>
		<link>https://jogjakeren.com/pesantren-mahasiswa-didorong-jadi-ruang-pembinaan-generasi-muda-di-era-digital/</link>
					<comments>https://jogjakeren.com/pesantren-mahasiswa-didorong-jadi-ruang-pembinaan-generasi-muda-di-era-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[jogker]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2026 06:05:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ditjen Pesantren Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[DPW LDII DIY]]></category>
		<category><![CDATA[Kanwil Kemenag DIY]]></category>
		<category><![CDATA[PPM Ar-Royan Baitul Hamdi]]></category>
		<category><![CDATA[ppm grha cendikia]]></category>
		<category><![CDATA[PPM LDII]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjakeren.com/?p=29994</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yogyakarta, Jogjakeren.com &#8211; Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) memiliki peran strategis dalam membekali mahasiswa menghadapi dinamika&#160;[&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://jogjakeren.com/pesantren-mahasiswa-didorong-jadi-ruang-pembinaan-generasi-muda-di-era-digital/">Pesantren Mahasiswa Didorong Jadi Ruang Pembinaan Generasi Muda di Era Digital</a> appeared first on <a href="https://jogjakeren.com">JOGJA KEREN</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Yogyakarta, Jogjakeren.com &#8211; </strong>Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) memiliki peran strategis dalam membekali mahasiswa menghadapi dinamika kehidupan kampus dan perkembangan teknologi. Selain memperkuat pemahaman agama, pesantren mahasiswa dinilai perlu menjadi ruang pembentukan karakter, kesehatan, kemandirian, keterampilan, hingga kepedulian terhadap lingkungan.</p>
<p>Ketua DPW LDII DIY, Atus Syahbudin, mengatakan pola pendidikan berasrama dapat menjadi salah satu sarana membangun ketahanan generasi muda di tengah derasnya arus informasi dan perubahan sosial. Hal itu disampaikannya dalam kunjungan kerja spesifik Komisi VIII DPR RI di Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Kamis (24/9/2026).</p>
<p>“Ketahanan itu amanah Presiden, Pak Prabowo. Sekolah boarding dan pesantren dapat menjadi benteng dalam menghadapi kemajuan teknologi, termasuk penggunaan HP, derasnya arus informasi dan pergaulan bebas,” ujar Atus.</p>
<p>Dalam forum tersebut, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko, menyoroti semakin kuatnya perhatian negara terhadap pesantren. Menurutnya, kehadiran Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di Kementerian Agama menjadi bagian dari perkembangan kelembagaan pesantren di Indonesia.</p>
<p>“Pesantren sekarang sudah naik kelas,” kata Singgih.</p>
<p>Kunjungan tersebut sekaligus menjadi forum untuk menyerap aspirasi pengasuh pesantren mengenai kebutuhan dan pengembangan pendidikan pesantren. Sejumlah pesantren yang hadir antara lain PP Al-Furqon Bantul, PP Al-Mumtaz Gunungkidul, PP Sunan Pandanaran Sleman, PP Maidanul Qur’an Kota Yogyakarta, PP Nurul Ummah Dua Kulon Progo, serta dua pesantren di bawah naungan LDII DIY, yakni Pondok Pesantren Mahasiswa Ar Royan Baitul Hamdi Kota Yogyakarta dan Pondok Pesantren Mahasiswa Grha Cendikia Sleman.</p>
<p>Pengasuh PPM LDII, Ustadz Roshid Kurniawan dari PP Mahasiswa Ar Royan Baitul Hamdi dan Ustadz Endri Sulistyo dari PP Mahasiswa Grha Cendikia turut mengikuti agenda tersebut.</p>
<p><strong>Membekali Mahasiswa Menghadapi Perubahan</strong></p>
<p>Atus menilai perkembangan teknologi tidak dapat dihindari. Karena itu, mahasiswa perlu dibekali kemampuan memanfaatkan teknologi secara bijak sekaligus memiliki fondasi agama dan karakter yang kuat.</p>
<p>“Mahasiswa perlu dibekali ilmu, akhlak, kesehatan dan kemampuan mengambil keputusan. Perbedaan pandangan yang ditemui di luar pesantren harus dihadapi dengan ilmu dan sikap yang baik,” tuturnya.</p>
<p>Menurutnya, kehidupan pesantren yang mengedepankan kebersamaan juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar mengatur waktu, menjaga kebersihan, menghormati orang lain, serta membangun tanggung jawab sosial.</p>
<p>Pendekatan tersebut dinilai relevan dengan kehidupan mahasiswa di Yogyakarta yang berasal dari berbagai daerah, budaya, latar belakang, pemikiran, dan gaya hidup. PPM dapat melengkapi pendidikan perguruan tinggi dengan pembinaan keagamaan dan karakter dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>“Pesantren mahasiswa bukan hanya tempat untuk memperdalam agama. Di sana mahasiswa juga belajar hidup bersama, mandiri, bertanggung jawab, dan menghadapi persoalan kehidupan secara dewasa,” jelas Atus.</p>
<p>Ia juga menekankan pentingnya pendampingan mahasiswa dalam menghadapi berbagai isu sosial yang berkembang di lingkungan kampus dan masyarakat. Menurutnya, pembinaan perlu dilakukan melalui pendidikan, pendampingan, literasi kesehatan, serta penguatan karakter.</p>
<p><strong>Kesehatan dan Lingkungan Jadi Bagian Pembinaan</strong></p>
<figure id="attachment_29996" aria-describedby="caption-attachment-29996" style="width: 2560px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-29996 size-full" src="https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/09/kunker-2-scaled.jpeg" alt="Pesantren Mahasiswa" width="2560" height="1179" srcset="https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/09/kunker-2-scaled.jpeg 2560w, https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/09/kunker-2-768x354.jpeg 768w, https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/09/kunker-2-1536x708.jpeg 1536w, https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/09/kunker-2-2048x943.jpeg 2048w" sizes="auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /><figcaption id="caption-attachment-29996" class="wp-caption-text">Ketua DPW LDII DIY, Atus Syahbudin, mengatakan mahasiswa perlu dibekali kemampuan memanfaatkan teknologi secara bijak sekaligus memiliki fondasi agama dan karakter yang kuat.</figcaption></figure>
<p>Selain pembinaan keagamaan dan karakter, Atus mendorong pesantren mahasiswa memperkuat aspek kesehatan. Menurutnya, kehidupan komunal di asrama membutuhkan perhatian terhadap kebersihan kamar, sanitasi, pola hidup sehat, kesehatan kulit, kesehatan mental, hingga kesehatan reproduksi.</p>
<p>“Pesantren juga perlu menjadi lingkungan pendidikan yang sehat dan aman bagi mahasiswa. Pos Kesehatan Pesantren atau Poskestren dapat diperkuat untuk mendukung kebutuhan tersebut,” ujarnya.</p>
<p>Atus juga mengaitkan pengembangan pesantren dengan kepedulian terhadap lingkungan. Ia mendorong konsep <em>EcoPesantren</em> diterapkan melalui pengelolaan sampah, penghijauan, konservasi air, efisiensi energi, pertanian, serta pengembangan sarana ramah lingkungan.</p>
<p>“Pesantren harus mendukung SDGs. Lingkungan hidup harus menjadi bagian dari pembinaan santri,” katanya.</p>
<p>Menurut Atus, penerapannya dapat disesuaikan dengan potensi wilayah. Pesantren di Gunungkidul, misalnya, dapat dikembangkan sebagai pusat pembelajaran pemanenan air hujan. Sementara pesantren di Kulon Progo dapat mengembangkan pembelajaran dan pengolahan komoditas lokal seperti kopi, pala, dan cengkeh.</p>
<p>Di kawasan perkotaan, PPM dapat memanfaatkan lahan terbatas untuk <em>urban farming</em>. Gagasan tersebut juga dapat dikembangkan melalui gerakan Pojok Hijau Masjid agar lingkungan pesantren dan masjid menjadi ruang praktik bagi mahasiswa dalam memahami isu keberlanjutan.</p>
<p><strong>Dorong Pesantren Jadi Pusat Keterampilan</strong></p>
<p>Atus menambahkan, pesantren mahasiswa perlu terus berkembang agar tidak hanya menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan akademik dan pemahaman agama. Keterampilan praktis juga diperlukan agar mahasiswa mampu hidup mandiri dan berkontribusi di masyarakat.</p>
<p>“Pesantren juga harus menjadi pusat keterampilan. Mahasiswa bukan hanya belajar menjadi sarjana, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang mandiri, produktif dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Ia menilai penguatan Ditjen Pesantren dapat menjadi momentum untuk memperluas peran pesantren dalam menjawab kebutuhan generasi muda. Bagi PPM, tantangan tersebut mencakup perkembangan teknologi, perubahan sosial, kesehatan, keterampilan ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan.</p>
<p>Dengan pendekatan tersebut, pesantren mahasiswa dapat menjadi rumah kedua bagi mahasiswa untuk memperdalam agama sekaligus membangun karakter, menjaga kesehatan, mengembangkan keterampilan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.</p>
<p>Pesantren, menurut Atus, tidak harus menjadi ruang yang tertutup terhadap perubahan zaman. Sebaliknya, pesantren dapat terbuka terhadap ilmu dan kemajuan dengan tetap memiliki nilai dan karakter sebagai penyaring.</p>
<p>“Dengan bekal agama, ilmu, karakter, keterampilan, dan kepedulian lingkungan, mahasiswa diharapkan mampu menjadi sarjana yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.</p>
<p>The post <a href="https://jogjakeren.com/pesantren-mahasiswa-didorong-jadi-ruang-pembinaan-generasi-muda-di-era-digital/">Pesantren Mahasiswa Didorong Jadi Ruang Pembinaan Generasi Muda di Era Digital</a> appeared first on <a href="https://jogjakeren.com">JOGJA KEREN</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjakeren.com/pesantren-mahasiswa-didorong-jadi-ruang-pembinaan-generasi-muda-di-era-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kwarda DIY Perkuat Pembinaan Sako SPN, Kemah Santri Jadi Wadah Pendidikan Karakter</title>
		<link>https://jogjakeren.com/kwarda-diy-perkuat-pembinaan-sako-spn-kemah-santri-jadi-wadah-pendidikan-karakter/</link>
					<comments>https://jogjakeren.com/kwarda-diy-perkuat-pembinaan-sako-spn-kemah-santri-jadi-wadah-pendidikan-karakter/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Andhika Widiasto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Sep 2026 09:06:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Atus Syahbudin]]></category>
		<category><![CDATA[Kanwil Kemenag DIY]]></category>
		<category><![CDATA[Kemah Santri Sako SPN DIY]]></category>
		<category><![CDATA[Kwarda DIY]]></category>
		<category><![CDATA[Pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[Sako Pramuka SPN DIY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjakeren.com/?p=30000</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gunungkidul (26/9) – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendorong penguatan pembinaan&#160;[&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://jogjakeren.com/kwarda-diy-perkuat-pembinaan-sako-spn-kemah-santri-jadi-wadah-pendidikan-karakter/">Kwarda DIY Perkuat Pembinaan Sako SPN, Kemah Santri Jadi Wadah Pendidikan Karakter</a> appeared first on <a href="https://jogjakeren.com">JOGJA KEREN</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Gunungkidul (26/9)</strong> – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendorong penguatan pembinaan generasi muda melalui Satuan Komunitas (Sako) Sekawan Persada Nusantara (SPN). Salah satunya melalui Kemah Santri Sako SPN DIY ke-4 yang digelar di Kompleks Pondok Pesantren Al-Hadi, Gunungkidul, (25–27/9).</p>
<p>Sebanyak 183 santri dari sembilan pondok pesantren se-DIY mengikuti kegiatan tersebut. Selama tiga hari, peserta mengikuti berbagai aktivitas yang memadukan pendidikan kepramukaan, pembentukan karakter, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, keterampilan hidup, hingga jelajah alam.</p>
<p>Kegiatan dibuka melalui upacara yang menghadirkan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DIY, Ahmad Bahiej, sebagai pembina upacara.</p>
<p>Hadir pula Wakil Ketua Kwarda DIY sekaligus Ketua Bidang Kebudayaan dan Pengembangan Kearifan Lokal, Chairul Agus Mantara. Turut mendampingi Andu Satuan Komunitas dan Gugus Darma Dwi Haryanto, Andu Penanggulangan Bencana Agung Wicaksana, serta Andu Lingkungan Hidup Atus Syahbudin, yang juga merupakan Ketua Majelis Pembimbing (Mabi) Sako SPN DIY dan Ketua DPW LDII DIY.</p>
<h3>Kwarda DIY Dorong Sako SPN Terus Berkembang</h3>
<p>Chairul Agus Mantara menyampaikan pesan Ketua Kwarda DIY GKR Hayu agar Sako SPN terus berkembang dan dapat menjadi inspirasi bagi komunitas kepanduan maupun organisasi pendidikan lainnya.</p>
<p>“Pesan beliau adalah bagaimana Sako ini bisa berkembang dan menjadi inspirasi bagi komunitas-komunitas yang lainnya,” kata Agus seusai upacara pembukaan.</p>
<p>Menurut Agus, pembinaan Sako menjadi bagian penting dalam memperluas ruang pendidikan kepramukaan di masyarakat. Melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan peserta, berbagai nilai seperti disiplin, kemandirian, kerja sama, kepemimpinan, dan kepedulian dapat dipraktikkan secara nyata.</p>
<p>Dukungan terhadap pengembangan Sako SPN DIY juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan. Di antaranya Kemah Besar Daerah (Kembesda), partisipasi dalam Kemah Besar Nasional (Kembesnas), penguatan organisasi, pembinaan pembina, serta kegiatan yang menghubungkan kepramukaan dengan pengabdian masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan.</p>
