Rencana Pembangunan Jogja Outer Ring Road (JORR) Masih Tunggu DED dari Pemerintah Pusat

Jogjakeren.com – Pemerintah Daerah DIY tengah mempersiapkan pembangunan Jogja Outer Ring Road (JORR), sebuah jalan lingkar luar yang diharapkan bisa mengurai kemacetan di kota Jogja. Sayangnya, proyek ini belum bisa berjalan lancar karena masih menunggu persetujuan dan dukungan dari pemerintah pusat, terutama terkait Detailed Engineering Design (DED).

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY, Anna Riyana Herbanti, usulan trase untuk JORR sudah disiapkan dengan cukup detail. Ada enam ruas jalan utama yang direncanakan membentang sepanjang lebih dari 113 kilometer.

Rinciannya seperti ini:

Read More
  • Sentolo menuju Minggir, panjangnya sekitar 16,459 km
  • Minggir ke Tempel, sepanjang 14,217 km
  • Tempel ke Prambanan, terpanjang dengan 35,257 km
  • Sentolo ke Imogiri, 22 km
  • Imogiri ke Piyungan, 16,325 km
  • Piyungan ke Kalasan, 9,155 km

Meski demikian, masih ada sekitar 23 km trase yang belum tersambung karena proses pembebasan lahan belum selesai. Hal ini menjadi salah satu tantangan utama yang harus dihadapi sebelum proyek bisa berjalan.

Anna juga menegaskan bahwa hingga kini, detail lokasi jalan sampai ke tingkat padukuhan belum bisa dipaparkan karena belum ada DED yang resmi. “Saat ini masih tahap konsep kelayakan. Detail-detail kecil baru akan terlihat setelah DED rampung,” katanya.

Baca Juga : Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Kompak Naik, Cek Daftarnya!

Selain itu, soal anggaran pun masih menjadi tanda tanya. Pemda DIY telah mengajukan dana ke pemerintah pusat, tapi belum ada keputusan pasti kapan anggaran itu bisa dicairkan. Jadi, proyek pembangunan JORR ini masih menunggu lampu hijau untuk bisa mulai dikerjakan.

Lalu, kenapa sih proyek JORR ini penting banget? JORR dirancang untuk menjadi solusi dari kemacetan yang sering terjadi, terutama di titik exit tol yang mengarah ke wilayah DIY. Dengan adanya jalan lingkar luar ini, kendaraan yang tidak perlu masuk kota bisa memutar di luar, sehingga arus lalu lintas di dalam kota menjadi lebih lancar.

Kepala Dinas PUPESDM DIY berharap proyek ini bisa segera terealisasi. “Kami ingin Jogja punya infrastruktur yang mendukung mobilitas warga dan juga pertumbuhan ekonomi,” ujar Anna.

Meski masih harus menunggu, masyarakat tentu berharap proyek ini cepat selesai dan memberikan manfaat besar untuk kemudahan akses transportasi di Jogja.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *