Sleman, Jogjakeren.com – Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda Luhur kelas usia dini (U-10) tampil gemilang dalam kegiatan uji tanding bertajuk “Let’s Play with SSB Gama” yang digelar di Lapangan Sonoraya, Condongcatur, Minggu (2/11). Kegiatan ini merupakan prakarsa SSB Gama dan diikuti oleh empat tim usia dini, yaitu SSB Gama, SSB Tunas Muda Luhur, SSB HW UMY, dan SDN Kentungan.
Turnamen mini yang berlangsung penuh semangat dan sportivitas ini menjadi ajang pembelajaran sekaligus pengembangan keterampilan bagi para pemain muda. SSB Tunas Muda Luhur menunjukkan performa konsisten sejak awal pertandingan.
Pada laga pembuka, tim ini sukses mengalahkan SDN Kentungan dengan skor 3–0, kemudian menahan imbang SSB Gama dengan skor 0–0. Di babak terakhir, SSB Tunas Muda Luhur kembali menunjukkan ketangguhannya dengan kemenangan tipis 1–0 atas SSB HW UMY.

Dengan hasil tersebut, SSB Tunas Muda Luhur berhasil menempati peringkat pertama dengan total 7 poin, menjadi tim terbaik dalam kegiatan uji tanding kali ini. Pelatih SSB Tunas Muda Luhur, Juwanto, mengatakan kegiatan ini menjadi sarana penting untuk mengasah kemampuan anak-anak.
“Tujuan kami ikut fun game ini untuk melatih keterampilan mengolah bola, kecepatan, dan kekuatan yang selama ini sudah dilatih di home base. Anak-anak juga belajar kerja sama, disiplin, dan sportivitas,” ujar Juwanto.
Ia menambahkan, pada saat anak-anak mengikuti latihan, para pelatih menekankan pentingnya pembinaan menyeluruh, tidak hanya dalam kemampuan teknis tetapi juga dalam pembentukan karakter. “Anak-anak didorong untuk menguasai keterampilan dasar sepak bola seperti passing, kontrol bola, dribbling, dan shooting. Selain itu, latihan kelincahan juga diberikan agar mereka lebih gesit di lapangan,” imbuhnya.

Selain itu, lanjutnya, aspek fisik tak kalah penting; anak-anak dilatih agar memiliki kekuatan tubuh melalui berbagai latihan penguatan otot. Di sisi lain, kecerdasan bermain juga diasah melalui latihan kerja sama tim, agar anak tidak bermain secara individual.
Yang tak kalah utama, anak-anak dibimbing untuk senantiasa dekat dengan Allah dengan mempraktikkan 29 karakter luhur dalam setiap kegiatan. “Dengan demikian, latihan tidak hanya berfokus pada prestasi olahraga, tetapi juga menjadi sarana pembinaan generasi unggul yang kuat, cerdas, dan berakhlak mulia,” pungkas Juwanto.
Kegiatan “Let’s Play with SSB Gama” berlangsung dalam suasana akrab dan penuh keceriaan. Selain menjadi ajang pertandingan persahabatan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antar SSB dan menjadi pengalaman berharga bagi para pemain muda untuk terus berkembang di dunia sepak bola.





