Sleman, jogjakeren.com – INJOGMA (Inspiring Journey of Gadjah Mada) mengadakan upgrading dengan topik ‘’Optimize Your Uni Lyfe : Kuliah + Organisasi + Lomba, Why not?’’ pada Minggu (19/11/2023). Upgrading yang berlangsung secara hybrid di Masjid Ar – Royyan Kepuh Klitren dan zoom ini melibatkan dua narasumber, yakni Carrel A Brilliantza dari Departemen Teknik Sipil Sekolah Vokasi (DTS SV) UGM dan Rhiza Perdana Aldeansyah dari DTS SV UGM. Upgrading ini mengulas polemik di antara mahasiswa seputar keseimbangan antara kuliah, aktif berorganisasi, atau mengikuti lomba, yang telah menimbulkan kegelisahan. Lebih dari itu, para narasumber juga berbagi pengalaman pribadi terkait hal ini.
Acara ini terbuka untuk angkatan 2021, 2022, dan 2023 yang tertarik kuliah sambil aktif di organisasi dan mengikuti perlombaan, tetapi juga bingung soal manajemen waktu supaya tidak terlalu padat. Sehingga, akademik maupun non akademik selama kuliah oke kelancaran ibadah, khususnya manajemen waktu ngaji tetap baik. Dalam acara upgrading INJOGMA ini, juga dijelaskan tips seputar perlombaan dengan narasumber yang tentunya luar biasa. Rhiza merupakan mahasiswa dengan prestasi medali emas PIMNAS 2022, sementara Carrel merupakan mahasiswa yang sangat aktif berorganisasi seperti menjadi ketua Balairung Klass, koordinator umum PPSMB Permadani Sekolah Vokasi, dan banyak lainnya.
“Organisasi sama event masih relate tidak sih?” ujar Carrel dalam mengawali sesinya. Itu merupakan pertanyaan yang umumnya ditanyakan mahasiswa. Mahasiswa cenderung menjalani perkuliahannya mengikuti alur bak air mengalir dari hulu ke hilir. Bukan berarti Carrel tidak menyukai sesuatu yang mengalir, namun Carrel lebih menyarankan untuk merencanakan sejak dini apa yang akan dilakukan.

Setiap mahasiswa sebelum masuk perkuliahan atau di tengah perkuliahan pasti punya goals masing-masing. Untuk mengikuti organisasi atau event itu pastinya tergantung goals yang ingin diraih. “Salah satu hal yang ingin aku kembangkan sebelum masuk ke tujuan adalah mengikuti organisasi atau event, ada beberapa yang memang sebagai batu loncatan yang ingin aku raih,” terang Carrel. Untuk itu, Carrel mengharapkan teman-teman INJOGMA menentukan goals terlebih dahulu sehingga tahu apa yang akan dilakukan, bukan semata-mata ikut organisasi atau event hanya mengisi waktu luang tanpa ada tujuan yang ingin diraih.
Melanjutkan Carrel, Rhiza mengungkapkan untuk tidak usah takut di awal, karena orang yang takut di awal dan tidak mencoba berani, dia kalah sebelum bertarung. Rhiza menceritakan motivasinya ikut PIMNAS untuk mengejar pengalaman. “Di awal maba pernah dijelaskan bahwa ada program PIMNAS. Saat itu saya tertarik bagaimana hiruk-pikuknya PIMNAS yang ada di tahun-tahun sebelumnya,’’ jelasnya. Rhiza memilih mengikuti PIMNAS sudah sesuai dengan apa yang menjadi goals di awal perkuliahan.
Menyoroti pentingnya memiliki tujuan yang jelas sebelum terlibat dalam organisasi atau event, para narasumber menegaskan bahwa aktivitas di organisasi atau event seharusnya tidak sekadar mengisi waktu luang, tetapi harus terkait dengan tujuan dan pengembangan diri. Teman-teman INJOGMA yang hadir secara offline maupun online pun menemukan inspirasi dan pandangan baru terkait manajemen waktu serta pentingnya menetapkan tujuan perkuliahan.
Dengan semangat penuh, teman-teman INJOGMA antusias dalam sesi tanya jawab. Acara diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan kepada narasumber, penghargaan bagi peserta yang aktif, dan momen bersama dalam sesi foto. Upgrading ini diharapkan menjadi pijakan bagi teman-teman INJOGMA untuk merencanakan langkah-langkah yang tepat dalam mengejar impian, tanpa melupakan makna sebagai generasi penerus yang memiliki esensi pengalaman kuliah yang berharga.





