Gunungkidul, jogjakeren.com – DPD LDII Kabupaten Gunungkidul bersama Yayasan Cahaya Budi Utama menggelar acara Ramadan Berbagi bersama anak yatim pada Jumat (5/4/2024) di aula Masjid Nur Hidayatullah Sumberjo. Selain itu, DPD LDII dan Yayasan juga memberikan santunan kepada anak yatim serta bingkisan pada sejumlah masyarakat setempat.
Ketua DPD LDII Gunungkidul, Wahono Budi Rustanto, S.Pd. bersama dengan Ketua Yayasan Cahaya Budi Utama, H. Agus Hermanta, S.Pd.I. menyerahkan langsung santunan dan bingkisan pada anak yatim serta masyarakat. Sebelumnya, acara juga diisi dengan nasihat motivasi bagi anak yatim yang hadir.

Dalam sambutannya, H. Agus Hermanta memberikan doa dan harapan bagi para anak yatim yang semangat mengikuti acara tersebut. “Jangan dilihat dari apa dan berapa yang adik-adik terima, tapi lihat dari ketulusan orang lain kepada kita. Semoga bisa menjadikan kebarokahan bagi kita semua,” tegas Ketua Yayasan Cahaya Budi Utama.
Anak-anak yatim yang diundang merupakan anak yatim dan piatu dari berbagai wilayah di Gunungkidul. Sebagian besar usia PAUD, TK dan SD, namun juga ada beberapa anak yang sudah memasuki usia SMP hingga SMA.
Program Ramadan Berbagi dan 5 Sukses Ramadan

Adapun menurut Wahono Budi, acara ini merupakan program LDII Gunungkidul selain Program 5 Sukses Ramadan. “Acara ini merupakan bagian program LDII Gunungkidul terkait Ramadan 1445H di samping 5 sukses Ramadan,” terang Wahono.
Ia juga menambahkan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan LDII Gunungkidul. “Zakat dari para aghnia’ yang sebagian merupakan hak fakir miskin, kami salurkan di antaranya juga pada yatim piatu. Dan kegiatan ini rutin kami adakan tiap tahunnya,” pungkas Ketua DPD LDII Gunungkidul.

Setelah pembagian santunan kepada anak yatim, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Di samping itu, sejumlah bingkisan juga dibagikan oleh LDII dan Yayasan Cahaya Budi Utama kepada masyarakat setempat.
Acara Ramadan Berbagi ini sebagai salah satu bentuk kepedulian LDII dan Yayasan Cahaya Budi Utama terhadap anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan. Diharapkan, kedepannya kegiatan semacam ini dapat terus diadakan secara rutin dan lebih bermanfaat bagi masyarakat luas.





