Mau kebugaran tubuh terjaga? Yuk Lari!
Lari adalah olahraga yang paling murah. Hanya cukup dengan modal kemauan saja kita bisa dengan mudah melakukannya. Modal badan, tenaga, kesehatan, semuanya sudah dikaruniakan Tuhan pada kita semua. Keluarlah dari rumah, kost, kontrakan, kemudian gerakkan kakimu dan terbang lah. “Kok bisa terbang? Aku kan tidak punya sayap.” Jawabannya, iya, terbang. Sepertinya perlu disampaikan dulu nih perbedaan berlari dan berjalan.
Jadi begini sahabat jogker. Seringkali kita tidak paham apa bedanya antara lari dengan jalan. Keduanya memiliki kesamaan yakni sama-sama menggerakkan kaki secara bergantian untuk berpindah tempat. Namun, perbedaan keduanya adalah bahwa saat berlari ada bagian dimana kita terbang atau melayang. Kalau berjalan salah satu kaki kita selalu ada yang berpijak di jalan.
Meskipun modalnya sangat murah, lari memiliki manfaat yang sangat banyak loh. Dalam tulisan ini kita akan membahas cukup dalam tentang manfaatnya untuk kebugaran tubuh dan kinerja otak.
Manfaat Lari Untuk Kebugaran Tubuh
Kebugaran tubuh adalah kondisi tubuh manusia yang tidak merasakan lelah yang berarti setelah melakukan berbagai kegiatan. Dalam kata lain, kita memiliki kebugaran tubuh yang baik apabila setelah melakukan aktivitas sehari-hari tanpa merasa terlalu lelah. Dengan demikian kita akan selalu merasa segar setiap waktu. Kondisi tubuh yang bugar dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam melakukan pekerjaan.
Yuk Lari! Salah satu cara untuk meningkatkan dan menjaga kebugaran adalah dengan berlari. Berlari membuat tubuh bergerak dan memacu proses metabolisme tubuh untuk menghasilkan energi. Selain itu, jantung juga menjadi terlatih untuk berdetak kencang. Semakin rutin kita berlari lama kelamaan jantung akan terbiasa dengan kegiatan yang berat. Pembiasaan ini lah yang membuat tubuh kita tidak merasa lelah setelah aktivitas sehari-hari. Dengan demikian kebugaran tubuh bisa tetap terjaga dengan baik.
Otak Bekerja Lebih Baik Dengan Rutin Berlari
Pada saat berlari kita membakar kalori yang ada di tubuh kita. Proses metabolisme berjalan lebih cepat. Dalam proses metabolisme dibutuhkan oksigen. Semakin cepat proses metabolisme berlangsung berarti oksigen yang dibutuhkan semakin banyak. Kebutuhan oksigen yang meningkat ini direspon oleh otak. Otak mengirimkan sinyal pada otot perut dan dada untuk meningkatkan frekuensi pernapasan. Ini lah yang akhirnya membuat kita terengah-engah setelah melakukan aktivitas fisik yang cukup berat, termasuk berlari.
Meningkatnya jumlah oksigen ke tubuh tidak hanya digunakan untuk proses metabolisme semata. Oksigen yang masuk juga ada yang masuk ke otak yang dapat membuat otak bekerja lebih baik. Sebagai hasil dari hal tersebut, kita akan lebih mudah untuk fokus dalam belajar. Informasi yang kita terima akan lebih mudah kita pahami dan meningkatkan daya ingat.
Dengan kondisi badan yang bugar dan otak yang bekerja lebih baik akan membuat kegiatan belajar lebih efektif. Pelajaran yang didapat akan lebih mudah diingat dan dipelajari. Jika suatu saat dibutuhkan akan lebih mudah digunakan, misalnya, ketika dalam berdiskusi, presentasi, ujian, menjawab pertanyaan teman, dan lain-lain.
Begitu sahabat jogker. Sekarang, masih ragu untuk berlari? Yuk lari! Tubuh bugar, otak encer!
Ohiya, berlari juga dapat menghasilkan kolesterol baik dan mengurangi kolesterol jahat loh. Berkaitan dengan hal itu, kita juga bisa kok menurunkan kolesterol buruk di tubuh dengan konsumsi daun Kelor. Penasaran? Yuk cek artikel ini Daun Kelor, Daun Ajaib yang Penuh Khasiat.





1 comment