Berkendara di jalan tol menawarkan kenyamanan dan efisiensi waktu. Namun, situasi darurat yang memaksa Anda untuk berhenti di jalan tol bisa terjadi kapan saja dan berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan beruntun yang fatal. Oleh karena itu, memahami cara aman berhenti di jalan tol bukan sekadar teori, melainkan keharusan bagi setiap pengemudi untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Berikut adalah 8 langkah kritisdan cara aman berhenti di jalan tol yang wajib Anda praktikkan:
-
Jangan Panik dan Tetap Waspada
Langkah pertama adalah mengendalikan emosi. Tarik napas dalam, nyalakan lampu hazard sesegera mungkin untuk memberi sinyal bahaya kepada kendaraan di belakang, dan cari tempat yang paling aman untuk menepi. -
Cari Bahu Jalan yang Luas dan Aman
Usahakan untuk mencapai bahu jalan yang cukup luas. Hindari berhenti di tikungan atau area yang visibilitasnya terhalang. Semakin jauh Anda dari lajur cepat, semakin kecil risikonya. -
Pastikan Kendaraan Segerak mungkin ke Kiri
Arahkan kendaraan sedekat mungkin ke pembatas bahu jalan. Roda harus sejajar dengan garis bahu untuk menghindari bagian bodi yang masih menjorok ke lajur lambat. -
Nyalakan Lampu Hazard dan Lampu Sen Kiri
Selain lampu hazard, nyalakan juga lampu sen kiri. Ini adalah sinyal universal bahwa kendaraan Anda dalam masalah dan akan menepi ke kiri. -
Keluar dari Kendaraan dengan Hati-Hati
Sebelum membuka pintu, pastikan kondisi sekitar benar-benar aman. Selalu keluar melalui pintu penumpang sebelah kiri untuk menghindari risiko tertabrak dari arah belakang. Langkah ini sangat krusial dalam prosedur berhenti di jalan tol yang aman. -
Pasang Segitiga Pengaman di Posisi yang Tepat
Segera pasang segitiga pengaman (warning triangle) minimal 50-100 meter di belakang kendaraan Anda. Jarak ini memberi waktu bagi pengemudi lain untuk bereaksi dan mengurangi risiko kecelakaan. -
Cari Tempat yang Aman untuk Berlindung
Setelah memasang segitiga pengaman, jangan berdiri di dalam kendaraan atau di dekatnya. Berlindunglah di balik pembatas jalan atau area yang jauh lebih aman dari arus lalu lintas. -
Segera Hubungi Pertolongan
Gunakan telepon untuk menghubungi layanan darurat jalan tol seperti PJU (Pusat Jalan Tol Umum) atau nomor darurat yang tertera di rambu-rambu. Jelaskan lokasi Anda dengan jelas menggunakan tanda kilometer (km) terdekat.
Kunci dari semua langkah cara aman berhenti di jalan tol ini adalah kesigapan dan ketenangan. Kondisi darurat memang tidak terduga, tetapi kesiapan dan pengetahuan Anda sebagai pengemudi yang bertanggung jawab adalah tameng terbaik untuk mencegah kecelakaan fatal. Selalu prioritaskan keselamatan dengan menerapkan tips ini setiap kali Anda berkendara di jalan tol. Ingat, selamat sampai tujuan adalah hal yang utama.





