Sleman, jogjakeren.com – Salah satu pengobatan alternatif dari Timur Tengah dan Tiongkok yang telah dipraktikkan sejak ribuan tahun silam adalah terapi bekam. Terapi ini sering kali digunakan untuk meredakan rasa sakit di bagian tubuh tertentu.
Seperti yang dirasakan Warga Negara Asing (WNA) asal Swiss, Niko Erwin. Ia memiliki keluhan badan pegal usai mengantar istrinya berobat di Jogja. Menginap di Hotel Ambarukmo Plaza, Niko berniat mencari rekomendasi tempat pijat terdekat dari tempat ia menginap.
Setelah berselancar di google akhirnya ia memilih terapi Pijat dan Bekam 354 Supriyadi yang letaknya tidak jauh dari hotel, tepatnya di Kadirojo II 005/002 Purwomartani, Kalasan, Sleman.
“Bule swiss itu membuat janji dengan saya untuk terapi jam setengah empat sore,” kata Supriyadi pemilik Pijat dan Bekam 354, Kamis (21/9/2023).

Sama dengan pasien-pasien lainnya, Supriyadi terlebih dahulu menanyakan keluhan. Niko Erwin mengeluhkan badan capek dan pegal.
Supriyadi kemudian memijat dan melakukan treatment pemijatan di bagian betis, “Ternyata di bagian betis kanan cedera, kemudian dirilis semua badan dan terapi pijat dilakukan kurang lebih selama 1,5 jam,” katanya.