<p>Salah satu pengembangan tersebut terlihat dalam keterlibatan Sako SPN pada rintisan Kampung ProKlim Sangurejo, Turi, Sleman. Kegiatan ini mempertemukan gerakan kepramukaan dengan pendidikan lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat.</p>
<p>Dalam pembinaan tersebut, LDII turut menjadi bagian dari komunitas yang mengembangkan kegiatan Sako SPN melalui lingkungan pesantren dan pendidikan kepramukaan.</p>
<figure id="attachment_30007" aria-describedby="caption-attachment-30007" style="width: 1280px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-30007" src="https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/09/183-pramuka-santri-saat-upacara-pembukaan-Kemah-Santri-Sako-SPN.jpeg" alt="183 pramuka santri saat upacara pembukaan Kemah Santri Sako SPN di Ponpes Al Hadi" width="1280" height="720" srcset="https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/09/183-pramuka-santri-saat-upacara-pembukaan-Kemah-Santri-Sako-SPN.jpeg 1280w, https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/09/183-pramuka-santri-saat-upacara-pembukaan-Kemah-Santri-Sako-SPN-200x112.jpeg 200w, https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/09/183-pramuka-santri-saat-upacara-pembukaan-Kemah-Santri-Sako-SPN-300x170.jpeg 300w, https://jogjakeren.com/wp-content/uploads/2026/09/183-pramuka-santri-saat-upacara-pembukaan-Kemah-Santri-Sako-SPN-768x432.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption id="caption-attachment-30007" class="wp-caption-text">183 pramuka santri saat upacara pembukaan Kemah Santri Sako SPN di Ponpes Al Hadi</figcaption></figure>
<h3>Kemah Menjadi Sekolah Kehidupan</h3>
<p>Sementara itu, Ahmad Bahiej mengingatkan para santri bahwa perkemahan <a href="https://jogjakeren.com/kemah-santri-2024-kanwil-kemenag-diy-ajak-santri-perkuat-moderasi-beragama/">bukan sekadar kegiatan mendirikan tenda</a> atau mengikuti berbagai perlombaan.</p>
<p>“Perkemahan adalah sekolah kehidupan. Di sini kita belajar disiplin, mandiri, kerja sama, kepemimpinan, tanggung jawab, kepedulian, dan ketangguhan,” ujar Ahmad Bahiej.</p>
<p>Menurutnya, alam dapat menjadi ruang belajar yang efektif untuk membentuk pribadi yang tangguh. Panas, hujan, kelelahan, maupun keterbatasan selama mengikuti perkemahan merupakan pengalaman yang dapat melatih mental dan kemandirian peserta.</p>
<p>Ia berharap berbagai nilai yang diperoleh selama perkemahan tidak berhenti ketika kegiatan berakhir. Para santri diharapkan membawa pengalaman tersebut kembali ke lingkungan pesantren dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Ahmad Bahiej juga menilai pesantren dan Gerakan Pramuka memiliki ruang strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga beriman, berakhlak, mencintai Tanah Air, mampu bekerja sama, serta siap menghadapi perubahan zaman.</p>
<p>Dalam amanatnya, Ahmad Bahiej menyampaikan tiga pesan kepada para peserta Kemah Santri Sako SPN DIY. Pertama, menjadi Pramuka yang berkarakter. Kedua, membangun kemampuan bekerja sama sekaligus menghargai perbedaan. Ketiga, menjadi manusia yang mampu memberikan manfaat bagi sesama.</p>
<p>Ketua Sako SPN DIY, Sarjita, mengatakan Kemah Santri tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan yang dirancang untuk memperkuat karakter peserta.</p>
<p>“Kemah santri ini diisi dengan wawasan kebangsaan, jelajah alam, dan berbagai perlombaan yang melatih karakter para santri,” ujarnya.</p>
<p>Melalui dukungan Kwarda DIY, pembinaan Sako SPN diharapkan terus berkembang. Penguatan tersebut tidak hanya dilakukan melalui kegiatan perkemahan, tetapi juga melalui peningkatan kapasitas pembina, penguatan organisasi, kegiatan sosial, kepedulian lingkungan, dan pengabdian kepada masyarakat.</p>
<p>The post <a href="https://jogjakeren.com/kwarda-diy-perkuat-pembinaan-sako-spn-kemah-santri-jadi-wadah-pendidikan-karakter/">Kwarda DIY Perkuat Pembinaan Sako SPN, Kemah Santri Jadi Wadah Pendidikan Karakter</a> appeared first on <a href="https://jogjakeren.com">JOGJA KEREN</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjakeren.com/kwarda-diy-perkuat-pembinaan-sako-spn-kemah-santri-jadi-wadah-pendidikan-karakter/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
