5 Jenis Ketupat Ikon Kuliner Lebaran di Indonesia

Ketupat Lebaran
Ketupat Ketan Kapau teman makan hidangan lebaran (Foto: pop.grid.id)

Jogjakeren.com – Selain mudik momen yang ditunggu saat perayaan lebaran Idul Fitri adalah hidangannya, salah satu hidangan yang paling ikonik yaitu ketupat. Ketupat atau kupat adalah makanan dari bahan dasar beras yang dibungkus dengan anyaman daun kelapa muda atau ada juga yang menggunakan daun palma. Biasa disajikan dengan hidangan opor ayam atau menu lainnya yang bisa menjadi menu “wajib” yang menemani keluarga saat kumpul bersama di hari raya.

Taukah kamu ketupat sudah ada sejak jaman dahulu kala? Dikutip dari detik.com, sejarah ketupat pertama kali muncul di daerah Jawa tepatnya pada abad 15, pada masa kepemimpinan Kerajaan Demak yang dikenalkan oleh Sunan Kalijaga pada penduduk Jawa.

Ternyata ketupat memiliki banyak jenis loh, mungkin saja kamu pernah memakannya tetapi tidak tahu namanya. Yuk kita simak 5 jenis ketupat yang ada di Indonesia.

  1. Ketupat Landan
Ketupat Lebaran
Ketupat Landan yang dijual di warung makan (Foto: Jatengprov.go.id)

Ketupat Landan merupakan ketupat khas Banjarnegara Jawa Tengah. Ketupat ini tidak berwarna hijau melainkan merah kecoklatan. Memiliki rasa yang gurih daan aroma yang khas karena dalam proses memasaknya yang cukup lama sekitar 5 jam yang direbus menggunakan air endapan abu yang berasal dari hasil pembakaran sabut dan pelepah kelapa.

Abu tersebut dibersihkan kemudian dibakar dan setelah menjadi abu dicampurkan ke air hingga rata lalu diendapkan. Setelah semua abu mengendap, ambil air dari endapan abu sabut kelapa dan pisahkan ke wadah lain. Lalu setelah terkumpul, gunakan air endapan abu dari sabut kelapa tersebut untuk merebus ketupat.

Karena pembuatannya menggunkan air landan dan saat proses memasaknya membutuhkan waktu yang cukup lama menjadikan ketupat lebih awet. Ketupat dapat bertahan lama hingga 3 hari untuk dikonsumsi. Ketupat Landhan atau ketupat Landan ini biasanya dimakan bersama pelas, parutan kelapa yang dibumbui termasuk dengan daun kemangi, opor dan menu lauk berkuah santan lainnya.

  1. Ketupat Pulut
Ketupat Lebaran
Ketupat Pulut setelah disajikan (Foto: youtube/atha naufal)

Ketupat Pulut berasal dari Medan, Sumatera Barat. Ketupat yang satu ini sangatlah unik karena terbuat dari beras ketan (pulut). Beras ketan yang dipilih harus benar-benar berkualitas bagus, bulirnya panjang dan tidak boleh patah harus utuh dengan warna putih susu.

Umumnya beras ketan tersebut harus direndam dalam air dingin selama 1 jam sebelum diolah agar lebih pulen. Ketupat Pulut lalu direbus dengan santan kental yang akan menciptakan rasa gurih dengan butiran areh dipermukaan ketupat. Biasanya dinikmati bersama asam padeh, gulai kambing, atau kalio.

  1. Ketupat Palas
Ketupat Lebaran
Ketupat Palas yang telah matang (Foto: asapdapur.com)

Masih dari Medan Sumatera Barat, Ketupat Palas yang berbeda dengan ketupat pada umumnya karena bentuknya yang segitiga dan tidak dibungkus daun janur tetapi daun lontar yang dilebarkan dan dilipat hingga berbentuk segitiga. Ketupat palas ini sering juga di jumpai di Malaysia loh.

Untuk isian ketupat ini menggunakan beras ketan yang sudah diaduk dengan santan dan garam lalu ditanak setengah matang lalu di balut daun lontar, untuk mematangkannya bisa direbus atau dikukus. Lauk pendamping umumnya dengan rendang ayam atau daging, bisa juga dimakan dengan sirup gula merah yang manis legit.

  1. Ketupat Katan Kapau
Ketupat Lebaran
Ketupat Ketan Kapau teman makan hidangan lebaran (Foto: pop.grid.id)

Ketupat ini juga masih dari daerah Sumatera Barat yaitu berasal dari daerah Kapau biasanya ukurannya lebih kecil dari ketupat lainnya. Ketupat Katan Kapau rata-rata dijadikan dessert atau dengan lauk yang pedas. Dan teman makannya yang paling favorit bersama gulai itiak lado mudo (cabai hijau) dan rendang.

Ketupat Ketan Kapau hampir sama dengan Ketupat Pulut dimasak dengan santan berbumbu dan menggunakan beras ketan sebagai bahan utamanya. Santan tersebut digunakan untuk merebus ketupat sehingga rasanya gurih dan nikmat. Banyak orang mengatakan ini sebagai versi rebus dari lemang.

  1. Ketupat Daun Pandan
Ketupat Lebaran
Ketupat Daun Pandan yang telah matang (Foto: Cookpad.com)

Seperti namanya, Ketupat Daun Pandan ini berupa isian beras yang dibalut dengan daun pandan. Ketupat ini sangat populer di Palembang di hari raya Idul Fitri, biasanya disantap dengan opor ayam nenas atau kuah anam.

Daun pandan yang digunakan berukuran besar dan memiliki duri, daun pandan ini sering dijumpai di Indonesia. Daun pandan menjadi alternatif lain selain janur yang lebih sulit dilipat dan dianggap bisa memberikan aroma yang wangi khas pandan yang menggugah selera.

Nah, itulah jenis-jenis ketupat yang selalu menjadi ikon kuliner saat hari raya Idul Fitri. Ketupat juga bisa jadi ide bisnis saat menjelang lebaran atau oleh-oleh untuk sanak keluarga saat mudik nanti. Bagaimana tertarik mencobanya untuk keluarga dihari raya Idul Fitri? Atau bisa jadi ide jualan disaat menjelang lebaran.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *