Jogja Peduli Bantu Masyarakat Selama Pandemi Virus Corona

Jogja Peduli
Gerakan Jogja Peduli dalam rangka membantu masyarakat selama pandemi virus corona

jogjakeren.com – Jogja Peduli, adalah gerakan kampanye hidup bersih dan sehat agar terhindar dari virus corona (COVID-19). Jogja Peduli juga membantu masyarakat dalam mengatasi kelangkaan handsanitizer selama pandemi virus corona. Dr rer nat Ronny Martien MSi adalah dosen Fakultas Farmasi UGM yang memprakarsai kegiatan Jogja Peduli.

Melalui Jogja Peduli, Ia membuat cairan pembersih tangan atau handsanitizer dari daun sirih hijau yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat. Handsanitizer dari daun sirih telah teruji dapat membunuh bakteri dan aman digunakan.

Ronny mengatakan, saat ini dia terus membuat handsanitizer daun sirih. Rencananya produk tersebut akan secara rutin dibagikan para relawan yang tergabung dalam gerakan Jogja Peduli secara gratis pada masyarakat Yogyakarta.

Read More

“Sebenarnya sudah siap untuk dibagikan hingga 10.000 botol, tetapi kendalanya kesulitan untuk mendapatkan botol kemasan kecil sehingga tadi baru dibagi 7.000 botol handsanitizer,” ungkapnya.

Ronny menyebutkan, pembagian handsanitizer ini melibatkan banyak komunitas antara lain dari Gelanggang UGM, Konco Ngepit, Sehat untuk Bekerja, Pawiyatan Pamong Jogja, PKK Pogung Kidul, Muda Mudi Pogung Kidul, dan Konco Munggah Gunung.

Jogja Peduli
Pembagian handsanitizer secara gratis kepada masyarakat

Pembagian handsanitizer dilakukan dengan sasaran masyarakat yang tengah melintas di ruas jalan Ring Road Yogyakarta terutama di perempatan Jalan Kaliurang, perempatan Jalan Monjali, perempatan Gejayan, serta pasar Kranggan. Selain itu, handsanitizer juga dibagikan pada paguyuban tukang parkir di Jalan Kaliurang dan Kentungan selatan.

Pembagian handsanitiser tidak hanya dilakukan di wilayah tersebut, tetapi juga dibagikan ke daerah Bantul dan Kulon Progo. Pembagian di dua kabupaten tersebut dilakukan oleh relawan dari komunitas Pawiyatan Pamong Jogja.

“Metode pembagian handsanitizer oleh relawan dengan hit and run. Setelah membagi lalu bergerak ke tempat lain untuk meminimalisir kerumunan atau pengumpulan massa,” terangnya.

“Bersama dengan sejumlah relawan dari beberapa komunitas kita bagikan 7.000 handsanitizer ukuran 60 ml dan 100 ml secara cuma-cuma kepada masyarakat,” jelas Ronny usai kegiatan pembagian handsanitizer “Piperantis”, Kamis (26/3/2020).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 comments