Sisi Baik Hujan yang sering Dilupakan Manfaatnya

Manfaat Hujan
Ilustrasi hujan (Foto: tirto.id)

Jogjakeren.com – Musim hujan telah memasuki beberapa wilayah di Indonesia. Salah satu wilayah yang sering mengalami hujan adalah Yogyakarta. Semula, kota ini tergolong daerah yang panas saat musim hujan belum tiba. Kini kota ini selayaknya sudah perlu disiram dengan air hujan. 

Meskipun hujan menjadi sejumlah kegiatan tertunda, namun fenomena hujan menyimpan manfaat yang sering disia-siakan. Bahkan para nenek moyang dahulu menganggap air hujan menjadi penyebab demam, dan flu, akan tetapi anggapan tersebut menjadi mitos yang perlu diluruskan. 

Berikut penjelasan manfaat hujan bagi makhluk hidup: 

Read More
  1. Memenuhi Kebutuhan Air Makhluk Hidup

Melalui air hujan kebutuhan makhluk hidup di bumi ini tercukupi. Bagaimana tidak, dengan air hujan, sumur-sumur bisa terisi dan dapat digunakan untuk mencuci, memasak, serta mandi. Tak hanya itu, tumbuh-tumbuhan pula menjadi lebih subur, dan dapat tumbuh dengan baik. 

  1. Menjaga Kesuburan Tanah

Manfaat air hujan dapat membantu dalam meningkatkan kesuburan tanah dengan membawa nutrisi dari atmosfer ke tanah. Air hujan juga dapat membantu dalam mengendapkan partikel-partikel besar dari tanah yang terbawa oleh air, sehingga dapat meningkatkan kualitas tanah.

  1. Suara Hujan Menciptakan Ketenangan Pikiran

Suara hujan yang khas dapat memberikan efek menenangkan pada pikiran. Dalam dunia anak, suara ini sekaligus menjadi pengalaman sensorik yang dapat membantu meredakan stres dan kecemasan.

  1. Melatih Keseimbangan dan Koordinasi

Air hujan menyebabkan tanah menjadi basah. Hal tersebut menjadikan tantangan tambahan untuk anak-anak apabila mereka senang bermain hujan-hujanan. Perubahan tanah yang semula kering menjadi basah mampu melatih keseimbangan dan koordinasi motorik mereka saat berhujan-hujanan. 

Namun saat anak bermain air hujan supaya tetap harus melihat kondisi anak. Bermain air hujan saat imunitas yang menurun, dapat menyebabkan beberapa virus masuk. Hal inilah yang menyebabkan demam, batuk dan pilek menyerang anak. Jadi bukan karena air hujannya ya.

  1. Sarana edukasi untuk anak

Fenomena hujan memberikan pembelajaran baik untuk anak-anak. Melalui pengantar komunikasi orang tua, anak bisa menjadi tahu tentang proses terjadinya hujan, siklus air, proses penyerapan air, bahkan sejumlah manfaat air hujan untuk makhluk hidup di bumi. Alih-alih hal ini menjadi perekat hubungan antara orang tua dan anak menjadi lebih hangat. 

Fenomena hujan bukanlah suatu kabar buruk bagi kita. Akan tetapi sisi baik fenomena hujan ini menjadi tanda syukur kita kepada Tuhan karena telah menciptakan hujan di dunia. Melalui musim hujan kita dapat memetik pembelajaran dan manfaat baik untuk kelangsungan makhluk hidup di bumi. 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *