Gunungkidul, jogjakeren.com – Dalam rangka meningkatkan peran organisasi kemasyarakatan dalam membangun kerukunan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan Sekolah Penggerak Kerukunan.
Kegiatan Sekolah Penggerak Kerukunan yang dilaksanakan pada Selasa -Kamis 17 -19 Oktober 2023 diikuti oleh beberapa organisasi kemasyarakatan termasuk LDII. Dipusatkan di Gedung BMT Dana Insani Jalan Tentara Pelajar Nomor 53 Tegalmulyo, Kepek, Wonosari, Gunungkidul.
Dalam kesempatan tersebut, DPD LDII Kabupaten Gunungkidul mengirimkan 5 peserta utusan untuk mengikuti Sekolah Penggerak Kerukunan di antaranya H. Nurasid, S.H., H. Sukadi, S.I.P., MM., Joko Edi Wardoyo, S.H., Ir. H. Mukhamad Angwar, M.Sc., dan Edy Herpranowo, S.Pd.
Menurut Kepala Bakesbangpol Kabupaten Gunungkidul Johan Eko Sudarto, S.Sos., MH. terselenggaranya kegiatan Sekolah Penggerak Kerukunan ini didanai Dana Keistimewaan Yogyakarta sehingga program kegiatan yang dilaksanakan pada saat ini mendapat dukungan dari keistimewaan.
“Melalui Sekolah Penggerak Kerukunan ini mari kedepankan dan tingkatkan kerukunan kekompakan bersama agar terjalin kebersamaan menuju Gunungkidul agar lebih baik,” ungkap Bupati Gunungkidul H. Sunaryanta dalam sambutannya.
Bupati menekankan pentingnya kerukunan bersama dalam bermasyarakat agar semuanya terjalin dengan baik saling menghormati dan saling menghargai atas semua perbedaan yang ada, “Sehingga kalau kita saling memahamai perbedaan yang ada maka jalinan komunikasi antar sesama akan berjalan dengan baik tanpa ada ganjalan-ganjalan yang berarti,” pungkasnya.





