UMK Yogyakarta 2025 Naik, Kota Jogja Tertinggi dan Gunungkidul Terendah

UMK Yogyakarta 2025 Terbaru
UMK Yogyakarta 2025 Terbaru

Jogjakeren.com – Kabar baik untuk para pekerja di DIY! Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta resmi menetapkan UMK Yogyakarta 2025 dengan kenaikan rata-rata sebesar 6,5%. Keputusan ini sesuai dengan Permenaker No. 16 Tahun 2024 dan Keputusan Gubernur DIY.

Kenaikan ini memberikan harapan baru bagi pekerja, meski tentu masih ada pro-kontra terkait kecukupannya terhadap biaya hidup.

UMK Yogyakarta 2025 Terbaru
UMK Yogyakarta 2025 Terbaru

Daftar UMK Yogyakarta 2025 per Kabupaten/Kota

Berikut rincian UMK terbaru di DIY:

  • Kota Yogyakarta: Rp 2.655.041,81
  • Kabupaten Sleman: Rp 2.466.514,86
  • Kabupaten Bantul: Rp 2.360.533,00
  • Kabupaten Kulon Progo: Rp 2.351.239,85
  • Kabupaten Gunungkidul: Rp 2.330.263,67

Dari daftar tersebut, Kota Yogyakarta masih memegang posisi dengan UMK tertinggi, sementara Gunungkidul berada di posisi terendah.

Kenaikan UMK: Harapan Baru untuk Pekerja

Secara umum, kenaikan UMK Yogyakarta 2025 sebesar 6,5% berarti ada tambahan sekitar Rp 138 ribuan dibanding tahun sebelumnya.

Walau terlihat kecil, kenaikan ini tetap menjadi kabar positif, terutama di tengah biaya hidup yang terus meningkat.

Namun, tantangan tetap ada. Kota Yogyakarta yang menjadi pusat bisnis dan pendidikan tentu memiliki kebutuhan hidup lebih tinggi dibanding daerah lain.

Artinya, meski UMK naik, pekerja masih harus pintar mengelola keuangan agar tetap aman secara finansial.

Ada Juga UMSK untuk Sektor Tertentu

Selain UMK, pemerintah juga menetapkan UMSK (Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota) untuk sektor-sektor tertentu seperti perhotelan dan restoran.

Misalnya, di Kota Yogyakarta, UMSK hotel/restoran skala besar bisa mencapai sekitar Rp 2,68 juta.

Dengan ditetapkannya UMK Yogyakarta 2025, pekerja dan pengusaha diharapkan bisa sama-sama menyesuaikan diri. Pekerja mendapat kepastian pendapatan, sementara pengusaha perlu menjaga produktivitas agar kenaikan upah tetap seimbang dengan pertumbuhan ekonomi.***

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *