Festival FORSGI Kabupaten Sleman, Tanamkan Karakter Anak Sejak Dini

Pemain U-10 dari tim FORSGI Kecamatan Sleman mengikuti Festival FORSGI Sleman, Minggu (5/6/2022).

Jogjakeren.com – Cara mendidik anak dapat berdampak terhadap psikologi perkembangan anak. Usia dan kepribadian masing-masing anak menjadi alasan setiap anak memiliki kebutuhan fisik dan emosional yang berbeda-beda. Memahami hal tersebut, Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) Sleman menanamkan karakter pada anak tentang kejujuran dan kedisiplinan melalui Festival FORSGI Kabupaten Sleman U-10, Minggu (5/6/2022).

“Walaupun anak-anak belum mengenal bola, setelah terbentuknya FORSGI ini anak-anak dapat bermain bola bahkan mampu berkembang. Dengan sepak bola, anak-anak terbentuk menjadi bibit unggul yang berkarakter baik,” tutur Kawit Suharja, S.Pd.Jas., selaku perwakilan pengurus FORSGI DIY.

Read More

Kawit juga mengutarakan bahwa nilai karakter itu selalu dimunculkan pada anak-anak oleh pelatih dan pembina saat berlatih. Dengan begitu, anak memiliki pribadi yang baik dan emosi yang tidak mudah terpancing ketika berlaga di tingkat nasional dan internasional.

“Sepak bola menjadi olahraga yang banyak peminatnya, semoga kita bisa bersama-sama mengembangkan nilai-nilai karakter dan budaya yang ada di sepak bola. Apalagi anak-anak yang memiliki semangat juang, mereka bisa menjadi pemain terbaik untuk Indonesia,” jelasnya.

Dalam membentuk karakter tersebut, tentunya ada kesulitan sendiri saat melatih anak-anak. Pelatih FORSGI Kecamatan Sleman, Lukman Angsori, S.Pd., mengatakan bahwa anak-anak itu masih senang bermain sehingga menjadikan latihan kurang fokus. Selain itu, Eka Candra selaku pelatih FORSGI Kecamatan Ngemplak juga menuturkan anak-anak masih kurang bisa menangkap pemahaman.

“Namun, itulah keunikan dari anak-anak. Mereka mempunyai talenta masing-masing. Kami sebagai pembina harus mewadahi bakat dari anak-anak,” pungkas Candra.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.