Peran KUA yang Jarang Diketahui Dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Whatsapp
peran KUA
Ilustrasi (Foto : infopublik.id)

Jogjakeren.com – Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar atau membaca kata KUA? Kebanyakan orang mungkin akan membayangkan pernikahan atau perceraian. Padahal masih banyak peran KUA lainnya yang kadang tidak kita sadari hadir dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai instansi yang dibina oleh Kementerian Agama (Kemenag) kabupaten atau kota, KUA hadir pada wilayah tingkatan kecamatan untuk membantu masyarakat dalam hal layanan dan bimbingan Islam. Dalam Peraturan Menteri Agama nomor 34 tahun 2016, KUA memiliki 9 fungsi utama dan 1 fungsi tambahan pada waktu tertentu. Simak daftarnya berikut ini:

Bacaan Lainnya

1. Pelaksanaan, pelayanan, pengawasan, pencatatan, dan pelaporan nikah dan rujuk

2. Penyusunan statistik layanan dan bimbingan masyarakat Islam

3. Pengelolaan dokumentasi dan sistem informasi manajemen KUA kecamatan

4. Pelayanan bimbingan keluarga sakinah

5. Pelayanan bimbingan kemasjidan

6. Pelayanan bimbingan hisab rukyat dan pembinaan syariah

7. Pelayanan bimbingan dan penerangan agama Islam

8. Pelayanan bimbingan zakat dan wakaf

9. Pelaksanaan ketatausahaan dan kerumahtangga-an KUA kecamatan

10. Melaksanakan fungsi layanan bimbingan manasik haji bagi Jemaah Haji Reguler

Itu tadi adalah beberapa peran KUA dalam kehidupan masyarakat Islam sehari-hari. Apakah Anda pernah menggunakan pelayanan KUA selain urusan pernikahan? Beberapa fungsi di atas akan sangat Anda butuhkan terutama dalam hal pendidikan bersama masyarakat Islam pada umumnya.

Seperti yang belum lama ini dilaksanakan oleh DPD LDII Kulon Progo, tepatnya pada 28 Desember 2021 lalu. Pengurus harian mengundang Kemenag Kulon Progo untuk mengisi seminar dan mengarahkan para ketua PAC dan PC agar selalu menggaungkan pendidikan karakter dan moderasi beragama. Jika dilihat dari fungsinya, materi yang dibawakan akan sesuai dengan fungsi nomor 7.

peran KUA
Peran KUA yang disampaikan oleh Kasi Bimas Islam Kulon Progo

Dalam acara tersebut, Sugito selaku Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam menyatakan bahwa untuk akses bimbingan Islam yang lebih cepat dan lebih mudah diakses adalah melalui Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan. Sudah terlihat bukan? Peran KUA tidak hanya sebatas pelayanan individu dan keluarga saja, namun juga masyarakat pada umumnya. Semua fungsi tersebut untuk mendukung kerukunan dan kedamaian umat beragama di Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.