Jogjakeren.com – Senkom Mitra Polri Kabupaten Sleman menggelar peningkatan kapasitas anggota rescue yang dipusatkan di Joglo Embung Kaliaji, Turi, Sleman, Minggu (30/7/2023). Hadir Ketua Senkom Kabupaten Sleman Subardi, ST., MT., Ph.D. dan sekretaris Yuliyanto, S.T.
“Kegiatan seperti ini diharapkan dapat berlanjut karena sangat dirasakan manfaatnya bagi anggota rescue, terlebih kebencanaan gunung berapi maupun gempa bumi di wilayah DIY yang bisa datang sewaktu-waktu dan perlu kesiapsiagaan, sebagaimana slogannya “Siaga Saat Aman dan Ada Saat Dibutuhkan”, itu harus diterapkan oleh anggota Rescue Senkom Kabupaten Sleman,” papar Subardi.

Materi pertama “Bantuan Hidup Dasar” disampaikan oleh Bidang Kesehatan Biro Penanggulangan Bencana-Search and Rescue (PB SAR) Senkom Provinsi DIY Deby Zulkarnain Rahadian Syah. “Setiap anggota rescue harus siap melakukan pertolongan pertama pada korban dengan kondisi henti napas dan henti jantung dimanapun kapanpun ada kejadian tersebut,” tegas Deby.
Materi kedua adalah pertolongan korban yang jatuh dari ketinggian atau tebing oleh Peltu (Purn) TNI AL Sarjita, melalui pertolongan pertama untuk melakukan evakuasi dengan menggunakan tali.

Kegiatan diikuti 65 peserta dari perwakilan kapanewon se-Kabupaten Sleman. Turut hadir pengurus Senkom Provinsi DIY, wakil ketua Ir. Tri Setyo Pratama dan sekretaris umum Ato Rubiyanto.
“Ilmu itu harus dicari dengan semangat karena belajar sifatnya seumur hidup dan tidak ada ruginya,” pesan Ato di sela sela pembukaan.
Ke depan, akan dilakukan kegiatan secara rutin untuk meningkatkan kapasitas anggota rescue Senkom Sleman. “Diharapkan dengan materi yang sudah dipelajari ini, masing-masing anggota senkom mengetahui tata cara menyelamatkan korban saat terjadi kecelakaan baik di darat, gedung maupun korban tenggelam,” harap Subardi yang juga sebagai Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum dan Penanganan Aset Institut Teknologi Nasional Yogyakarta.





