jogjakeren.com – Setiap insan pasti pernah merasakan yang namanya “jatuhcinta”. Ketika sedang dimabuk kasmaran, seketika ia hanya memikirkan seseorang yang sedang ia kagumi.
Jangankan memikirkannya, melihat dia dari kejauhan secara diam-diam saja sudah membuatnya senang tak karuan. Apalagi dengan sengaja dia memberi lemparan senyum manisnya kepadamu.
Cinta memang buta. Itu memang benar kenyataannya. Karena saat jatuh cinta, dia tidak bisa melihat sesuatu yang benar dan yang salah. Saat itu juga syaitanpun beraksi dengan cara menghias-hiasi segala sesuatu yang salah dan dosa. Seakan-akan tidak apa-apa jika melakukannya. Dimulai dari rasa suka, tiba-tiba ada rasa keingintahuan yang berlebih tentang siapakah dia, nomor whatsAapnya berapa, apa hobinya.
Seharusnya kita harus berhati-hati. Ketika rasa keingintahuan itu mulai menguasai diri kita, kita harus bisa membatasi diri. Karena takut diri ini terbawa oleh hawa nafsu. Mengagumi dalam diam adalah cara yang tepat untuk mencintai seseorang.
Tanpa dia harus tahu, diam-diam disetiap 1/3 malam dan disetiap hari selalu terselip namanya didalam doa. Berharap suatu saat nanti, dua insan akan dipersatukan dengan ikatan yang halal tanpa dimulai dengan adanya pelanggaran.
Cara mencintai seseorang sesuai syariat agama
Didalam agama Islam pun demikian, “janganlah kamu mendekati pada perbuatan zina”. Didalam agama Islam tidak ada yang namanya pacaran. Jika kamu mencintai seseorang, janganlah berniat untuk mendekatinya dengan cara yang dilarang agama. Carilah ridanya Allah. Bila kita ingin mendapatkan yang baik, maka mulailah dengan niat yang baik dan dengan cara yang baik pula.
Yaitu dengan mendatangi ke rumah perempuannya, menyampaikan maksud niat baiknya kepada Ayah perempuan untuk melamar dengan cara yang sesuai syariat.
Sebelum waktu itu tiba, masing-masing sama-sama saling memantaskan, memperbaiki diri, meningkatkan kualitas keimanan kita agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Bukan kah jodoh itu cerminan diri bukan??
Jika ada yang berkata “ih, kamu mah ketinggalan jaman, nggak pacaran. Apa kamu nggak laku ya? Maaf, aku hanya tidak ingin menjalani sebuah hubungan yang dilarang agama. Kamu tau kan?? Sebuah hubungan yang tidak sesuai syariat agama itu tidak akan barokah?
Mending tidak pacaran, tetapi tiba-tiba sudah menyebar undangan duluan.






mengagumi dalam diam is the good choice