Sleman, Jogjakeren.com — Pada Hari Raya Idul Adha 1446 H, Bupati Sleman, Harda Kiswaya, S.E., M.Si. menyerahkan secara pribadi satu ekor hewan kurban kepada Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sleman, Jumat (6/6). Pemegang penghargaan jasa Satyalencana Karya Satya XX berpendapat, ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk nyata dari kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan dengan masyarakat.
Bupati mengungkapkan bahwa keputusannya berkurban berangkat dari dorongan iman dan rasa tanggung jawab sebagai seorang muslim. “Yang pertama karena saya muslim. Yang kedua, oleh Allah diberi kemampuan, juga keikhlasan untuk menjalankan perintah agama,” tuturnya.
Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman ini menambahkan bahwa pemilihan LDII sebagai penerima kurban didasarkan pada adanya kebutuhan di lingkungan tersebut. “Kebetulan di LDII ada kebutuhan untuk hewan kurban, ya saya beri salah satu hewan kurban ke LDII,” lanjutnya.
Namun lebih dari sekadar ibadah, kurban dimaknai oleh mantan Kepala BKAD Sleman ini sebagai sarana untuk mempererat hubungan antarwarga. Ia berharap jalinan silaturahim antara keluarganya dan masyarakat sekitar bisa tumbuh lebih hangat. “Mudah-mudahan dengan kita berkurban ini, hubungan kami dan warga yang menerima kurban bisa makin erat,” ucapnya.
Sebagai seorang pemimpin daerah, ia juga mengingatkan pentingnya nilai kebersamaan dalam kehidupan sosial. “Kita ini nggak bisa hidup sendiri. Jadi, berbagi itu penting. Ini perintah agama yang harus kita jalani bersama,” tegasnya.
Menutup percakapan, Bupati menyampaikan harapannya agar momen Idul Adha bisa menjadi pengingat bagi semua umat untuk terus berbagi, menjaga rasa peduli, dan memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Lulusan S2 Ilmu Ekonomi UPN Veteran Yogyakarta ini berpendapat bahwa nilai keikhlasan dalam beramal adalah fondasi penting dalam membangun kehidupan sosial yang lebih harmonis dan penuh makna, terutama di tengah dinamika kehidupan saat ini yang semakin kompleks.





