Cara Membentuk Karakter Anak Usia TK Sampai SD

cara membentuk karakter anak

Jogjakeren.comCara Membentuk Karakter Anak Usia TK Sampai SD – Pembentukan karakter merupakan target penting dalam dunia pendidikan yang bertujuan untuk membangun karakter anak supaya memiiki sifat atau ciri khas yang akan melekat pada diri seseorang dalam berperilaku. Untuk membentuk sebuah karakter anak tentu saja tidak dapat dilakukan oleh guru yang ada di sekolah. Hal ini dapat terbentuk karena pengaruh lingkungan sekitar dan orang terdekat mereka, misalnya keluarga dan lingkungan pertemanan. 

Keluarga adalah tempat pertama dimana pembelajaran pembentukan karakter anak itu sendiri tercipta. Lingkungan sekolah juga termasuk salah satu tempat anak memperoleh pendidikan pembentukan karakter dan dirumuskan dalam UUD no 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. Untuk itu cara membentuk karakter anak juga perlu dipelajari oleh orang tua.

Untuk mewujudkan hal tersebut, kita harus memiliki cara membentuk karakter anak sejak dini. Khususnya pada anak seusia anak TK sampai SD. Dengan kita memberikan pendidikan karakter sejak dini anak akan cenderung lebih mudah mengetahui atau mengenali jati dirinya dan mungkin akan memprioritaskan hal itu.

Read More

cara membangun karakter anak

Berikut ini adalah cara membentuk karakter anak pada usia TK dan SD yang dapat kita aplikasikan di kehidupan sehari-harinya.

Cara Membentuk Karakter Anak

1.Memberikan Teladan Yang Baik

Usahakan memberikan anak sebuah teladan-teladan berperilaku yang baik kapanpun dan dimanapun. Orangtua dan juga guru sebagai orangtua kedua di sekolah harus selalu bertingkah laku baik dan berhati-hati dalam mengucapkan sesuatu atau perbuatan yang dilakukan agar dapat dijadikan teladan bagi anak. 

Sebab mereka akan dengan mudah meniru dan merekamnya dalam pikiran. Daya ingat anak lebih kuat daripada yang dibayangkan, jadi hal-hal positif harus kita sosialisasikan kepada mereka. 

2.Mengapresiasi atau Memberikan Penghargaan

Mengucapkan ucapan seperti selamat dan terima kasih adalah salah satu bentuk apresiasi kepada anak ketika mereka berhasil mencapai suatu hal. Apresiasi juga menjadi cara membentuk karakter pada anak. Berikan apresiasi dalam setiap pencapaian anak walaupun dalam bentuk sekecil apapun itu. Misalnya, anak TK yang baru saja bisa membaca kemudian orang tuanya memberikan satu kata untuk anaknya baca dan ia bisa membacanya tanpa didampingi orang tuanya. Itu termasuk dalam pencapaian yang luar biasa untuk anak maka berilah apresiasimu.

Baca Juga : 5 Ide Permainan Anak TK Cocok Dipraktekkan Saat Belajar Mengaji

3.Berkata Jujur

Belajar untuk berkata jujur adalah salah satu cara membentuk karakter pada anak. Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Saat melakukan kesalahan jangan pernah takut atau malu mengakui hal tersebut. Usahakan setelah melakukan kesalahan, ajarkan pada anak untuk meminta maaf. Hal ini sangat penting dilakukan karena berani berkata jujur dan mengakui perilakunya adalah contoh yang harus diteladani. 

4.Mengajarkan Sikap Sopan Santun

Salah satu karakter yang harus ditanamkan pada anak yaitu sopan santun. Ajarkan anak untuk mengetahui sikap sopan santun sedini mungkin. Sopan santun dapat terbentuk dari didikan orang tua, kebiasaan dan budaya yang ada di lingkungan sekitar tempat tinggalnya. Karakter ini perlu dimiliki anak agar mereka lebih menghormati orang lain. 

5.Menanamkan Sifat Leadership

Leadership atau jiwa kepemimpinan adalah salah satu karakter anak yang harus dibentuk. Memberikan kesempatan pada anak untuk menjadi seorang pemimpin secara bergantian adalah salah satu cara yang bisa kita terapkan. Contoh sikap leadership lainnya yaitu memberikan tugas secara kelompok. Setiap kelompok pasti punya ketua dan anggota. Sifat leadership tidak harus dengan menjadi pemimpin dalam kelompoknya. Dapat memberikan kotribusinya dalam kelompok itu artinya anak sudah bisa memimpin dirinya.

6.Tanamkan Nilai Agama

Agama mempunyai ajaran tentang cara berperilaku dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mempelajari ilmu agama, maka akan otomatis perilaku baik tertanam pada diri anak tersebut. Karakter anak juga akan terbentuk dengan baik dan terus dibawa hingga dewasa kelak. 

Baca Juga : Hotel jogja bintang 3 Budget 500k sampai 1,5jt untuk akhir tahun, mau coba?

7.Literasi

Tujuan diadakan literasi di sekolah salah satunya adalah untuk membentuk karakter pada anak. Literasi tidak hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga diharapkan dapat memahami dan memetik sebuah pelajaran yang ada dalam buku tersebut.

8.Jadilah Pendengar Yang Baik Bagi Anak

Anak-anak butuh sekali perhatian yang lebih dari orang tuanya. Anak seusia TK dan SD cenderung mengekspresikan dirinya dengan lebih banyak bicara, ditambah lagi ketika keterampilan bahasa mereka yang berkembang. Maka sebagai orang tua yang baik kita harus sabar dan dengarkan cerita mereka. Sehingga mereka akan merasa bahwa ceritanya didengarkan oleh orang dan rasa percaya diri pada anak akan lebih meningkat.

9.Batasi Bermain Gadget dan Menonton TV

Penelitian menunjukkan bahwa terlalu banyak melihat layar gadget atau TV dapat berpengaruh pada perkembangan intelektual dan sosial anak. Gadget kini menjadi masalah yang harus dihadapi oleh orang tua. Membatasi screen time pada anak dan mengajarkan mereka untuk menghargai lingkungan di sekitarnya akan lebih baik.

10.Jauhkan Anak Dari Kata-kata Label

Ketika orang tua tidak sengaja mengucapkan label pada saat marah, itu akan membuat anak percaya bahwa dirinya seperti itu. Contohnya “kamu bodoh, kamu itu keras kepala, kamu itu nakal” dan sebagainya. Mereka akan menutup diri dan malas untuk bersikap terbuka pada siapapun. Maka ingatlah untuk selalu berhati-hati dengan perkataan yang diucap. Terutama pada saat memperbaiki kesalahan pada anak.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *