Jogjakeren.com – Bagi pecinta kain batik, saat berada di Kota Yogyakarta, kamu bisa meluangkan waktu untuk mendatangi Kampung Batik Giriloyo. Lokasi tempat wisata edukasi ini ada di Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul.
Kampung Batik Giriloyo telah dikenal sebagai salah satu sentra batik di DIY yang kaya akan sejarah. Kampung ini juga memiliki Paguyuban Batik Giriloyo, sebuah perkumpulan dari 12 kelompok kecil perajin batik di tiga dusun, yaitu Giriloyo, Cengkehan, dan Karang Kulon.
Batik yang ada di tempat ini merupakan turun-temurun dari abad ke-17 yang merupakan batik klasik Mataram. Dalam sejarahnya, batik pada zaman dahulu dipakai oleh para bangsawan, bukan orang biasa. Masyarakat setempat kemudian diajarkan membatik lantaran adanya kebutuhan sandang yang cukup banyak dari Kerajaan Mataram pada waktu itu.
Lalu pada tahun 2006, gempa mengguncang Yogyakarta. Bencana tersebut merusak ratusan ribu rumah dan menyebabkan ribuan orang meninggal. Peristiwa tersebut juga menjadi awal berdirinya Paguyuban Batik Giriloyo, sekaligus pemberdayaan perajin batik di area tersebut.
Eduwisata Kampung Batik Giriloyo

Kampung Batik Giriloyo buka dari pukul 08.00 – 17.00 WIB. Jika dari Stasiun Yogyakarta atau Stasiun Tugu, jaraknya 17-18 kilometer dengan waktu berkendara sekitar 32 menit.
Wisatawan yang datang ke sini dianjurkan ikut salah satu kegiatan andalan tempat ini, yaitu belajar membatik. Selain menambah pengalaman, kegiatan ini dapat memberi pemahaman baru akan batik serta melatih kesabaran dan kreativitas.
Kegiatan ini sudah dilengkapi peralatan, bahan, dan pengajar yang sudah berpengalaman. Setelah membatik, peserta juga bisa melihat proses pewarnaan. Selanjutnya, kain batik hasil karya mereka sendiri boleh dibawa pulang setelah dijemur.
Durasi untuk kegiatan ini mulai dari satu jam. Kegiatan ini dibagi dalam beberapa paket. Paket terkecil untuk lima orang dibanderol dengan harga mulai dari Rp250.000. Namun jika hanya satu orang saja, maka dibanderol Rp25.000 per orang, cuma batik saja.
Paket batik ditambah snack Rp35.000 per orang. Paket batik ditambah snack dan makan harganya Rp55.000. Ada juga paket membatik syal dengan panjang satu meter dan lebar 15 sentimeter (cm) dengan harga mulai dari Rp100.000 per orang.
Motif untuk belajar membatik biasanya motif yang mudah, salah satunya bunga. Jika peserta ingin motif klasik, dianjurkan untuk memberitahu pihak pengelola agar disiapkan terlebih dahulu.
Galeri Kampung Batik Giriloyo

Kampung Batik Giriloyo memiliki galeri yang letaknya tidak jauh dari pendopo tempat belajar membatik. Sembari menunggu kain hasil kegiatan belajar membatik kering, wisatawan bisa mengunjungi tempat ini.
Galeri ini mengoleksi kain batik dalam beragam motif dan ukuran, baik batik tulis maupun batik cetak. Harga yang ditawarkan tergantung beberapa hal, di antaranya bahan, motif, ukuran, dan proses pembuatannya. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp500.000 sampai Rp2 jutaan untuk kain batik 2,5 meter. Kalau kain sutra sekitar Rp3 jutaan. Tidak hanya itu, ada pula syal batik dengan harga mulai dari Rp200.000.
Galeri ini telah menyediakan metode pembayaran tunai dan non-tunai, salah satunya melalui scan kode QR. Kendati demikian, menurut dilansir dari Kompas.com, sinyal di tempat tersebut kurang stabil. Oleh karena itu, wisatawan yang ingin berbelanja dianjurkan menyiapkan uang tunai.





