Berat Trofi Piala Dunia Ternyata Lebih dari Sekadar Trofi Biasa Loh!!

Trofi Piala Dunia
Trofi Piala Dunia

Piala Dunia FIFA adalah salah satu kompetisi olahraga paling bergengsi di dunia, menarik perhatian miliaran penonton dari seluruh penjuru bumi setiap empat tahun sekali. Namun, ada aspek menarik dari turnamen ini yang sering kali terlewatkan oleh mata awam: berat dari trofi Piala Dunia itu sendiri. Trofi ini bukan hanya sekadar simbol kemenangan, tetapi juga karya seni yang memadukan sejarah, desain, dan teknologi.

Trofi Piala Dunia
Trofi Piala Dunia

Sejarah Trofi Piala Dunia

Trofi Piala Dunia pertama, dikenal sebagai Jules Rimet Trophy, dinamai sesuai nama presiden FIFA ketiga, Jules Rimet. Trofi ini digunakan dari tahun 1930 hingga 1970 dan dibuat dari perak berlapis emas. Beratnya sekitar 3,8 kilogram dengan tinggi 35 sentimeter. Desainnya menampilkan dewi kemenangan Nike yang memegang piala oktagonal di atas kepalanya. 

Namun, setelah Brasil memenangkan turnamen tiga kali pada tahun 1970, mereka berhak memiliki trofi ini secara permanen. Setelah itu, FIFA memutuskan untuk membuat trofi baru yang kemudian dikenal sebagai FIFA World Cup Trophy. 

Trofi baru ini pertama kali diberikan pada Piala Dunia 1974 dan telah menjadi ikon dari turnamen sepak bola terbesar di dunia hingga saat ini.

Desain dan Berat Trofi Saat Ini

FIFA World Cup Trophy yang digunakan saat ini didesain oleh seniman Italia, Silvio Gazzaniga. Trofi ini terbuat dari emas 18 karat dan berdiri setinggi 36,8 sentimeter. Berat totalnya mencapai 6,175 kilogram, di mana sekitar 4,97 kilogram di antaranya adalah emas murni. 

Bentuk trofi ini menampilkan dua figur manusia yang memegang bola dunia, menggambarkan semangat global dari permainan sepak bola.

Trofi ini tidak hanya menarik dari segi estetika, tetapi juga dari segi teknis. Pembuatan trofi dengan material emas murni ini memerlukan keahlian tinggi dan proses yang teliti untuk memastikan kualitas dan ketahanannya. Trofi tersebut diproduksi oleh perusahaan perhiasan asal Italia, Bertoni, yang kini dikenal sebagai GDE Bertoni.

Makna dan Nilai

Selain berat fisiknya, trofi Piala Dunia juga membawa beban emosional dan sejarah yang tak ternilai. Setiap pemain dan pelatih yang mengangkat trofi ini setelah kemenangan final merasakan beban sejarah dan kebanggaan yang telah terjalin selama puluhan tahun. 

Baca Juga : Olahraga Peninggi Badan yang Efektif Untuk Anda

Trofi ini melambangkan puncak prestasi dalam dunia sepak bola, dan bagi banyak pemain, memenangkannya adalah mimpi seumur hidup.

Nilai material trofi ini juga signifikan. Dengan harga emas yang terus meningkat, nilai material dari trofi ini saja bisa mencapai ratusan ribu dolar. 

Namun, nilai sebenarnya jauh melampaui harga emasnya. Trofi ini mewakili kerja keras, dedikasi, dan impian dari ribuan pemain sepak bola di seluruh dunia.

Pengamanan dan Penyimpanan

Mengingat nilainya yang sangat tinggi, trofi Piala Dunia disimpan dengan sangat ketat. FIFA memiliki protokol pengamanan yang ketat untuk memastikan trofi ini tetap aman. 

Saat tidak dipamerkan atau digunakan dalam upacara penghargaan, trofi ini disimpan dalam brankas khusus yang dijaga dengan pengawasan ketat. Selama turnamen berlangsung, trofi ini hanya dipajang pada kesempatan tertentu dan dijaga oleh petugas keamanan. 

Setelah turnamen selesai, trofi asli dikembalikan ke markas FIFA di Zurich, Swiss, sementara replika trofi diberikan kepada negara pemenang untuk dipajang di federasi sepak bola nasional mereka. Pada kesimpulannya, trofi Piala Dunia FIFA bukan hanya sekadar piala, melainkan simbol dari kemenangan, prestasi, dan sejarah. 

Beratnya piala dunia yang mencapai lebih dari enam kilogram bukan hanya karena material emasnya, tetapi juga karena makna dan nilai yang diembannya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *