Jogjakeren.com – Internasional, 9 Juli 2025
Hari ini, Selasa (9/7/2025), India mengalami mogok nasional terbesar dalam sejarah. Sebanyak 250 juta pekerja mengikuti Bharat Bandh, sebuah aksi protes besar-besaran yang berdampak pada berbagai sektor penting, seperti transportasi, perbankan, dan layanan pemerintahan.
Bharat Bandh, yang berarti “India Tutup”, adalah bentuk protes serentak yang dilakukan oleh serikat pekerja dan petani untuk menuntut keadilan ekonomi, jaminan kerja, serta menolak kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan buruh kecil dan sektor pertanian.
Sejumlah kota besar di India seperti New Delhi, Mumbai, dan Kolkata mengalami kemacetan parah, penutupan layanan publik, serta pembatalan jadwal kereta dan bus. Sekolah-sekolah di beberapa wilayah bahkan diliburkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Aksi mogok ini juga berdampak pada aktivitas perbankan karena banyak pegawai bank ikut berpartisipasi. Di sektor kesehatan, rumah sakit pemerintah tetap buka, namun pelayanan terbatas karena sebagian tenaga medis ikut turun ke jalan.
Para pemimpin serikat pekerja menyebutkan bahwa Bharat Bandh 250 juta pekerja mogok adalah bentuk tekanan politik kepada pemerintah agar lebih peduli terhadap kesejahteraan rakyat kecil, terutama di tengah kondisi ekonomi global yang belum stabil.
Dengan jumlah peserta mencapai seperlima dari total populasi India, mogok ini menjadi sorotan internasional dan menunjukkan besarnya suara buruh dalam menentukan arah kebijakan negara.





