Mengintip Kemegahan Candi Kalasan, Jejak Sejarah di Balik Indahnya Yogyakarta

Candi Kalasan Yogyakarta
Candi Kalasan Yogyakarta (sumber gambar: Kompasiana.com)

Jogjakeren.com – Yogyakarta memang tak pernah kehabisan pesona. Selain Candi Prambanan dan Borobudur yang mendunia, ada satu lagi permata tersembunyi yang menyimpan sejarah luar biasa: Candi Kalasan. Terletak di Jalan Raya Solo–Yogyakarta, tepatnya di Kalasan, Sleman, candi ini sering kali terlewatkan, padahal kemegahannya tak kalah memukau.

Candi Kalasan adalah salah satu candi Buddha tertua di Yogyakarta. Berdasarkan Prasasti Kalasan yang ditemukan di dekatnya, candi ini dibangun pada tahun 778 Masehi pada masa Dinasti Syailendra. Prasasti tersebut menyebutkan bahwa candi ini didirikan untuk menghormati Dewi Tara, yang dalam ajaran Buddha adalah perwujudan welas asih dan kebijaksanaan.

Bangunan utama candi ini memiliki arsitektur yang sangat unik. Dindingnya dihiasi dengan ukiran bermotif bunga, sulur-suluran, dan patung-patung dewa-dewi yang sangat detail. Pengunjung bisa melihat kemegahan arsitektur candi yang khas dengan stupa-stupa kecil yang mengelilingi bangunan utama, memberikan kesan megah dan artistik. Candi Kalasan juga dikenal dengan reliefnya yang menggambarkan makhluk-makhluk khayangan, seperti Kinara dan Kinari, yang berbadan burung dan berkepala manusia.

Read More

Daya Tarik bagi Wisatawan

Meskipun ukurannya lebih kecil dari Candi Prambanan, Candi Kalasan menawarkan pengalaman yang lebih intim dan tenang. Jauh dari keramaian, pengunjung bisa menikmati setiap detail ukiran tanpa terburu-buru. Suasana yang hening dan asri membuat tempat ini ideal untuk meditasi atau sekadar menikmati keindahan alam dan warisan budaya.

Bagi Anda yang gemar fotografi, Candi Kalasan adalah surga. Sinar matahari pagi atau senja yang menyinari dinding candi akan menciptakan bayangan yang dramatis dan warna keemasan yang memukau. Candi ini juga menjadi latar yang sempurna untuk foto-foto yang berkesan.

Selain itu, lokasi Candi Kalasan yang strategis—berada di jalur utama menuju objek wisata lain seperti Candi Prambanan, Candi Ratu Boko, dan Candi Sambisari—membuatnya mudah dijangkau. Setelah puas menjelajahi Candi Kalasan, Anda bisa melanjutkan petualangan ke tempat-tempat bersejarah lainnya di sekitarnya.

Candi Kalasan adalah bukti nyata kekayaan budaya dan spiritual yang dimiliki Yogyakarta. Mengunjunginya bukan hanya sekadar melihat bangunan tua, tetapi juga merasakan napas sejarah dan ketenangan yang tersimpan di balik setiap reliefnya. Jadi, saat berkunjung ke Yogyakarta berikutnya, jangan lewatkan kesempatan untuk mengintip kemegahan Candi Kalasan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *