Jogjakeren.com – Kalau ngomongin sejarah Indonesia, yang terlintas kepala biasanya; penjajahan Belanda ratusan tahun, perjuangan pahlawan, sampai akhirnya merdeka tahun 1945. Tapi tahukah kamu, ada satu daerah yang punya kisah beda banget? Yup, Yogyakarta!
Banyak orang belum tahu kalau Jogja ternyata nggak pernah benar-benar dijajah oleh Belanda. Mengapa Yogyakarta Tidak Pernah Dijajah Belanda?
Perjanjian Giyanti (1755)
Perjanjian ini membagi Kerajaan Mataram menjadi dua kerajaan merdeka, yaitu Kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta. Kesultanan Yogyakarta yang dipimpin Sri Sultan Hamengkubuwono I, mempunyai kendali penuh atas rakyat dan wilayahnya. Jadi walaupun Belanda ada di sekitar, kekuasaan mereka nggak sampai masuk ke dalam pemerintahan kesultanan.
Hubungan Diplomatik
Belanda memiliki hubungan yang cukup baik dengan Kesultanan Yogyakarta, bahkan memberikan pengakuan setara atas statusnya. Yogyakarta bertindak sebagai negara federal dalam Hindia Belanda, bukan wilayah taklukan.
Status Daerah Istimewa
Yogyakarta mendapatkan status Daerah Istimewa (DIY) setelah bergabung dengan Republik Indonesia. Status ini diberikan sebagai penghargaan karena Yogyakarta tidak pernah secara langsung dijajah, dan sebagai imbalannya, Yogyakarta secara sukarela bergabung dengan Indonesia.
Keistimewaan Yogyakarta makin kelihatan setelah Yogyakarta menjadi ibu kota sementara Indonesia tahun 1946-1949. Sultan bahkan bantu pemerintah baru dengan dana pribadi dan fasilitas buat perjuangan. Makanya, sejak saat itu Yogyakarta makin dikenal sebagai kota perjuangan dan kota istimewa.
Istimewa Nggak Cuma Nama
Status “Istimewa” Yogyakarta bukan cuma julukan manis, tapi resmi banget. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012, Yogyakarta diakui sebagai Daerah Istimewa. Sampai sekarang, gubernurnya selalu dijabat oleh Sultan yang sedang berkuasa, sebagai bentuk penghormatan terhadap peran besar kesultanan di masa lalu.
Jadi, lain kali kamu nongkrong di Malioboro atau ngopi di sudut Kota Yogyakarta, ingat ya kamu lagi duduk di tanah yang nggak pernah dijajah. Mungkin itu juga alasan kenapa suasana Yogyakarta selalu terasa damai, karena dari dulu, jiwanya udah merdeka duluan.





