Tak Sempat Liburan? Begini Teknik Healing untuk Orang Sibuk

  • Whatsapp
Teknik Healing
Ilustrasi (Foto: stiepasim.ac.id)

Jogjakeren.com – Liburan seringkali dijadikan sebagai sarana penghilang stres. Hal ini memang terbukti benar. Dikutip dari artikel halodoc.com dan sudah ditinjau oleh dr. Fadhli Rizal Makarim, saat berlibur, kita memiliki waktu untuk menikmati udara segar dan sinar matahari.

Udara segar meningkatkan oksigen dalam darah sehingga memberikan lebih banyak energi. Selain itu, berjemur di bawah sinar matahari dapat meningkatkan suasana hati dan membantu menangkal depresi. Tapi bagaimana jika stres tak kunjung hilang? Masa iya mau terus-terusan liburan dengan alasan menghilangkan penat?

Bacaan Lainnya

Coba kita evaluasi bagaimana proses liburan kita. Terus-terusan stres bisa saja terjadi jika liburan tidak kita nikmati dengan semestinya. Untuk itu, liburan harus betul-betul kita nikmati, misalnya dengan tidak mengaktifkan gadget selama liburan berlangsung.

Tapi, bagaimana kalau memang liburan belum bisa menghilangkan stres padahal kita sudah cukup menghabiskan waktu untuk berlibur? Terlebih untuk orang-orang yang super sibuk sehingga tidak memiliki waktu untuk berlibur.

Sebenarnya, banyak sekali healing yang bisa diterapkan, terutama untuk orang- orang yang sibuk. Berikut beberapa teknik healing yang cocok untuk orang sibuk.

  1. In Hale, Ex Hale

Ada banyak teknik pernapasan yang dilakukan sebagai meditasi. Kali ini penulis akan membahas teknik pernapasan 4-7-8. Teknik pernapasan ini dilakukan dengan cara menarik napas melalui hidung selama 4 detik, menahannya selama 7 detik, dan menghembuskan selama 8 detik dari mulut sambil membisikkan kata ”haaa”. Selain itu, rasakan dan sadari proses in hale, ex hale saat melewati organ tubuh, seperti hidung, kepala, dan mulut.

  1. Membuat Journal Diary

Seperti sebutannya, maka teknik meditasi kali ini memerlukan kertas dan alat tulis. Caranya cukup simple tapi akan sangat berdampak untuk mengatasi stres yang sedang kita alami. Cukup menulis apa yang sedang kita rasakan dan pikirkan saat itu juga dalam waktu 3 menit. Setelah itu, bacalah tulisan yang sudah tertulis di kertas. Baca tulisan yang berisi perasaan dan pikiran tersebut sambil seolah-olah kita sedang mendengarkan cerita orang lain.

Lalu, balaslah perasaan dan pikiran tersebut seperti kita memberikan solusi permasalahan kepada mereka. Setelah selesai membuat diary, perasaan lega dan sadar tentang apa yang sedang kita rasakan akan muncul. Selain itu, kita juga lebih mudah dalam menemukan solusi atas permasalahan yang membuat kita stres.

  1. Butterfly Hug

Healing yang satu ini sama persis dengan apa yang ada dalam serial drama It’s Okay Not To Be Okay. Tekniknya sangat mudah dilakukan. Yang pertama, silangkan kedua tangan di depan dada lalu tutup kedua mata secara perlahan. Setelah itu mulai tepuk atau usap kedua lengan secara bergantian seperti kupu-kupu sambil menarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya. Lakukan gerakan ini secara berulang sampai tubuh terasa rileks.

Perlu diingat, teknik healing di atas merupakan pendapat para psikolog, ya! Kalau menurut agama atau aspek lainnya pasti sudah berbeda lagi tekniknya. Intinya, teknik healing di atas merupakan cara bagaimana kita bisa menerapkan self love pada diri kita. Dengan kita mencintai diri sendiri, kita jadi sadar dan paham apa yang sedang kita bingungkan, apa yang sedang kita permasalahkan sehingga solusi juga mudah ditemukan. Pada akhirnya, stres akan lebih cepat mereda.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.