Es Teler, Sang Raja Minuman Segar Khas Indonesia

es teler
Es Teler (sumber gambar: freepik)

Jogjakeren.com – Ketika cuaca panas terik, tak ada yang bisa mengalahkan kesegaran semangkuk es teler. Minuman ini bukan hanya sekadar campuran buah dan es, melainkan sebuah mahakarya kuliner yang menyatukan beragam cita rasa dalam harmoni yang sempurna. Namun, di balik popularitasnya yang luar biasa, es teler memiliki asal-usul yang cukup menarik dan seringkali luput dari perhatian.

Es teler adalah minuman khas Indonesia yang ditemukan pada tahun 1968 oleh seorang pedagang bernama Tukiman Darmowijono di Jakarta. Tukiman meracik es dengan buah-buahan lokal seperti alpukat, kelapa muda, dan nangka, lalu menyajikannya dengan sirup, santan, dan susu kental manis. Racikan yang unik dan menyegarkan ini lantas membuat banyak orang ketagihan hingga merasa “teler” atau mabuk kepayang karena kenikmatannya. Nama unik inilah yang kemudian melekat pada minuman ini hingga sekarang.

Konsep es teler kemudian dikembangkan dan dipopulerkan oleh beberapa pedagang lainnya, yang masing-masing mengklaim sebagai penemu aslinya. Meskipun demikian, sosok Tukiman tetap diakui sebagai pionir yang merintis popularitas minuman ini. Resepnya yang sederhana namun brilian terbukti bisa bertahan dan berkembang. Es teler bahkan dinobatkan sebagai minuman nasional melalui sebuah kontes yang diadakan oleh majalah Warta Kota pada tahun 1982.

Read More

Tidak hanya di Indonesia, es teler juga mulai dikenal di mancanegara. Kelezatannya yang eksotis dan kaya akan buah-buahan tropis menjadikannya favorit di restoran-restoran Indonesia di luar negeri. Kombinasi rasa gurih dari santan, manis legit dari susu, dan tekstur lembut dari buah-buahan menjadikan es teler pilihan yang tidak pernah salah untuk menghilangkan dahaga. Kisah sederhana Tukiman membuktikan bahwa inovasi kuliner bisa lahir dari mana saja, bahkan dari pinggir jalan, dan dapat menjadi warisan budaya yang mendunia.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *