‘Be a Great Wife and Mom’ Bekal Remaja Putri Membangun Rumah Tangga

  • Whatsapp
Rumah Tangga
Narasumber webinar "Be a Great Wife and Mom" Ratna Palupi

Jogjakeren – Berbagai tantangan akan dihadapi ketika seorang laki-laki dan perempuan memutuskan untuk membangun rumah tangga, salah satunya adalah pemenuhan hak dan kewajiban baik suami maupun istri. Disinyalir, terdapat keresahan para suami terhadap istri saat baru memulai kehidupan rumah tangga.

Para istri dirasa belum memiliki bekal yang cukup dan belum memahami kewajibannya dalam menjalankan perannya. Hal ini mengakibatkan munculnya konflik dalam rumah tangga, sehingga perlu diberikan pembekalan terhadap remaja putri sebelum membangun rumah tangga.

Sebagai upaya preventif atas keresahan tersebut, Penggerak Pembina Generus (PPG) Insan Prima menyelenggarakan webinar bertajuk “Be a Great Wife and Mom”, Minggu (21/3/2021). Kegiatan berlangsung di studio utama Grha Cendekia, Sambelegi Kidul, Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, DIY.

Tujuan webinar “Be a Great Wife and Mom” tidak lain adalah untuk memberikan bekal yang cukup bagi para remaja putri dalam mempersiapkan perannya sebagai calon ibu dan calon istri. Selain itu memahami manajemen komunikasi, manajemen konflik, manajemen waktu, dan manajemen keuangan guna mewujudkan keluarga yang harmonis.

Rumah Tangga
Narasumber webinar “Be a Great Wife and Mom” Catur Faizati

Catur Faizati selaku pemateri mengatakan, mendidik anak yang hasilnya tidak instan itu memerlukan ilmu dan tidak ada pendidikan formal yang menyediakannya secara tersistem. “Itulah mengapa kita tidak boleh berhenti belajar,” tuturnya.

Sementara Ratna Palupi yang juga sebagai Home Educator mengungkapkan, “Jangan merasa cukup dengan ilmu yang kita punya tentang hal apapun, terlebih ilmu dalam hal mendidik dan membangun rumah tangga. Karena ilmu pengetahuan itu luas dan berkembang. Tidak lupa tetap terus perbanyak ilmu agama agar seimbang keduanya,” jelasnya.

Terpantau sebanyak 72 titik mengikuti secara daring dengan 260 peserta yang terdiri dari remaja putri usia 22-30 tahun dan ibu-ibu dengan usia pernikahan 0-5 tahun.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *