Minjul, Jogjakeren.com – Pernah dengar bawang dayak? Tanaman yang biasa kita temui di Kalimantan ini ternyata punya kemampuan super lho! Tim mahasiswa UGM yang dipimpin oleh Ribka Wijayanti, seorang mahasiswa Kedokteran Gigi, berhasil menemukan rahasia di balik bawang dayak yang bisa jadi senjata ampuh melawan kanker lidah.
Bersama teman-temannya, Dwina Aulia, Anisah Qurrotu Aini, Naila Nurfadhilah, dan Atikah Nur Hanifah, Ribka melakukan penelitian yang cukup kompleks. Mereka berhasil mengisolasi senyawa aktif dalam bawang dayak dan mengujinya pada sel kanker lidah. Hasilnya? Sungguh mengejutkan! Senyawa aktif dalam bawang dayak ternyata mampu menghambat pertumbuhan sel kanker secara signifikan.
“Kami sangat antusias dengan hasil penelitian ini,” ujar Ribka. “Ini membuktikan bahwa tanaman obat asli Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi obat-obatan modern.”
Anisah, mahasiswa Biologi yang ahli dalam bidang tanaman obat, menjelaskan bahwa pemilihan bawang dayak sebagai objek penelitian bukan tanpa alasan. “Bawang dayak memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi, terutama senyawa isoliquiritigenin dan iso eleutherine. Senyawa-senyawa ini memiliki aktivitas anti-kanker yang sangat potensial,” jelasnya.
Sementara itu, Naila dan Atikah yang berasal dari jurusan Farmasi berperan dalam pengembangan metode ekstraksi senyawa aktif dari bawang dayak. Mereka berhasil mengembangkan metode Plant Derived-Exosome Like-Nanoparticle (PDENs) yang memungkinkan senyawa aktif bawang dayak untuk lebih efektif dalam menargetkan sel kanker.
“Kami berharap penelitian ini bisa menjadi langkah awal untuk pengembangan obat kanker yang lebih aman dan efektif,” tambah Dwina.
Yuk, kita dukung terus penelitian-penelitian seperti ini! Dengan begitu, kita bisa memanfaatkan kekayaan alam Indonesia untuk meningkatkan kualitas hidup kita.
-paraphrased
source : ugm.id
source img : ebay.com






Tulisannya sangat informatif…