Kenapa Harus Valentine Day Jika Bisa Menunjukkan Cinta Setiap Hari?

Foto: cinta (sumber foto: umma.id)

jogjakeren.com – Sudah banyak bahasan mengenai valentine day atau hari kasih sayang dan kebanyakan tentu tidak akan jauh dari kata coklat, hadiah, cinta, bahkan haram. Setiap diskusi yang dibangun biasanya akan mengerucut pada 2 kelompok, yaitu mendukung atau menolak segala bentuk kegiatan yang berhubungan dengan hari kasih sayang. Namun bagaimana jika kita melihat fenomena ini dari sudut pandang yang berbeda?

Hari kasih sayang berarti hari dimana rasa cinta ditunjukkan atau dinyatakan bagi mereka yang sedang menjalin percintaan. Seperti halnya thanksgiving dan halloween, valentine merupakan budaya barat yang suka sekali kita ikuti meskipun tidak begitu paham sejarahnya. Bedanya, valentine jauh lebih heboh perayaannya daripada 2 budaya yang lain. Mengapa? Karena cinta atau kasih sayang dapat menjangkau berbagai macam kalangan dan prakteknya dapat dilakukan oleh berbagai kelas usia. Namun apakah valentine day itu penting?

Kasih sayang atau cinta tidak seharusnya ditentukan hanya dengan 1 tanggal atau 1 hari saja. Semua hari harus kita usahakan sebagai hari kasih sayang. Mengapa diusahakan? Ya karena hati kita harus dilatih untuk sadar bahwa hal-hal kecil disekililing kita adalah bentuk dari rasa cinta.

Read More

Ibu yang mengingatkan sholat subuh juga bentuk cinta karena beliau tidak ingin kita terkena murka-Nya. Seseorang memberi makan kucing liar juga bentuk cinta karena tidak ingin melihat kucing itu kelaparan. Bahkan memilih pakaian yang pantas untuk keluar rumah pun adalah bentuk cinta terhadap diri sendiri. Jadi, masih perlukah kita valentine day? Masih butuhkan kita dengan hari khusus untuk menyatakan kasih sayang? Tentu saja tidak.

Bentuk ungkapan rasa cinta

Bentuk mengungkapkan rasa cinta pun sangat beragam. Apakah melulu tentang memberi coklat atau memberi ucapan selamat? Tentu tidak. Ada pepatah terkenal dari salah satu penulis Indonesia, diungkapkan atau tidak, cinta akan tetap cinta. Jadi, apakah kita akan terus mengatakan cinta dihari kasih sayang, pada tanggal 14 februari setiap tahunnya, dan sudah merasa cukup dengan hal itu? Padahal kita tau hal itu bukan budaya kita. Padahal kita tau bahwa Rasulullah yang kita jadikan salah satu pedoman hidup tidak melakukan hal itu. Jangan! Ungkapkan rasa cinta Anda terhadap apapun dan siapapun melalui cara yang benar.

Misalnya, mendoakan semua orang yang kita sayang agar selalu sehat. Apakah kita sudah selalu mengingat mereka ketika kita berdoa? Yuk mulai sadari bahwa hal itu juga bentuk cinta kita kepada mereka. Allah sendiri yang akan menyampaikan rasa sayang dan cinta kita kepada mereka jika kita rajin meminta kepada-Nya tanpa harus memberi coklat atau ucapan selamat. Bahkan Allah juga akan memberikan kebaikan kepada kita yang mendoakan.

Perlu disadari, agar kita tidak melulu melihat sesuatu hanya karena hal itu besar, terkenal, banyak dilakukan orang-orang, hits, dan fenomenal. Tidak mengamalkan sesuatu hanya karena ikut-ikutan tapi juga tau makna dari amalan tersebut. Akhir kata, jika setiap hari kita bisa mengungkapkan cinta, kenapa harus menunggu valentine day?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *