Gunungkidul, Jogjakeren.com – Kapanewon Saptosari kembali lakukan “Gertak Stunting”, gerakan yang melibatkan beberapa tenaga kesehatan Puskesmas Saptosari ini merupakan gerakan yang kedua setelah gerakan yang sama di bulan Juni 2024.
Gertak Stunting yang dilakukan pada 9–16 Desember 2024 menyasar 7 kalurahan meliputi Jetis, Ngloro, Krambilsawit, Kanigoro, Planjan, Monggol, dan Kepek. Gerakan ini untuk mengintervensi stunting di Kapanewon Saptosari yang masih relatif tinggi dibandingkan wilayah kapanewon lain di Gunungkidul.
Keterlibatan tenaga kesehatan dan ahli gizi dari Puskesmas Saptosari menandai seriusnya penanganan stunting di Kapanewon Saptosari. Di samping itu juga menggerakan tenaga Kader Posyandu agar pengukuran dan penimbangan balita mendapat hasil yang lebih baik.
“Kami dan jajaran Forkompimkap Kapanewon Saptosari mendukung dan mengapresiasi langkah-langkah bersama yang dilakukan oleh tim lintas sektoral yang telah bersama-sama membantu dan menangani stunting di wilayah Kapanewon Saptosari. Terutama Kader Posyandu sebagai ujung tombak yang selalu aktif memantau perkembangan balita melalui penimbangan berat badan dan pengukuran balita di Posyandu,” jelas Panewu Saptosari Eka Prayitno, S.Sos., MM.

Tidak menutup kemungkinan, lanjut panewu keterlibatan lurah-lurah di wilayah Kapanewon Saptosari turut menggerakan kader-kader kesehatan di setiap wilayah padukuhan sehingga anak-anak balita mendapatkan layanan Posyandu dengan baik. “Kami optimis stunting di Kapanewon Saptosari akan turun dibandingkan sebelumnya,” imbuhnya.
Sementara itu Kepala Puskesmas Saptosari dr. Ari Hermawan dihubungi melalui sambungan telepon menyatakan target di tahun 2024 ada 1.832 anak yang sudah dilakukan pengukuran dan hasil pengukuran yang sudah dilakukan ada sekitar 1.603 anak dengan prosentase 87,50 persen. “Kemudian untuk Kapanewon Saptosari di tahun 2024 ini memang ada penurunan angka stunting 14,7 persen , dengan demikian target yang kami inginkan di bawah 14,7 persen bisa tercapai,” ungkapnya.
Ia berharap dengan dukungan lintas sektoral Gertak Stunting yang dilakukan saat ini bisa menjadi solusi penurunan angka stunting di wilayah Kapanewon Saptosari. (red/gino)





