Kompaknya Warga LDII Purwomartani: Siapkan Idul Adha dengan Gotong Royong dan Berkah Arafah

Idul Adha
Warga LDII Purwomartani ikuti kerja bakti bersama untuk menyambut Idul Adha 1446 Hijriah

Sleman, Jogjakeren.com – Aroma gotong royong dan kekompakan begitu pekat memenuhi Masjid Al-Fattah, Kadirojo 2, Purwomartani, Kalasan, hari Kamis (5/6) ini. Tak kurang dari puluhan warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Purwomartani, dari yang muda belia hingga sesepuh, tumpah ruah dalam sebuah kerja bakti akbar. Bukan sekadar bersih-bersih biasa, namun sebuah persiapan matang menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah yang sudah di ambang pintu.

“Pagi sekali kami sudah kumpul di sini,” tutur Ibu Sri, salah satu peserta yang tampak cekatan menata karpet di halaman masjid. “Senang sekali rasanya melihat semua bergerak bersama. Ada yang membersihkan dalam masjid, bapak-bapak di luar sudah fokus menyiapkan area penyembelihan.”

Memang, kali ini kerja bakti memiliki fokus yang lebih spesifik. Para bapak dan pemuda terlihat sibuk memastikan segala alat penyembelihan dalam kondisi prima: pisau diasah tajam, golok diperiksa kekuatannya, dan tali-tali disiapkan dengan cermat. Bahkan, semprotan air bertekanan tinggi khusus untuk membersihkan area penyembelihan pun diuji coba, memastikan kebersihan optimal setelah proses kurban nanti.

Read More
Idul Adha
Antusiasme warga LDII Purwomartani dalam mengecek peralatan kurban sangat terlihat

Di sisi lain, beberapa pemuda lainnya sibuk memasang tenda-tenda kokoh yang akan menjadi peneduh bagi panitia dan warga saat proses kurban berlangsung. Sementara itu, terpal-terpal lebar dibentangkan, siap menjadi alas pelindung agar area tetap higienis. Tak lupa, mesin pemotong tulang juga dipersiapkan dan dicek fungsinya, demi memperlancar proses pencacahan daging kurban yang akan didistribusikan kepada masyarakat.

“Ini bukan hanya sekadar membersihkan atau menyiapkan alat, Mbak,” ucap Pak Aris, yang tangannya masih belepotan tanah setelah menata area pemotongan. “Ini wujud syukur kami. Setiap tetes keringat yang jatuh hari ini, kami harap jadi saksi keikhlasan kami dalam menyambut Idul Adha. Semua ini agar ibadah kurban bisa berjalan lancar, aman, dan barokah.”

Kerja bakti ini tak hanya soal fisik, namun juga menjadi oase silaturahmi yang menyejukkan. Tawa renyah dan canda ringan sesekali terdengar, memecah kesibukan. Anak-anak pun ikut nimbrung, ada yang membantu menyapu sisa daun, ada pula yang membawa minuman untuk para orang dewasa. Mereka belajar langsung tentang indahnya kebersamaan dan nilai-nilai pengorbanan.

Berbuka Puasa Arafah: Penutup Manis yang Penuh Keberkahan

Saat matahari mulai condong ke barat, kesibukan berangsur mereda. Seluruh persiapan telah rampung. Wajah-wajah yang tadi penuh peluh kini menyiratkan kelegaan dan kepuasan. Puncaknya, momen yang paling dinanti pun tiba: berbuka puasa Arafah bersama.

“Rasanya luar biasa,” ujar Dimas, matanya berbinar usai menyeruput teh hangat. “Setelah seharian beraktivitas, apalagi hari ini adalah puasa Arafah yang fadhilahnya besar, berbuka bersama di masjid ini sungguh nikmat. Hidangan sederhana jadi terasa istimewa.”

Di pelataran masjid, hidangan takjil dan makanan ringan terhampar. Dalam suasana remang senja yang syahdu, azan Magrib pun berkumandang, memecah keheningan. Dengan khusyuk, ratusan jamaah berbuka puasa bersama, merasakan kehangatan persaudaraan yang begitu kental. Momen ini bukan hanya sekadar mengakhiri puasa, namun juga menjadi pengikat jiwa, mempererat tali persaudaraan yang telah terjalin kuat.

Kegiatan kerja bakti dan berbuka puasa Arafah ini adalah potret nyata kebersamaan warga LDII Purwomartani. Sebuah semangat yang tak hanya membersihkan masjid secara fisik, namun juga menyucikan hati dan menumbuhkan kepedulian. Ini adalah persiapan yang paripurna, bukan hanya untuk Idul Adha, namun juga untuk mengukir sejarah kebersamaan yang indah di Kadirojo 2.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *