Eratkan Silaturahmi, LDII Kulon Progo Lanjutkan Program Baksos

program baksos ldii

Kulon Progo, Jogjakeren.com – Menjadi program rutin tahunan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), tahun ini Bakti Sosial (Baksos) diadakan di dua tempat sekaligus. Pertama di Dusun Paingan, Sendangsari, Pengasih dan yang kedua di Taruban Wetan, Tuksono, Sentolo. Acara yang digelar pada Sabtu (21/9/2024) kemarin ini tepatnya digelar di Masjid Nur Jannah (Paingan) dan Masjid Al Mu’minun (Taruban Wetan). Acara ini mengundang masing-masing 60 warga di sekitar masjid tersebut sebagai penerima baksos. Selain dihadiri oleh Ketua DPD LDII Kulon Progo, H. Pandaya, M. Pd., beberapa pengurus harian, dan pengurus Pimpinan Cabang (PC), program baksos juga dihadiri oleh dukuh, ketua RT, hingga kamituwo.

Program Baksos LDII di Paingan

program baksos ldii

Dilaksanakan di Masjid Nur Jannah pada pukul 9 pagi, acara dihadiri oleh Ketua DPD LDII Kulon Progo, H. Pandaya, M. Pd., beberapa pengurus harian, pengurus PC LDII Pengasih, serta beberapa tokoh masyarakat setempat. Hadir pula Dukuh Paingan Maryadi dan Ketua RT 9 Ngasio. Tamu undangan yang mendapat paket bantuan dan menghadiri acara terdiri dari 65 warga dari beberapa RT di Dusun Paingan.

Read More

Kegiatan bakti sosial dibuka oleh Maryadi selaku Dukuh Paingan, “Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi kegiatan bakti sosial yang diinisiasi oleh LDII kepada masyarakat kami. Kami berharap aksi bakti sosial ini bisa menjadi pemicu organisasi keagamaan lainnya untuk mengadakan kegiatan bakti sosial seperti ini. Jadi organisasi keagamaan tidak hanya berfokus pada pendidikan agama, tetapi juga dapat berdampak langsung pada masyarakat,” ungkapnya.

Ditemui selepas acara berakhir, ia juga menambahkan bahwa penerima bantuan ini tidak memandang warga berdasarkan kelompok agama tertentu. “Sebenarnya saya dan banyak warga penerima baksos itu Nahdiyin, tapi kami melihat perbedaan itu tidak menjadi halangan untuk saling berbagi. Justru acara seperti ini mampu mempererat silaturahmi antar kelompok agama. Saya juga yakin semakin tinggi ilmu seseorang, maka perbedaan apa pun menjadi semakin tidak terlihat,” tambah Maryadi.

Seperti yang telah disinggung di atas, kegiatan ini juga menguatkan nilai lain yang tidak kalah penting yaitu silaturahim dan kerukunan antar masyarakat. DPD LDII Kulon Progo membagikan 65 paket sembako yang berisi beras, mi instan, minyak goreng, biskuit, dan telur kepada masyarakat setempat yang termasuk dalam kelompok rentan. Hal ini merupakan bagian dari kontribusi LDII kepada masyarakat yang harapannya tidak hanya membantu perekonomian, akan tetapi juga merajut ukhuwah Islamiyah. “Kami berharap, dengan aksi bakti sosial ini dapat menguatkan kerukunan antar masyarakat tanpa memandang status dan kelompok sosial apa pun,” ujar Pandaya saat menyampaikan sambutan.

Program Baksos LDII di Tuksono

program baksos ldii

Kegiatan baksos yang diadakan di Taruban Wetan dibuka oleh Kamituwo Kalurahan Tuksono, Muhammad Juwari. Dalam sambutannya, Juwari menyampaikan rasa syukur terhadap kesempatan silaturahmi yang terselenggara ini. Ia juga berterimakasih pada semua bentuk pemberian dari DPD LDII Kulon Progo.

Bentuk pemberian yang dimaksud adalah satu paket sembako untuk setiap tamu undangan yang hadir dari beberapa RT di Pedukuhan Taruban Wetan dan pedukuhan di sekitarnya, kurang lebih 60 warga. Meskipun acara berlangsung singkat dari pukul 13.00-14.30 WIB, prosesi penyerahan baksos memberikan hikmah dan nilai ganda. Hal ini disampaikan oleh H. Sudiyana selaku pengurus harian DPD LDII Kulon Progo.

“Meskipun memang menjadi agenda tahunan, namun acara ini memiliki makna yang lebih besar berupa silaturahmi yang lebih erat antar warga. Isi paket baksos juga tidak seberapa, jadi mohon dilihat sebagai niat kami untuk menguatkan persaudaraan dan menunjukkan rasa kepedulian,” ungkap Sudiyana.

Ia juga berharap kedepannya warga LDII mampu berpartisipasi lebih banyak dalam berbagai program di berbagai level pemerintahan di Tuksono dan Sentolo. Baik itu yang berupa rutin seperti kerja bakti, maupun program sosial kemasyakaratan lain.

Selain Kamituwo dan pengurus harian DPD LDII Kulon Progo, acara juga dihadiri oleh Lurah Tuksono Zainuri dan Dukuh Taruban Wetan Siti Aisah. Ditemui setelah acara selesai, Siti Aisah memberikan tanggapannya terhadap baksos ini.

“Ini memang pertama kali bagi kami mendapatkan (baksos) dari LDII. Selain makna silaturahminya, kami juga merasa terbantu karena bentuknya tepat dalam membantu warga rentan. Sembako tersebut membantu meringankan warga yang hasil panennya tidak terlalu bagus beberapa bulan terakhir,” pungkas Siti Aisah.

Acara siang itu ditutup dengan doa oleh Zainuri dan diakhiri dengan penyerahan paket bansos baik secara simbolis maupun secara langsung kepada para tamu undangan yang hadir. DPD LDII Kulon Progo akan meneruskan kegiatan sederhana bermakna besar ini setiap tahunnya.

Nilai yang Ingin Dilestarikan LDII

Semangat berbagi kepedulian dan gotong royong ini juga diharapkan terus dilestarikan oleh generasi penerus. Praktik berbagi ini juga termasuk dalam pembelajaran dan penanaman 29 karakter luhur LDII kepada anak-anak dan pemuda. Niat baik dari kegiatan baksos memang dilakukan atas dasar kepedulian dan kasih sayang sesama manusia. Namun LDII percaya langkah kecil ini menjadi perantara eratnya persatuan dan gotong royong terlepas dari identitas dan kelompok agama. Program ini menjadi salah satu perwujudan dari 8 bidang program yang dicanangkan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII yaitu bidang kebangsaan.

Apabila tahun ini berupa paket sembako, tahun sebelumnya DPD LDII Kulon Progo juga memberikan bantuan berupa pengiriman air bersih di daerah yang mengalami krisis air di Samigaluh. LDII berusaha menyesuaikan bentuk bakti sosial dengan masalah yang ada. Meskipun masalah sosial belum selesai, LDII akan tetap melanjutkan aksi kebaikan ini sebagai bentuk kepedulian, kasih sayang sesama manusia, serta semangat gotong royong.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *