Salah satu hewan yang paling umum dipilih untuk berkurbam saat Idul Hari Raya Adha adalah sapi. Agar ibadah kurban bisa memenuhis sah menurut syariat Islam dan tetap memperhatikan kaidah kesehatan, maka penting untuk mengetahui ciri-ciri sapi yang dianjurkan sesuai sunah Nabi Muhammad SAW dan sehat sesuai dengan ahli Kesehatan hewan.
Untuk memenuhi hal tersebut, maka dibutuhkan perhatian sserius terhadap hal-hal berikut ini.
Kriteria Sapi Menurut Syariat Islam
Sapi untuk kurban harus memenuhi syariat Islam sesuai dengan yang disunahkan oleh Nabi Muhammad SAW, agar kurban yang dilakukan bisa sah dan diterima Alloh SWT. Berikut beberapa kriteria yang harus dipenuhi :
- Umur Cukup
Untuk dijadikan hewan kurban, sapi harus berumur minimal dua tahun dan telah masuk tahun ketiga. Usia bisa dilihat dari gigi (dikenal dengan istilah “poel”).
- Tidak Cacat
Sapi yang akan disembelih, tidak diperbolehkan memiliki cacat anggota tubuhnya, yang mencakup : buta salah satu mata, kakinya pincang parah dan tidak memiliki sebagian besar telinga atau ekor
- Menjadi Miliki Yang Sah
Sapi harus milik sendiri atau rombongan, bukan hasil curian atau hasil merampas hak orang lain.
- Waktu Penysembelihan Tepat
Terdapat waktu penyembelihan yang hanya boleh dilakukan umat Islam. Mulai setelah salat Idul Adha sampai sebelum matahari terbenam tanggal 13 Dzulhijjah.
Disamping syariat Islam, Kesehatan hewan kurban juga harus diperhatikan. Kementan bekerja sama dengan Dinas Peternakan di berbagai daerah telah memantau peredaran hewan kurban. Selain itu, ada juga panduan yang diberikan agar masyarakat bisa lebih waspada dalam memilih.
Menurut Kementerian Pertanian (Kementan), terdapat beberapa indikator fisik dan perilaku sapi dinyatakan sehat, antara lain :
- Tidak Mengalami Luka atau Cacat
Pastikan tubuh sapi tidak mengalami luka terbuka, pincang, atau cacat tubuh seperti tanduk patah atau telinga rusak.
- Mata Cerah dan Tidak Sayu
Mata yang tampak bersinar pada sapi menunjukkan hewan itu sehat. Visa ditandai dengan mata yang bersih, cerah, tidak berair, dan tidak sayu. Jika matanya tampak kusam, bisa jadi sedang sakit.
- Bulu Mengkilap dan Tidak Rontok Berlebihan
Sapi sehat memiliki bulu yang halus dan mengkilap. Bila bulunya kusam, rontok berlebihan, atau ada benjolan di kulit, segera waspadai.
- Tidak Batuk dam Pernafasan Normal
Seperti hewan pada umumnya, sapi sehat tidak batuk, tidak sesak, dan tidak mengeluarkan cairan dari hidung. Selain itu, juga pernafasannya normal.
- Nafsu Makan Tinggi
Sapi sehat akan aktif makan dan tidak pilih-pilih pakan. Nafsu makan yang menurun biasanya jadi pertanda ada gangguan pencernaan atau penyakit lainnya.
- Kotoran Normal
Bentuk kotoran sapi sehat terlihat padat dan tidak berlendir. Jika kotoran terlalu encer atau berlendir, bisa jadi ada infeksi.
Mengacu dari uraian diatas, maka dalam memilih sapi kurban bukan hanya soal harga dan ukuran. Lebih dari itu, sapi harus sehat secara medis dan sah menurut agama. Dengan mengetahui ciri-cirinya, diharapkan ibadah kurban bisa sesuai dengan syariat agama dan tetap menjaga kaidah kesihatan.
Selamat Hari Raya Idul Adha 1446 H.





