PSIM Jogja Sowan Sultan HB X, Mohon Restu Demi Bertahan di Liga 1

Jogjakeren.com – Menjelang musim baru Liga 1, manajemen PSIM Jogja mengambil langkah penuh makna: sowan ke Sri Sultan Hamengkubuwono X. Harapannya jelas—mohon restu, minta wejangan, dan tentu, memperkuat mental tim agar bisa bertahan di kasta tertinggi sepak bola nasional.
Kedatangan rombongan PSIM Jogja ke Kompleks Kepatihan, Rabu (19/6/2025), bukan sekadar formalitas. Mereka datang dengan harapan dan keyakinan. Dalam pertemuan hangat itu, Sultan HB X memberi pesan mendalam: “Ketika sudah naik ke Liga 1, maka tantangannya akan lebih berat. Harus kerja lebih keras, konsisten, dan jangan cepat puas.”

🙌 Sultan: “Bukan Sekadar Kompetisi”
Menurut Sultan, Liga 1 bukan cuma urusan menang-kalah. Lebih dari itu, PSIM membawa nama besar Yogyakarta. “Kalian bukan cuma main untuk PSIM, tapi untuk masyarakat Jogja,” ujarnya.

Pesan Sultan ini makin menguatkan semangat manajemen, pemain, dan suporter. Masuk Liga 1 memang luar biasa, tapi bertahan di sana itu tantangan sesungguhnya. “Kami butuh stabilitas tim dan juga kekuatan mental,” kata Manajer PSIM usai pertemuan.

Read More

⚽ Misi Besar Laskar Mataram
Setelah penantian panjang, PSIM akhirnya kembali ke Liga 1 setelah lebih dari dua dekade. Tapi euforia itu pelan-pelan diganti dengan rasa tanggung jawab. Tim pelatih sudah menyiapkan taktik, manajemen sibuk membenahi infrastruktur dan sponsorship. Bahkan kabarnya, beberapa nama pemain berlabel Liga 1 sudah dibidik buat memperkuat tim.

“Support moral dari Ngarso Dalem ini jadi suntikan luar biasa buat kami,” lanjut manajemen PSIM. Tak hanya restu, tapi juga simbol harapan agar PSIM tidak sekadar numpang lewat di Liga 1.

Kalau kamu fans PSIM, ini saatnya berdiri lebih tegak. Dukunganmu, baik lewat stadion, media sosial, atau doa-doa di rumah, bakal jadi bagian penting dalam perjuangan ini. Ingat, PSIM sekarang bukan cuma kebanggaan Jogja—tapi wajah Yogyakarta di pentas tertinggi sepak bola Indonesia.

Dan seperti wejangan Sultan: jangan cepat puas. Justru saat inilah perjuangan sesungguhnya dimulai.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *