Asal-usul Gethuk, Makanan Sederhana dari Ketela yang Melegenda

gethuk
getuk telo (sumber gambar: Hops ID)

Jogjakeren.com – Gethuk, jajanan tradisional yang terbuat dari singkong atau ketela pohon, adalah salah satu ikon kuliner Jawa yang tak lekang oleh waktu. Di balik penampilannya yang sederhana, gethuk menyimpan sejarah panjang yang melekat erat dengan kehidupan masyarakat pedesaan. Kisahnya adalah tentang ketahanan, kreativitas, dan bagaimana bahan pangan yang paling sederhana bisa diolah menjadi hidangan yang lezat.

Asal-usul gethuk diyakini berawal dari masa lampau, ketika singkong menjadi salah satu makanan pokok di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Masyarakat mengandalkan singkong sebagai pengganti beras saat terjadi paceklik. Untuk menghilangkan rasa bosan, mereka mengolah singkong rebus dengan cara ditumbuk dan dicampur dengan bahan lain. Dari situlah, gethuk lahir. Nama “gethuk” sendiri berasal dari suara “thuk-thuk-thuk” saat singkong ditumbuk dalam lumpang kayu.

Gethuk tidak hanya menjadi penawar lapar, tetapi juga simbol kreativitas masyarakat dalam menghadapi keterbatasan. Dari varian gethuk klasik, seperti gethuk lindri yang berwarna-warni dan berbentuk seperti mi, hingga gethuk tumpuk yang disajikan dalam bentuk balok, semuanya menunjukkan kecerdikan masyarakat dalam mengolah singkong. Makanan ini juga kerap disajikan dalam acara-acara adat, syukuran, hingga hajatan sebagai simbol syukur atas hasil bumi yang melimpah.

Read More

Seiring berjalannya waktu, gethuk mulai dipasarkan secara luas. Salah satu daerah yang paling terkenal dengan gethuknya adalah Magelang, Jawa Tengah. Sejak tahun 1960-an, gethuk lindri menjadi oleh-oleh khas Magelang yang wajib dibeli para wisatawan. Kisah gethuk membuktikan bahwa makanan tradisional memiliki kekuatan untuk melampaui fungsinya sebagai pengisi perut. Gethuk adalah warisan budaya yang membawa cerita tentang kesederhanaan, ketangguhan, dan kekayaan kuliner Indonesia yang lahir dari kreativitas rakyat.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *