Sleman, Jogjakeren.com – Sebuah pemandangan menarik terlihat di Masjid Al Fattah Kadirojo 2, Purwomartani, Kalasan, Sleman pada Minggu (11/5) lalu. Lebih dari sekadar kegiatan rutin, aksi gotong royong warga LDII Purwomartani di masjid ini dipenuhi dengan kebersamaan dan kepedulian yang kuat. Kekompakan solid mereka dalam menjaga kebersihan dan merawat rumah ibadah ini menyimpan sebuah “rahasia” kerukunan yang patut untuk diulik.
Semangat Gotong Royong dan Kebersamaan Warga
Sejak mentari pagi menyapa, berbagai generasi warga telah memadati area masjid. Mereka tak datang dengan tangan kosong, melainkan membawa perlengkapan kebersihan, sebuah simbol kesiapan untuk bekerja sama. Pemandangan sinergi yang apik terlihat jelas saat setiap warga mengambil peran membersihkan setiap sudut masjid. Mulai dari ruang utama yang megah, serambi yang menyambut hangat jamaah, tempat wudhu yang terjaga kebersihannya, hingga halaman masjid yang asri, semuanya tak luput dari sentuhan tangan-tangan gotong royong.
Kegiatan yang rutin digelar ini ternyata bukan hanya soal fisik masjid yang bersih, namun juga menjadi wadah ampuh untuk mempererat tali persaudaraan antar warga. Inisiatif mulia ini jelas mencerminkan karakter luhur warga dalam memelihara dan mencintai rumah ibadah mereka.

Ahmad Qosim, Dewan Penasihat PAC LDII Purwomartani, mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah manifestasi nyata pengabdian masyarakat di ranah keagamaan. “Kami meyakini bahwa menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid adalah bagian tak terpisahkan dari ibadah. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk saling membantu dalam kebaikan sekaligus memperkuat ukhuwah islamiyah,” tuturnya di sela-sela kegiatan yang penuh semangat itu.
Lebih lanjut, Ahmad memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif seluruh warga, termasuk para pemuda. Hal ini menunjukkan betapa tingginya kesadaran akan pentingnya menjaga fasilitas umum dan membudayakan semangat gotong royong di lingkungan Masjid Al Fattah Kadirojo 2.
Salah seorang warga yang turut serta, Dewi Rusiyanti, tak dapat menyembunyikan kegembiraannya. “Selain membuat masjid menjadi lebih bersih dan nyaman, kerja bakti ini menjadi momen silaturahmi yang sangat berharga untuk mempererat persaudaraan antar warga. Semangat kerja sama yang luar biasa benar-benar terasa,” ungkapnya dengan antusias.
Dampak Positif dan Inspirasi
Setelah pagi yang penuh produktivitas, kebersamaan dilanjutkan dengan menikmati kudapan sederhana yang telah disiapkan. Momen santai ini menjadi ungkapan rasa syukur atas kelancaran kegiatan sekaligus semakin mengukuhkan ikatan persaudaraan antar warga. Kini, Masjid Al Fattah Kadirojo 2 tampil lebih bersih dan terawat, siap menyambut kedatangan jamaah untuk beribadah dengan khusyuk dan nyaman.
Semangat gotong royong yang diperlihatkan oleh warga LDII Purwomartani ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas dalam menjaga kebersihan dan merawat fasilitas umum. Kegiatan ini membuktikan bahwa dengan kekompakan dan kerja sama yang solid, pekerjaan seberat apapun akan terasa ringan dan memberikan manfaat besar bagi seluruh masyarakat, sebuah cerminan karakter luhur yang patut diteladani. Jadi, “rahasia” kekompakan warga LDII Purwomartani ini ternyata terletak pada semangat gotong royong dan rasa memiliki yang tinggi terhadap rumah ibadah mereka.





