Jogjakeren – Berwisata di sepanjang pantai selalu membawa ketenangan sendiri bagi penikmat alam. Menurut World Wide Fund for Nature (WWF), enam dari tujuh spesies penyu di dunia berada di perairan Indonesia sebagai habitat mencari makan dan berkembang biak, atau sekadar bermigrasi.
Dengan pemahaman tersebut maka tidak asing lagi bahwa terkadang keberadaan sarang penyu dapat berada di antara pasir tempat pengunjung pantai bersantai menikmati keindahan laut. Keberadaan penyu-penyu tersebut tentu membawa atensi sendiri bagi para turis. Namun sebagai hewan yang dilindungi, turis pun juga harus memahami hal-hal yang perlu diperhatikan untuk membuat penyu tersebut tetap nyaman.
Jangan Menaiki Penyu
Faktanya, penyu yang ditemui di area pantai tidak boleh dipegang sama sekali. Mengganggu penyu dapat menyebabkan perubahan makan sekaligus kebiasaan bereproduksi mereka. Meski begitu, masih banyak warga yang menyentuh atau menaiki penyu untuk berfoto dan dibagikan ke sosial media. Hal tersebut tidak hanya mengganggu binatang yang dilindungi ini, tetapi juga mendorong orang lain untuk melakukan hal yang serupa.
Hindari Cahaya Yang Berlebihan Dari Senter
Lampu senter dapat menyebabkan betina yang bersarang menjadi meninggalkan sarangnya sebelum bertelur. Sementara itu tukik, atau penyu yang baru menetas, cenderung menggunakan cahaya dari langit malam seperti bulan dan bintang untuk menuju ke laut secara naluriah.
Jangan Memberi Makan Penyu
Di area pesisir dengan banyak pengunjung, terkadang penyu diberikan makanan tambahan seperti ayam, pakan peliharaan, atau roti. Meski kebanyakan menganggap hal tersebut normal, secara realistiknya, hal tersebut dapat menyebabkan gangguan jangka panjang. Penyu yang diberikan makanan di luar pakan normal di habitat aslinya dapat berbobot tiga kali lebih besar. Dari luar, penyu besar nampaknya tidak akan membuat ancaman serius ke spesies lain, tetapi penyu tersebut faktanya lebih berisiko mengalami gangguan kesehatan seperti penyakit liver atau masalah kardiovaskuler.
Jangan Meninggalkan Bawaan Besar di Pantai
Meja, kursi, payung sampai kendaraan diusahakan supaya tidak ditinggalkan di pantai ketika malam. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pada jalur penyu dan mencegah penyu untuk bertelur.
Hal-hal di atas merupakan standar untuk anda sekalian sebagai turis dalam menjaga keamanan penyu di habitatnya. Menjaga keamanan penyu tidak hanya menjaga ekosistem laut, tetapi juga menjaga keberadaan reptil langka tersebut untuk masa yang akan datang.
Penulis: Harissa Nur A.P
Mahasiswa KKN-PPM UGM





