Jogjakeren.com – Jogja menyimpan potensi wisata alam yang menarik dan beberapa di antaranya bahkan dapat dinikmati tanpa biaya. Salah satunya adalah Embung Kaliaji, sebuah waduk buatan dengan nuansa eksotik di kaki Gunung Merapi. Embung Kaliaji awalnya difungsikan untuk irigasi pertanian salak di sekitarnya, namun juga menjadi destinasi wisata alternatif bagi pengunjung, bahkan mendukung Program Kampung Iklim Sangurejo yang baru dideklarasikan.
Embung Kaliaji dibangun pada tahun 2012 di Dusun Sangurejo, Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai langkah untuk mengembangkan potensi pertanian, khususnya tanaman salak. Lahan yang semula berupa rawa yang tidak dapat digunakan untuk pertanian kemudian diubah menjadi waduk oleh pejabat setempat untuk mendukung pertanian salak, yang merupakan komoditas unggulan di Sleman.
Sarana Konservasi Air dan Irigasi
Embung Kaliaji memiliki luas kawasan sekitar 20.000 m2, dengan waduk berukuran 11.000 m2 dan area lain seluas 9.000 m2. Embung ini dapat menampung 54.500 m3 air dan dapat untuk mengairi lahan sawah dan perkebunan salak seluas 11 ha. Untuk menjaga kelestariannya, para dai dan masyarakat pun diajak berperan serta.

Embung Kaliaji ini dibangun pula untuk (1) penampungan air hujan untuk memenuhi kebutuhan air di musim kemarau, termasuk mengairi persawahan warga. Selain itu Embung Kaliaji juga dimanfaatkan sebagai (2) tempat budidaya ikan, (3) destinasi ekowisata, dan (4) aktivitas olahraga, seperti: bersepeda, berlari, berkuda, atau sekadar bersantai, (5) pemenuhan hobi masyarakat, seperti: memancing dan fotografi lanskap, (6) tempat berlatih berenang, mengapung dan menyelam oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Senkom Mitra Polri DIY, (7) atau sekadar bersantai.
Keistimewaan Embung Kaliaji tidak hanya terletak pada keindahan pemandangannya, namun juga manfaatnya sebagai sarana pengelolaan air dan irigasi. Lokasi yang masih asri membuatnya menjadi tempat yang nyaman untuk melepas penat dan menyegarkan pikiran.
Akses ke Lokasi
Dari pusat Kota Yogyakarta, ada beberapa jalur yang bisa ditempuh untuk menuju lokasi, salah satunya melalui jalan AM. Sangaji yang berada di sebelah utara Tugu Pal Putih. Melewati jalan tersebut, anda berjalan lurus ke utara hingga melewati jalan lingkar utara dan masuk ke jalan Palagan Tentara Pelajar hingga sampai perempatan Pulowatu. Dari perempatan tersebut belok kiri hingga lampu merah Turi, kemudian ambil arah kanan sampai melewati pasar Turi. Setelah pasar belok kiri, dan kira-kira 200 meter akan terlihat embung Kaliaji.
Dengan jarak tempuh sekitar 18 kilometer dari Tugu Pal Putih, pengunjung dapat menikmati pemandangan Gunung Merapi dari tepi embung. Penatnya perjalanan akan sirna ketika menikmati indahnya panorama yang tersaji. Jika cuaca cerah, kemegahan Gunung Merapi semakin menegaskan bahwa wisata ini layak Anda kunjungi.
Kawasan wisata ini juga menyediakan fasilitas untuk berkemah dan berkeliling bersama keluarga. Kebersihan embung yang terjaga dan kejernihan airnya akan memanjakan mata para wisatawan.





