Ratusan Pesilat Ikuti Baja Cup #3, Persinas ASAD Bantul Siapkan Atlet Berprestasi

Pengkab Persinas ASAD Bantul menggelar Kejurkab bertajuk Baja Cup #3 yang berlangsung pada 18-19 Juli 2026 di Padepokan Persinas ASAD Pundong, Bantul
Pengkab Persinas ASAD Bantul menggelar Kejurkab bertajuk Baja Cup #3 yang berlangsung pada 18-19 Juli 2026 di Padepokan Persinas ASAD Pundong, Bantul

Bantul, Jogjakeren.com – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persinas ASAD Kabupaten Bantul menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Persinas ASAD bertajuk Baja Cup #3. Kejuaraan yang diikuti ratusan pesilat dari 19 ranting se-Kabupaten Bantul tersebut berlangsung di Padepokan Persinas ASAD. Padepokan ini berlokasi di Pundong, Bantul, dan diselenggarakan pada Sabtu (18/7/2026).

Ketua Pengurus Provinsi Persinas ASAD DIY, Eka Budiyana, menegaskan bahwa tujuan utama Baja Cup bukan semata mengejar prestasi. Yaitu untuk membentuk pesilat yang memiliki karakter luhur. Menurutnya, kejuaraan bukan tujuan akhir, yang paling penting adalah pembinaan karakter.

Ketua Pengprov Persinas ASAD DIY, Eka Budiyana hadir membuka Kejurkab Persinas ASAD Bantul pada Sabtu (18/7/2026)
Ketua Pengprov Persinas ASAD DIY, Eka Budiyana hadir membuka Kejurkab Persinas ASAD Bantul.

“Tunjukkan sportivitas sesuai kemampuan yang telah dilatih, karena kesempatan meraih prestasi masih terbuka melalui berbagai kejuaraan hingga tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Read More

Eka menjelaskan, Baja Cup #3 diikuti sekitar 126 atlet pada kelas tanding dan 12 peserta kelas seni. Ia juga mengapresiasi konsistensi Pengkab Persinas ASAD Bantul yang telah tiga kali menyelenggarakan kejuaraan tersebut. “Bantul merupakan kabupaten kedua di DIY setelah Sleman yang rutin menggelar kejuaraan sebagai wadah pembinaan atlet sejak usia dini,” ujarnya.

Ia berharap pembinaan tidak hanya menghasilkan pesilat yang unggul secara teknik, tetapi juga memiliki karakter luhur sesuai 29 karakter luhur Persinas ASAD. Selain itu, para atlet diharapkan mampu menjaga prestasi akademik serta memiliki pemahaman keagamaan yang baik sebagai bekal kehidupan di masa depan. “Atas nama pribadi dan juga kepengurusan di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, sekali lagi saya ucapkan selamat bertanding,” pungkasnya dilanjutkan membuka kegiatan dengan memukul gong.

Sementara itu, Ketua Pengkab Persinas ASAD Bantul, Darto Winarso, mengatakan pendidikan karakter tetap menjadi prioritas utama dalam setiap proses pembinaan. Menurutnya, kemampuan bela diri harus berjalan seiring dengan pembentukan sikap disiplin, jujur, dan bertanggung jawab. “Tujuan utama Baja Cup #3 adalah membentuk karakter luhur. Setelah itu baru keterampilan pencak silat. Kejuaraan ini juga menjadi alat ukur hasil latihan yang selama ini dilakukan secara rutin,” kata Darto.

Ia menambahkan, semakin sering atlet mengikuti latihan dan berbagai turnamen, semakin besar peluang mereka meningkatkan kemampuan. Karena itu, pihaknya mendorong seluruh ranting agar terus menggelar latihan secara berkesinambungan dan lebih intensif. “Dengan demikian lahir atlet-atlet yang mampu berprestasi di tingkat kabupaten, provinsi, nasional, hingga internasional,” harapnya.

Seluruh peserta Kejurkab Persinas ASAD Bantul bertajuk Baja Cup #3
Seluruh peserta Kejurkab Persinas ASAD Bantul bertajuk Baja Cup #3

Ketua Panitia BajaCup #3, Muhammad Ihsan, mengatakan Baja Cup #3 akan berlangsung hingga 19 Juli 2026 yang diikuti sekitar 126 atlet pada kelas tanding dan 12 peserta kelas seni. Ia menyebut, kejuaraan tersebut juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antarpesilat juga untuk menanamkan nilai sportivitas, disiplin, kejujuran, dan akhlak mulia.

“Melalui ajang ini diharapkan lahir bibit-bibit atlet Persinas ASAD Bantul yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai level kompetisi,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *