Jogjakeren.com – Bela negara menjadi suatu kewajiban bagi setiap warga Indonesia guna mempertahankan keutuhan NKRI. Salah satu bentuk perwujudan bela negara yaitu dengan bela diri. Hal ini diingatkan Suwarjo, S.I.P., M.Si., Ketua DPD LDII Sleman saat menghadiri Musyawarah Kabupaten (Muskab) Perguruan Pencak Silat Nasional (PERSINAS) Aman Selamat Ampuh Damai (ASAD) IV Sleman, Minggu (20/3/2022).
Muskab bertemakan “Melalui Muskab IV PERSINAS ASAD Kabupaten Sleman, Kita Tingkatkan Kontribusi PERSINAS ASAD dalam Bela Negara untuk Mempertahankan Keutuhan NKRI”. Perhelatan ini diselenggarakan di Balai Kalurahan Caturharjo, Ngaglik, Sleman dengan dihadiri 85 peserta. Turut hadir 13 pengurus kecamatan yang diwakili 5 wilayah, muskab diselenggarakan guna mengevaluasi satu periode sebelumnya dan membentuk kepengurusan PERSINAS ASAD Sleman masa bakti 2022-2027.
Dengan bela diri ini, Suwarjo berharap semangat bela negara dapat terpupuk serta terimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Tidak sekedar beladiri, tetapi juga dengan memahami nilai-nilai beladiri yang ada di dalamnya.
“Semoga Muskab IV ini menghasilkan kepengurusan yang solid dan mempunyai visi misi yang lebih baik. Dapat mewujudkan program yang selaras dengan visi misi sehingga menjadikan PERSINAS ASAD Kabupaten Sleman sebagai perguruan pencak silat yang lebih baik lagi,” harap Suwarjo.
Terselenggaranya muskab ini diharapkan dapat me-refresh program kerja sehingga dapat mengikuti perkembangan zaman. Dengan terbentuknya kepengurusan baru, Suwarjo memohon komunikasi yang baik dan hubungan yang erat tetap dilanjutkan untuk kebaikan kedua organisasi.
Ir. R. Hadi Hargana, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sleman turut menanggapi peran pesilat melalui bela negara dan mempertahankan keutuhan NKRI. “Kontribusi pesilat untuk NKRI sangat bagus, PERSINAS ASAD mengikuti penuh bela negara dan mempertahankan keutuhan NKRI,” tutur Hadi Hargana.





