Bantul, jogjakeren.com – Pengurus Kabupaten (Pengkab) PERGURUAN PENCAK SILAT NASIONAL ASAD (PERSINAS ASAD) Kabupaten Bantul mengadakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Sabuk Kuning Ilmu Beladiri PERSINAS ASAD tahun 2024. UKT dipusatkan di kompleks Masjid Al Barokah Gonjen, Tamantirto, Kasihan, Bantul, diikuti 82 warga PERSINAS ASAD dari pengcam se-Kabupaten Bantul, Minggu (21/1/2024).
UKT dilaksanakan sebagai sarana untuk mengukur kemampuan dan kedisiplinan pesilat.
Darto Winarso, S.Pt. Ketua Pengkab PERSINAS ASAD Bantul mengatakan UKT dilaksanakan untuk meningkatkan semangat pesilat PERSINAS ASAD dari hasil berlatihnya, “UKT juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas setiap individu pesilat PERSINAS ASAD,” katanya.

Pesilat menjalani serangkaian ujian, seperti praktik jurus serta aplikasi teknik dan teori ilmu bela diri pencak silat PERSINAS ASAD.
Pengurus harian Pengurus Provinsi PERSINAS ASAD DIY, H. Kusnanto berharap melalui UKT dapat memperkokoh semangat persaudaraan antar warga PERSINAS ASAD dan sebagai langkah menyempurnakan ilmu bela diri pada tingkatan selanjutnya.
Pihaknya berpesan agar peserta UKT menguasai materi yang telah diberikan para pelatih. “Para pesilat juga supaya membenahi diri dan mempersiapkan ke tingkat selanjutnya, yakni sabuk biru,” ujarnya menutup pelaksanaan UKT.

Peserta UKT sabuk putih ke sabuk kuning terdiri dari 45 pesilat putra dan 37 pesilat putri. Pengkab PERSINAS ASAD Bantul menyatakan semua peserta lulus dan berhak menerima sabuk kuning.





