Sleman, jogjakeren.com – Tradisi takjil yang sangat populer di bulan Ramadan diartikan sebagai hidangan untuk berbuka puasa, terutama makanan dan minuman manis yang disantap sebelum berlanjut ke menu utama. Pada tahun ini ibu-ibu muda MDT Al-Fattah Ummu Dani Salamah (MASDANIS) di bawah naungan PAC LDII Purwomartani bekerjasama membuat menu takjil untuk dijual.
Dengan konsep berjualan menggunakan kontainer maka diberi julukan “Kontainer Imut (Ibu-ibu Muda)” kegiatan ini sudah berlangsung seminggu sebelum bulan Ramadan tiba Senin (4/3/2024). “Jadi kegiatan ini dilakukan untuk melatih kreasi membuat menu takjil, melatih mental berjualan ibu muda MASDANIS dan menambah cuan di bulan Ramadan dengan menitipkan hasil masakan di kontainer ini,” kata Neva Purwanti salah satu ibu muda yang berpartisipasi di dalam kegiatan tersebut.

Menu yang disediakan beragam, seperti kolak pisang, bakmi pecel, pudding jagung, gorengan, es kopyor matcha, varian es teh rasa, salad buah dan lainnya. Harga jualnya pun sangat ramah dikantong mulai dari Rp3.000 rupiah hingga Rp10.000 rupiah. Kontainer Imut ini bisa dijumpai di pinggir jalan utara Candi Sambisari selama bulan Ramadan.
Kegiatan yang bermanfaat tersebut menjadi warna baru untuk MASDANIS terutama dalam bidang kemandirian karena ibu-ibu muda pertama kali mengadakan kegiatan berjualan takjil. “Semoga bisa menjadi pengalaman ibu-ibu muda untuk berjualan di tengah repot mengurus anak dan semoga bisa berkembang, maju serta menjadi inspirasi untuk ibu-ibu muda di luar sana,” ujar Neva.





