Jogjakeren – Untuk meningkatkan keterampilan menulis bagi para reporternya, pengurus LDII News Network (LINES) Bantul, Sleman dan Kota Yogyakarta mengadakan pelatihan jurnalistik, Minggu (28/2/2021). Acara berlangsung di Aula Masjid Baitussalam Mantrijeron, Yogyakarta.
Acara diikuti peserta yang terdiri dari utusan setiap kecamatan yang berasal dari Kecamatan Banguntapan, Jetis, Sewon, Kasihan, Gamping, Kotagede dan Mantrijeron. Uyun Kusuma, S.H., narasumber sekaligus pengurus harian LINES, menyampaikan pedoman dasar menulis berita. “Naskah yang disajikan dalam bentuk berita harus mengandung unsur 5 W 1 H,” tuturnya.

Agar peserta lebih memahami materinya, Uyun mengupas 5 W 1 H lebih detail lagi dengan mencontohkan saat berlangsungnya acara atau kegiatan. “What” berarti “apa”, artinya penulis harus menjelaskan berita apa yang disajikan. “Who” berarti “siapa” yang mengandung maksud siapa yang menyelenggarakan acara dan siapa saja peserta. “When” artinya “kapan”, yang menjelaskan waktu berlangsungnya acara itu.
“Where” berarti “dimana” yang menerangkan tempat berlangsungnya acara itu. “Why” berarti “mengapa” yang menerangkan latar belakang diselenggarakannya acara itu. “How” berarti “bagaimana” yang menjelaskan cara penyelenggaraan acara itu. Tanya jawab peserta dan narasumber mewarnai penyampaian materi yang berlangsung sekitar 90 menit tersebut.
Menutup acara pelatihan, Sukina, S.P., pengurus harian LINES berpesan agar peserta bisa merutinkan diri untuk menulis. “Dari materi yang telah diterima, agar dipraktikkan secara konsisten. Kualitas sebuah tulisan tidak tergantung dari berapa banyak materi penulisan yang dimiliki, tetapi ditentukan oleh seberapa banyak mereka menulis,” tuturnya.





