Pemakaian face shield selama proses pengulitan hewan kurban.
jogjakeren.com – Pandemi Covid-19, masyarakat selalui diimbau untuk berhati-hati dan melakukan penjagaan diri dengan menerapkan protokol kesehatan. Demikian pula saat bertepatan dengan hari raya Idul Adha 1441 H yang jatuh pada Jumat (31/7/2020) lalu.
Tidak mudah dan tidak terbiasa penggunaan standar protokol kesehatan yang lengkap, namun hal tersebut tidak mengurangi kegembiraan menyambut hari raya Idul Adha.
Meski demikian, proses penyembelihan hewan kurban tebilang sukses dan berjalan lancar.
Berikut ini beberapa foto kegiatan proses penyembelihan dengan menerapkan protokol kesehatan di Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalasan.
Proses merobohkan sapi yang akan disembelih oleh satu tim sapi.
Saat penyembelihan hewan kurban, face shield dan masker tetap digunakan.
Agar tim sapi tidak bercampur, maka lubang penyembelihan dibuat lebih banyak atau sesuai jumlah hewan kurban atau setengahnya. Contoh 8 sapi maka akan ada 4 lubang dan 4 tim. Satu tim menangani 2 sapi.
Selain anggota tim sama, tetap menjaga jarak saat pengulitan sapi.
Pemakaian face shield selama proses pengulitan hewan kurban.
Selain masker dan face shield, penggunaan sarung tangan juga bagian dari standar protokol kesehatan.
Standar pemotongan sapi: 1 sapi ditangani 1 tim dengan anggota tetap (7 orang), dan tidak boleh bertukar dengan tim sapi lain.
Menjaga jarak, menggunakan masker dan face shield saat pemotongan hewan kurban.
Proses pemotongan tulang, masker dan face shield tetap digunakan.
Petugas keamanan memastikan semua petugas kurban menerapkan protokol kesehatan, termasuk menawarkan masker pengganti apabila masker petugas telah basah.