DIY Menjadi Provinsi Dengan Tingkat Kegemaran Membaca Tertinggi

Kegemaran Membaca
Ilustrasi sedang membaca buku (Sumber : pixnio)

Jogjakeren.com – Salah satu budaya penting dalam perkembangan pendidikan sebuah negara adalah membaca. Badan Pusat Statistik (BPS) mengeluarkan hasil data tingkat kegemaran membaca (TGM) masyarakat Indonesia per provinsinya. Dalam data tersebut, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menduduki posisi pertama provinsi dengan tingkat kegemaran membaca yang tertinggi.

Perpustakaan Nasional (Perpusnas) mencatat, rerata penduduk DI Yogyakarta membaca buku sekitar 5 sampai 6 kali dalam sepekan, dengan durasi membaca rata-rata 2 jam 9 menit per hari, serta jumlah buku yang dibaca rata-rata 5 sampai 6 buku per tiga bulan.

Secara lengkap, berikut ini skor TGM seluruh provinsi di Indonesia pada 2023, dari yang tertinggi hingga terendah:

  1. DI Yogyakarta: 73,27 poin
  2. Jawa Tengah: 71,31 poin
  3. Jawa Barat: 70,47 poin
  4. DKI Jakarta: 69,94 poin
  5. Jawa Timur: 69,78 poin
  6. Kalimantan Utara: 69,31 poin
  7. Sumatera Barat: 68,46 poin
  8. Kalimantan Timur: 68,46 poin
  9. Sulawesi Selatan: 68,2 poin
  10. Jambi: 68,1 poin
  11. Sulawesi Tenggara: 68,02 poin
  12. Nusa Tenggara Timur: 67,81 poin
  13. Bali: 67,39 poin
  14. Kalimantan Selatan: 67,14 poin
  15. Sumatera Utara: 67,01 poin
  16. Riau: 66,69 poin
  17. Aceh: 66,64 poin
  18. Lampung: 66,38 poin
  19. Banten: 66,23 poin
  20. Bangka Belitung: 66,17 poin
  21. Kalimantan Tengah: 65,95 poin
  22. Maluku Utara: 65,9 poin
  23. Kepulauan Riau: 65,8 poin
  24. Nusa Tenggara Barat: 65,58 poin
  25. Kalimantan Barat: 65,19 poin
  26. Sulawesi Barat: 64,86 poin
  27. Gorontalo: 64,59 poin
  28. Bengkulu: 64,54 poin
  29. Sulawesi Utara: 64,41 poin
  30. Sumatera Selatan: 64,15 poin
  31. Maluku: 62,88 poin
  32. Papua Barat: 62,8 poin
  33. Sulawesi Tengah: 61,28 poin
  34. Papua: 60,58 poin

Untuk skala nasional, berdasarkan hasil Kajian Kegemaran Membaca Masyarakat Indonesia 2023 yang dikeluarkan oleh Perpustakaan Nasional, melalui Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca, pada bulan Oktober 2023 menunjukkan bahwa TGM masyarakat Indonesia tahun 2023 sebesar 66,77 poin (skala 0 – 100) termasuk dalam kategori “sedang”.

Nilai TGM tahun 2023 lebih tinggi sebesar 2,87 poin dari tahun 2022 sebesar 63,90 poin (skala 0 – 100). Sedangkan hasil Kajian TGM Tahun 2020 sebesar 55,74 dan Tahun 2021 sebesar 59,52. Hal ini menggambarkan bahwa TGM masyarakat Indonesia mengalami kenaikan dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2023.

Untuk memberi nilai TGM, terdapat 5 komponen sebagai berikut:

  1. Secara rata-rata, frekuensi membaca masyarakat Indonesia tahun 2023 dengan skor 69,96 atau sebanyak 5 kali per minggu.
  2. Secara rata-rata lama waktu (durasi) membaca masyarakat Indonesia tahun 2023 dengan skor 56,88 atau selama 1 jam 47 menit per hari atau 10 jam 19 menit per minggu.
  3. Secara rata-rata jumlah bahan bacaan yang dibaca oleh masyarakat Indonesia tahun 2023 dengan skor 73,14 atau sebanyak 5 – 6 bahan bacaan per tiga bulan.
  4. Rata-rata frekuensi akses internet masyarakat Indonesia untuk mengakses bahan bacaan 2023 dengan skor 74,36 atau sebanyak 5 – 6 kali per minggu.
  5. Rata-rata durasi akses internet masyarakat Indonesia untuk mengakses bahan bacaan tahun 2023 dengan skor 61,16 atau selama 1 jam 57 menit per hari atau 11 jam 56 menit per minggu.

Dengan membaca, sebuah negara akan meningkatkan kemampuan literasinya sekaligus kemampuan daya kritis manusianya, yang akan membawa negara tersebut ke pembangunan sumber daya manusia yang mumpuni. Semakin tinggi tingkat kegemaran membaca akan berbanding lurus dengan kualitas manusianya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *