Kwarda DIY Dukung Penuh Kampung Pramuka Sangurejo Menuju ProKlim Lestari

proklim
Prosesi pemotongan tumpeng oleh Waka Organisasi, Manajemen dan Hukum Kwarda DIY dan Plt. Waka Pengabdian Masyarakat, Penanggulangan Bencana dan Lingkungan Hidup Kak Edy Heri Suasana, Sebagai rasa syukur atas capaian Kampung Pramuka ProKlim Pertama hasil kolaborasi dengan gerakan pramuka Sako Sekawan Persada Nusantara (SPN) – LDII DIY.

Sleman, Jogjakeren.com – Dalam rangkaian Deklarasi dan Training of Trainer Menuju Progam Kampung Iklim (ProKlim) Lestari, Kampung Pramuka Sangurejo merupakan salah satu dari 13 Kampung Pramuka binaan Kwarda DIY yang berhasil menorehkan pencapaian luar biasa dengan meraih predikat Proklim Utama dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Acara ini digelar sebaga bagian dari peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN), Senin (16/9/2024). 

Ketua Kwarda DIY yang diwakili Waka Organisasi, Manajemen dan Hukum Kwarda DIY Edy Heri Suasana menyampaikan bahwa Kampung Pramuka Sangurejo merupakan salah satu kampung yang berperan aktif dalam pengembangan masyarakat melalui ProKlim. “Kampung ini juga memadukan Adaptasi Perubahan Iklim Kepramukaan (APIK) dengan ProKlim Lestari, sehingga kolaborasi ini memberikan dampak signifikan dalam pembinaan lingkungan di masyarakat,” ujarnya. 

Edy yang juga Plt Waka Pengabdian Masyarakat, Penanggulangan Bencana dan Lingkungan Hidup Kwarda DIY menjelaskan bahwa di Kampung Sangurejo, APIK yang dimiliki oleh Kwarda DIY disinkronkan dengan ProKlim Lestari. Sinergi ini menciptakan pembinaan yang optimal berkat dukungan yang sangat kuat dari berbagai pihak, khususnya Satuan Komunitas Pramuka Sekawan Persada Nusantara (Sako SPN) yang aktif mendampingi masyarakat dalam upaya mencapai standar pembinaan Kampung Pramuka.

Read More

Dalam sambutannya, Edy mengucapkan selamat atas pencapaian Padukuhan Sangurejo. “Kami dari Kwarda DIY mengucapkan selamat kepada Kampung Pramuka Sangurejo yang telah menerima trofi ProKlim Utama. Kami berharap penghargaan ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan menuju ProKlim Lestari,” harapnya. Penghargaan ini merupakan bukti nyata dari kerja keras masyarakat Sangurejo dan keterlibatan mereka dalam upaya penguatan kapasitas adaptasi terhadap perubahan iklim serta penurunan emisi gas rumah kaca. 

Sangurejo juga telah mendeklarasikan dukungan menuju ProKlim Lestari. Deklarasi ini diikuti dengan Training of Trainer (ToT) untuk Program Kampung Iklim yang diadakan sebagai rangkaian kegiatan. “Dengan deklarasi ini, kami berharap Kampung Pramuka Sangurejo benar-benar dapat mencapai ProKlim Lestari. Kami sangat mengapresiasi kerja keras dan komitmen seluruh pihak yang telah mewujudkan pencapaian ini,” tutup Edy. 

Upaya menuju ProKlim Lestari bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan seluruh elemen masyarakat, seperti yang dilakukan oleh Kampung Pramuka Sangurejo. Melalui sinergi antara ProKlim dan APIK, kampung ini diharapkan dapat menjadi model bagi kampung-kampung lain di Indonesia dalam mengatasi dampak perubahan iklim serta mewujudkan lingkungan yang lestari.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *